Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 391
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Adab Jumat dan salat dua hari raya · Bait 391 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
الصلوات بعد صبح التاسع
salat-salat setelah Subuh tanggal sembilan
إلى انتهاء عصر يوم الرابع
sampai selesainya Asar hari keempat rangkaian hari raya
Terjemahan bait 391

Salat-salat setelah Subuh tanggal sembilan; sampai selesainya Asar hari keempat rangkaian hari raya.

Syarah · keterangan lengkap

Jadwal bagi yang tidak berhaji

Takbir muqayyad diterangkan dari Subuh 9 Zulhijah sampai Asar 13 Zulhijah. Hari keempat dihitung dari Iduladha tanggal sepuluh, sehingga maksudnya bukan tanggal empat Zulhijah.

Waktu jemaah haji berbeda

Syarah menerangkan waktu jemaah haji berkaitan dengan selesainya talbiyah: dimulai Zuhur hari Nahr sampai Subuh akhir tasyrik dalam rincian yang dipakai kitab. Perbedaan konteks perlu ditandai.

Penerapan

Catat tanggal dan waktu, bukan hanya kata sembilan dan empat. Takbir sesudah salat tidak mengubah jumlah rakaat atau menggantikan salam; ia zikir yang dilakukan setelah rangkaian salat selesai.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 107. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بعد صبح التاسع

بعد keterangan waktu; صبح mudhaf kepada التاسع, Subuh hari kesembilan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الصلوات

Akar
ص ل و
Pola / bentuk
Jamak muannats salim

Bentuk jamak صلاة, salat-salat.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan adab jumat dan salat dua hari raya. Baca bersama bait 390 dan 392 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Takbir muqayyad diterangkan dari Subuh 9 Zulhijah sampai Asar 13 Zulhijah.
  2. Syarah menerangkan waktu jemaah haji berkaitan dengan selesainya talbiyah: dimulai Zuhur hari Nahr sampai Subuh akhir tasyrik dalam rincian yang dipakai kitab.
Contoh penerapan

Keadaan

Catat tanggal dan waktu, bukan hanya kata sembilan dan empat.

Cara memahami

Takbir sesudah salat tidak mengubah jumlah rakaat atau menggantikan salam; ia zikir yang dilakukan setelah rangkaian salat selesai.

Batas penerapan

Syarah menerangkan waktu jemaah haji berkaitan dengan selesainya talbiyah: dimulai Zuhur hari Nahr sampai Subuh akhir tasyrik dalam rincian yang dipakai kitab. Perbedaan konteks perlu ditandai.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 108:2

Surah Al-Kawthar, ayat 2. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ

Inti makna

Allah memerintahkan salat dan penyembelihan bagi-Nya. Syarah mengaitkan ayat ini dengan pembahasan hari raya.

Kaitan dengan bait

Ayat memerintahkan salat dan penyembelihan bagi Allah; syarah mengaitkannya dengan Iduladha. Jumlah takbir dan jadwal zikir berasal dari uraian fikih, bukan angka yang disebut ayat.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 391: takbir sesudah salat pada arafah dan tasyrik.

Lihat pembahasan jawaban

Takbir muqayyad diterangkan dari Subuh 9 Zulhijah sampai Asar 13 Zulhijah. Hari keempat dihitung dari Iduladha tanggal sepuluh, sehingga maksudnya bukan tanggal empat Zulhijah. Syarah menerangkan waktu jemaah haji berkaitan dengan selesainya talbiyah: dimulai Zuhur hari Nahr sampai Subuh akhir tasyrik dalam rincian yang dipakai kitab. Perbedaan konteks perlu ditandai.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

الصلوات بعد صبح التاسع

salat-salat setelah Subuh tanggal sembilan

إلى انتهاء عصر يوم الرابع

sampai selesainya Asar hari keempat rangkaian hari raya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

الصلوَاتِ بعدَ صُبْحِ التاسِعِ

Buka penggal 2

إلَى انتِهَاءِ عَصْرِ يَوْمِ الرَّابِعِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 391 — Takbir sesudah salat pada Arafah dan tasyrikNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan