Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 372
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Kewajiban Jumat dan dua khutbah · Bait 372 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وركعتان فرضها
dan kewajibannya dua rakaat
لمؤمن كلف
bagi mukmin yang dibebani syariat
حر ذكر مستوطن
merdeka, laki-laki, dan menetap menurut ketentuannya
Terjemahan bait 372

Dan kewajibannya dua rakaat; bagi mukmin yang dibebani syariat; merdeka, laki-laki, dan menetap menurut ketentuannya.

Syarah · keterangan lengkap

Dua rakaat dengan syarat khusus

Jumat berjumlah dua rakaat dan mempunyai syarat kewajiban serta keabsahan tersendiri. Tidak cukup mengganti Zuhur menjadi dua rakaat tanpa khutbah, jamaah, waktu, dan ketentuan lainnya.

Pihak yang wajib

Kitab menyebut muslim mukalaf laki-laki dengan keadaan menetap dan mampu. Istilah merdeka merupakan klasifikasi sosial klasik, bukan pengesahan perbudakan. Ketentuan kesehatan dilanjutkan pada bait berikut.

Wajib hadir dan pembentuk jumlah

Orang yang wajib menghadiri Jumat tidak selalu identik dengan orang yang dihitung sebagai penduduk pembentuk jumlah minimal. Syarah membedakan orang menetap sementara dari mustauthin yang menjadi penduduk tetap.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 102. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وركعتان فرضها

ركعتان bentuk mutsanna marfu‘; فرضها melengkapi pernyataan jumlah kewajiban.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مستوطن

Akar
و ط ن
Pola / bentuk
مُسْتَفْعِل

Isim fa‘il استوطن, orang yang menjadikan tempat sebagai kediaman.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan kewajiban jumat dan dua khutbah. Baca bersama bait 371 dan 373 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Jumat berjumlah dua rakaat dan mempunyai syarat kewajiban serta keabsahan tersendiri.
  2. Kitab menyebut muslim mukalaf laki-laki dengan keadaan menetap dan mampu.
Contoh penerapan

Keadaan

Orang yang wajib menghadiri Jumat tidak selalu identik dengan orang yang dihitung sebagai penduduk pembentuk jumlah minimal.

Cara memahami

Syarah membedakan orang menetap sementara dari mustauthin yang menjadi penduduk tetap.

Batas penerapan

Kitab menyebut muslim mukalaf laki-laki dengan keadaan menetap dan mampu. Istilah merdeka merupakan klasifikasi sosial klasik, bukan pengesahan perbudakan. Ketentuan kesehatan dilanjutkan pada bait berikut.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 62:9

Surah Al-Jumu'a, ayat 9. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Inti makna

Orang beriman diperintahkan menuju zikir Allah ketika panggilan Jumat dan meninggalkan jual beli pada waktunya.

Kaitan dengan bait

Ayat menjadi dasar kewajiban menuju Jumat. Jumlah peserta, rukun khutbah, kebersihan, dan tata pendatang adalah rincian syarah, bukan semuanya lafaz ayat.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 372: kewajiban jumat dua rakaat.

Lihat pembahasan jawaban

Jumat berjumlah dua rakaat dan mempunyai syarat kewajiban serta keabsahan tersendiri. Tidak cukup mengganti Zuhur menjadi dua rakaat tanpa khutbah, jamaah, waktu, dan ketentuan lainnya. Kitab menyebut muslim mukalaf laki-laki dengan keadaan menetap dan mampu. Istilah merdeka merupakan klasifikasi sosial klasik, bukan pengesahan perbudakan. Ketentuan kesehatan dilanjutkan pada bait berikut.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وركعتان فرضها

dan kewajibannya dua rakaat

لمؤمن كلف

bagi mukmin yang dibebani syariat

حر ذكر مستوطن

merdeka, laki-laki, dan menetap menurut ketentuannya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ورَكعَتَانِ فَرْضُهَا لمُؤمِنِ

Buka penggal 2

كُلِّفَ حُرٍّ ذَكَرٍ مُسْتَوْطِنِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 372 — Kewajiban Jumat dua rakaatNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan