Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 402
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Pengurusan jenazah dan takziah · Bait 402 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ولا يصلى
dan tidak disalatkan pada kategori sebelumnya
بل على الغريق
melainkan disalatkan orang tenggelam
والهدم والمبطون والحريق
serta tertimpa bangunan, sakit perut, dan terbakar
Terjemahan bait 402

Dan tidak disalatkan pada kategori sebelumnya; melainkan disalatkan orang tenggelam; serta tertimpa bangunan, sakit perut, dan terbakar.

Syarah · keterangan lengkap

Jangan menyamakan kategori

Pengecualian jenazah syahid pertempuran tidak dipindahkan kepada semua orang yang disebut mendapat pahala syahid. Orang tenggelam atau meninggal karena sebab lain yang disebut tetap mengikuti pengurusan jenazah biasa.

Hak pengurusan tetap

Mandi dan salat tetap dilakukan menurut kemampuan serta kondisi jasad. Kerusakan tubuh atau bahaya penanganan mempunyai rincian tersendiri yang perlu ditangani petugas berpengalaman dengan penuh penghormatan.

Penerapan

Keluarga tidak melewatkan salat jenazah hanya karena almarhum disebut syahid akhirat. Pahala di sisi Allah dan tata hukum pengurusan di dunia merupakan dua pembahasan yang saling berkaitan tetapi tidak identik.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 111. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بل على الغريق

بل memindahkan penjelasan kepada kategori lain; على الغريق terkait salat jenazah yang dipahami.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الغريق

Akar
غ ر ق
Pola / bentuk
فَعِيل

Sifat orang yang tenggelam.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan pengurusan jenazah dan takziah. Baca bersama bait 401 dan 403 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Pengecualian jenazah syahid pertempuran tidak dipindahkan kepada semua orang yang disebut mendapat pahala syahid.
  2. Mandi dan salat tetap dilakukan menurut kemampuan serta kondisi jasad.
Contoh penerapan

Keadaan

Keluarga tidak melewatkan salat jenazah hanya karena almarhum disebut syahid akhirat.

Cara memahami

Pahala di sisi Allah dan tata hukum pengurusan di dunia merupakan dua pembahasan yang saling berkaitan tetapi tidak identik.

Batas penerapan

Mandi dan salat tetap dilakukan menurut kemampuan serta kondisi jasad. Kerusakan tubuh atau bahaya penanganan mempunyai rincian tersendiri yang perlu ditangani petugas berpengalaman dengan penuh penghormatan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih al-Bukhari 1239

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

أمرنا باتباع الجنائز وعيادة المريض وإجابة الداعي ونصر المظلوم

Inti makna

Riwayat menyebut tuntunan sosial termasuk mengikuti jenazah, menjenguk yang sakit, memenuhi undangan, dan membantu yang dizalimi.

Kaitan dengan bait

Hadis menyebut kewajiban sosial mengikuti jenazah. Rincian mandi, kafan, salat, penguburan, dan takziah dijelaskan pada halaman syarah yang ditautkan.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 402: syahid akhirat tetap dimandikan dan disalatkan.

Lihat pembahasan jawaban

Pengecualian jenazah syahid pertempuran tidak dipindahkan kepada semua orang yang disebut mendapat pahala syahid. Orang tenggelam atau meninggal karena sebab lain yang disebut tetap mengikuti pengurusan jenazah biasa. Mandi dan salat tetap dilakukan menurut kemampuan serta kondisi jasad. Kerusakan tubuh atau bahaya penanganan mempunyai rincian tersendiri yang perlu ditangani petugas berpengalaman dengan penuh penghormatan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ولا يصلى

dan tidak disalatkan pada kategori sebelumnya

بل على الغريق

melainkan disalatkan orang tenggelam

والهدم والمبطون والحريق

serta tertimpa bangunan, sakit perut, dan terbakar

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ولا يُصَلَّى بَل على الغَرِيقِ

Buka penggal 2

والهَدْمِ والمَبْطُونِ والحَرِيقِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 402 — Syahid akhirat tetap dimandikan dan disalatkanNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan