Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Salat gerhana dan istisqa · Bait 397 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- والبر والإعتاق والصيام
- dan kebajikan, pembebasan budak dalam konteks klasik, serta puasa
- ثلاثة ورابع الأيام
- tiga hari dan hari keempat
Terjemahan bait 397
Dan kebajikan, pembebasan budak dalam konteks klasik, serta puasa; tiga hari dan hari keempat.
Syarah · keterangan lengkap
Persiapan batin dan sosial
Kebajikan merupakan istilah luas bagi amal baik. Penyebutan pembebasan budak menunjukkan konteks sejarah dan dorongan melepaskan belenggu, bukan pembenaran memperbudak orang dalam kehidupan sekarang.
Puasa yang dianjurkan
Syarah menganjurkan tiga hari puasa sebelum keluar, kemudian hari keempat saat pelaksanaan. Ini tata persiapan yang dijelaskan kitab, bukan syarat sah doa yang membuat permohonan tanpa puasa tidak boleh.
Sesuai kemampuan
Orang dengan uzur tidak dipaksa menjalani puasa yang membahayakan. Amal kebajikan dan doa tetap terbuka; pengaturan kegiatan mempertimbangkan kemampuan peserta serta hak yang perlu ditunaikan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 109. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
ثلاثة ورابع الأيام
Bilangan menunjukkan tiga hari dan tambahan hari keempat dalam rangkaian persiapan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan salat gerhana dan istisqa. Baca bersama bait 396 dan 398 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Kebajikan merupakan istilah luas bagi amal baik.
- Syarah menganjurkan tiga hari puasa sebelum keluar, kemudian hari keempat saat pelaksanaan.
Contoh penerapan
Keadaan
Orang dengan uzur tidak dipaksa menjalani puasa yang membahayakan.
Cara memahami
Amal kebajikan dan doa tetap terbuka; pengaturan kegiatan mempertimbangkan kemampuan peserta serta hak yang perlu ditunaikan.
Batas penerapan
Syarah menganjurkan tiga hari puasa sebelum keluar, kemudian hari keempat saat pelaksanaan. Ini tata persiapan yang dijelaskan kitab, bukan syarat sah doa yang membuat permohonan tanpa puasa tidak boleh.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 71:10
Surah Nooh, ayat 10. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا
Inti makna
Nabi Nuh mengajak kaumnya memohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun.
Kaitan dengan bait
Perintah istigfar pada rangkaian ayat Nuh 10–11 menjadi penguat tobat saat memohon hujan. Bentuk salat, pakaian, dan puasa persiapan diterangkan syarah.
Buka sumber lengkap ↗Al-Qur’an 71:11
Surah Nooh, ayat 11. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا
Inti makna
Dalam kelanjutan ajakan istigfar, disebutkan Allah mencurahkan hujan yang banyak.
Kaitan dengan bait
Ayat lanjutan menyebut hujan yang dicurahkan. Ini penguat tema istigfar dan permohonan, bukan janji jadwal hujan yang ditentukan manusia.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 397: kebajikan dan puasa menjelang istisqa.
Lihat pembahasan jawaban
Kebajikan merupakan istilah luas bagi amal baik. Penyebutan pembebasan budak menunjukkan konteks sejarah dan dorongan melepaskan belenggu, bukan pembenaran memperbudak orang dalam kehidupan sekarang. Syarah menganjurkan tiga hari puasa sebelum keluar, kemudian hari keempat saat pelaksanaan. Ini tata persiapan yang dijelaskan kitab, bukan syarat sah doa yang membuat permohonan tanpa puasa tidak boleh.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والبر والإعتاق والصيام
dan kebajikan, pembebasan budak dalam konteks klasik, serta puasa
ثلاثة ورابع الأيام
tiga hari dan hari keempat
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
والبِرِّ والإِعتَاقِ والصِّيَامِ
Buka penggal 2
ثلاثَةً ورابِعَ الأَيَّامِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 397 — Kebajikan dan puasa menjelang istisqaNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.