Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 386
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Adab Jumat dan salat dua hari raya · Bait 386 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
كبر في إحرامه وقومته
bertakbir pada pembukaan dan bangkitnya
وخطبتان بعدها
serta dua khutbah sesudahnya
كجمعته
seperti khutbah Jumat dalam rincian isinya
Terjemahan bait 386

Bertakbir pada pembukaan dan bangkitnya; serta dua khutbah sesudahnya; seperti khutbah Jumat dalam rincian isinya.

Syarah · keterangan lengkap

Penyempurna hitungan

Takbiratul ihram pada rakaat pertama dan takbir bangkit pada rakaat kedua mendahului takbir tambahan. Dengan membaca 385–386 bersama, angka tujuh dan lima tidak tertukar dengan total seluruh takbir.

Khutbah sesudah salat

Id memiliki dua khutbah setelah salat, berbeda dari Jumat yang khutbahnya menjadi syarat sebelum salat. Kesamaan sebagian isi khutbah tidak berarti seluruh hukum keduanya identik.

Penerapan

Materi khutbah dapat menjelaskan zakat fitrah pada Idulfitri atau kurban pada Iduladha. Urutan ibadah dijaga; memindahkan khutbah ke depan tidak mengikuti tata yang diterangkan kitab.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 106. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وخطبتان بعدها

خطبتان mubtada mutsanna; بعدها keterangan tempat dalam urutan waktu sebagai khabar.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

قومته

Akar
ق و م
Pola / bentuk
فَعْلَة

Isim satu tindakan bangkit, dengan kata ganti pemilik.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan adab jumat dan salat dua hari raya. Baca bersama bait 385 dan 387 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Takbiratul ihram pada rakaat pertama dan takbir bangkit pada rakaat kedua mendahului takbir tambahan.
  2. Id memiliki dua khutbah setelah salat, berbeda dari Jumat yang khutbahnya menjadi syarat sebelum salat.
Contoh penerapan

Keadaan

Materi khutbah dapat menjelaskan zakat fitrah pada Idulfitri atau kurban pada Iduladha.

Cara memahami

Urutan ibadah dijaga; memindahkan khutbah ke depan tidak mengikuti tata yang diterangkan kitab.

Batas penerapan

Id memiliki dua khutbah setelah salat, berbeda dari Jumat yang khutbahnya menjadi syarat sebelum salat. Kesamaan sebagian isi khutbah tidak berarti seluruh hukum keduanya identik.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 108:2

Surah Al-Kawthar, ayat 2. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ

Inti makna

Allah memerintahkan salat dan penyembelihan bagi-Nya. Syarah mengaitkan ayat ini dengan pembahasan hari raya.

Kaitan dengan bait

Ayat memerintahkan salat dan penyembelihan bagi Allah; syarah mengaitkannya dengan Iduladha. Jumlah takbir dan jadwal zikir berasal dari uraian fikih, bukan angka yang disebut ayat.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 386: takbir dasar dan khutbah setelah id.

Lihat pembahasan jawaban

Takbiratul ihram pada rakaat pertama dan takbir bangkit pada rakaat kedua mendahului takbir tambahan. Dengan membaca 385–386 bersama, angka tujuh dan lima tidak tertukar dengan total seluruh takbir. Id memiliki dua khutbah setelah salat, berbeda dari Jumat yang khutbahnya menjadi syarat sebelum salat. Kesamaan sebagian isi khutbah tidak berarti seluruh hukum keduanya identik.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

كبر في إحرامه وقومته

bertakbir pada pembukaan dan bangkitnya

وخطبتان بعدها

serta dua khutbah sesudahnya

كجمعته

seperti khutbah Jumat dalam rincian isinya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

كَبَّرَ في إحرامِهِ وقَوْمَتِهْ

Buka penggal 2

وخُطْبَتَانِ بَعدَهَا كَجُمْعَتِهْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 386 — Takbir dasar dan khutbah setelah IdNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan