Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Salat gerhana dan istisqa · Bait 396 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- صلى كعيد
- salat seperti Id
- بعد أمر الحاكم
- setelah anjuran pemimpin
- بتوبة والرد للمظالم
- untuk bertobat dan mengembalikan hak yang dizalimi
Terjemahan bait 396
Salat seperti Id; setelah anjuran pemimpin; untuk bertobat dan mengembalikan hak yang dizalimi.
Syarah · keterangan lengkap
Memohon hujan
Istisqa ialah memohon kecukupan air kepada Allah saat dibutuhkan. Bentuk lengkap yang dibahas mencakup dua rakaat seperti Id dan khutbah, sementara doa memohon hujan juga dapat dilakukan tanpa rangkaian lengkap itu.
Perbaikan hubungan
Tobat disertai pengembalian hak yang dirampas. Permohonan tidak hanya berhenti pada ucapan ketika seseorang masih menahan hak orang lain; hak harta dan kehormatan diperbaiki dengan cara yang benar.
Penerapan
Pengurus mengajak masyarakat berdoa dan memperbaiki tanggung jawab sosial. Kekeringan tidak dipakai untuk menuduh dosa orang tertentu; pesan tobat ditujukan sebagai perbaikan diri bersama, bukan penghakiman korban.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 109. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
بتوبة والرد للمظالم
باء menghubungkan anjuran dengan tobat; الرد dihubungkan sebagai tindakan berikutnya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan salat gerhana dan istisqa. Baca bersama bait 395 dan 397 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Istisqa ialah memohon kecukupan air kepada Allah saat dibutuhkan.
- Tobat disertai pengembalian hak yang dirampas.
Contoh penerapan
Keadaan
Pengurus mengajak masyarakat berdoa dan memperbaiki tanggung jawab sosial.
Cara memahami
Kekeringan tidak dipakai untuk menuduh dosa orang tertentu; pesan tobat ditujukan sebagai perbaikan diri bersama, bukan penghakiman korban.
Batas penerapan
Tobat disertai pengembalian hak yang dirampas. Permohonan tidak hanya berhenti pada ucapan ketika seseorang masih menahan hak orang lain; hak harta dan kehormatan diperbaiki dengan cara yang benar.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 71:10
Surah Nooh, ayat 10. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا
Inti makna
Nabi Nuh mengajak kaumnya memohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun.
Kaitan dengan bait
Perintah istigfar pada rangkaian ayat Nuh 10–11 menjadi penguat tobat saat memohon hujan. Bentuk salat, pakaian, dan puasa persiapan diterangkan syarah.
Buka sumber lengkap ↗Al-Qur’an 71:11
Surah Nooh, ayat 11. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا
Inti makna
Dalam kelanjutan ajakan istigfar, disebutkan Allah mencurahkan hujan yang banyak.
Kaitan dengan bait
Ayat lanjutan menyebut hujan yang dicurahkan. Ini penguat tema istigfar dan permohonan, bukan janji jadwal hujan yang ditentukan manusia.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 396: istisqa: salat, tobat, dan pengembalian hak.
Lihat pembahasan jawaban
Istisqa ialah memohon kecukupan air kepada Allah saat dibutuhkan. Bentuk lengkap yang dibahas mencakup dua rakaat seperti Id dan khutbah, sementara doa memohon hujan juga dapat dilakukan tanpa rangkaian lengkap itu. Tobat disertai pengembalian hak yang dirampas. Permohonan tidak hanya berhenti pada ucapan ketika seseorang masih menahan hak orang lain; hak harta dan kehormatan diperbaiki dengan cara yang benar.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
صلى كعيد
salat seperti Id
بعد أمر الحاكم
setelah anjuran pemimpin
بتوبة والرد للمظالم
untuk bertobat dan mengembalikan hak yang dizalimi
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
صَلَّى كعيدٍ بعدِ أَمرِ الحاكِمِ
Buka penggal 2
بتَوبَةٍ والرَّدِّ للمَظَالِمِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 396 — Istisqa: salat, tobat, dan pengembalian hakNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.