Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Kewajiban Jumat dan dua khutbah · Bait 375 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- شروطها تقديم خطبتين
- syaratnya mendahulukan dua khutbah
- يجب أن يقعد بين تين
- wajib duduk di antara keduanya
Terjemahan bait 375
Syaratnya mendahulukan dua khutbah; wajib duduk di antara keduanya.
Syarah · keterangan lengkap
Urutan yang berbeda dari Id
Khutbah Jumat didahulukan sebelum salat. Menukar urutannya tidak sama dengan tata Id yang khutbahnya setelah salat; kemiripan istilah khutbah tidak membuat kedua ibadah mempunyai susunan identik.
Pemisah dua khutbah
Khatib duduk di antara kedua khutbah dengan ketenangan yang dipersyaratkan. Bagi yang tidak mampu berdiri dan berkhotbah sambil duduk, syarah merinci pemisah yang sesuai kemampuannya.
Penerapan
Persiapan khutbah memastikan dua bagian dan jedanya jelas. Membaca dua naskah tanpa memperhatikan urutan, keadaan khatib, dan rukun khutbah belum dengan sendirinya memenuhi seluruh ketentuan Jumat.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 102. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
تقديم خطبتين
تقديم masdar mudhaf; خطبتين mudhaf ilaih dalam bentuk mutsanna majrur dengan ya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan kewajiban jumat dan dua khutbah. Baca bersama bait 374 dan 376 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Khutbah Jumat didahulukan sebelum salat.
- Khatib duduk di antara kedua khutbah dengan ketenangan yang dipersyaratkan.
Contoh penerapan
Keadaan
Persiapan khutbah memastikan dua bagian dan jedanya jelas.
Cara memahami
Membaca dua naskah tanpa memperhatikan urutan, keadaan khatib, dan rukun khutbah belum dengan sendirinya memenuhi seluruh ketentuan Jumat.
Batas penerapan
Khatib duduk di antara kedua khutbah dengan ketenangan yang dipersyaratkan. Bagi yang tidak mampu berdiri dan berkhotbah sambil duduk, syarah merinci pemisah yang sesuai kemampuannya.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 62:9
Surah Al-Jumu'a, ayat 9. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Inti makna
Orang beriman diperintahkan menuju zikir Allah ketika panggilan Jumat dan meninggalkan jual beli pada waktunya.
Kaitan dengan bait
Ayat menjadi dasar kewajiban menuju Jumat. Jumlah peserta, rukun khutbah, kebersihan, dan tata pendatang adalah rincian syarah, bukan semuanya lafaz ayat.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 375: dua khutbah sebelum salat.
Lihat pembahasan jawaban
Khutbah Jumat didahulukan sebelum salat. Menukar urutannya tidak sama dengan tata Id yang khutbahnya setelah salat; kemiripan istilah khutbah tidak membuat kedua ibadah mempunyai susunan identik. Khatib duduk di antara kedua khutbah dengan ketenangan yang dipersyaratkan. Bagi yang tidak mampu berdiri dan berkhotbah sambil duduk, syarah merinci pemisah yang sesuai kemampuannya.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
شروطها تقديم خطبتين
syaratnya mendahulukan dua khutbah
يجب أن يقعد بين تين
wajib duduk di antara keduanya
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
شُرُوطِهَا تقديمُ خُطْبَتَيْنِ
Buka penggal 2
يجِبُ أَن يَقعُدَ بَينَ تَيْنِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 375 — Dua khutbah sebelum salatNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.