Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Pengurusan jenazah dan takziah · Bait 407 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- لها لفافتان والإزار
- baginya dua lembar pembungkus serta kain bagian bawah
- ثم القميص البيض والخمار
- kemudian baju putih dan penutup kepala
Terjemahan bait 407
Baginya dua lembar pembungkus serta kain bagian bawah; kemudian baju putih dan penutup kepala.
Syarah · keterangan lengkap
Lima bagian yang dianjurkan
Matan menyebut dua pembungkus, izar, baju, dan khimar bagi perempuan. Susunan ini menekankan penutupan yang lebih lengkap dan diterangkan sebagai bentuk yang lebih utama dalam syarah.
Fungsi setiap bagian
Izar menutup bagian bawah, khimar menutup kepala, dan pembungkus menyelimuti keseluruhan. Mengenali fungsi mencegah hitungan lima hanya menjadi angka tanpa kecukupan penutupan.
Kemampuan tetap diperhatikan
Jika bahan terbatas, kewajiban dasar penutupan dinilai sesuai rinciannya. Keluarga tidak dibebani kemewahan; pengurusan yang sederhana dan memenuhi hak jenazah tetap dilakukan dengan penuh hormat.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 112. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
لها لفافتان
لها khabar yang didahulukan; لفافتان mubtada mutsanna yang diakhirkan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan pengurusan jenazah dan takziah. Baca bersama bait 406 dan 408 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Matan menyebut dua pembungkus, izar, baju, dan khimar bagi perempuan.
- Izar menutup bagian bawah, khimar menutup kepala, dan pembungkus menyelimuti keseluruhan.
Contoh penerapan
Keadaan
Jika bahan terbatas, kewajiban dasar penutupan dinilai sesuai rinciannya.
Cara memahami
Keluarga tidak dibebani kemewahan; pengurusan yang sederhana dan memenuhi hak jenazah tetap dilakukan dengan penuh hormat.
Batas penerapan
Izar menutup bagian bawah, khimar menutup kepala, dan pembungkus menyelimuti keseluruhan. Mengenali fungsi mencegah hitungan lima hanya menjadi angka tanpa kecukupan penutupan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Sahih al-Bukhari 1239
Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.
Baca petikan Arab
أمرنا باتباع الجنائز وعيادة المريض وإجابة الداعي ونصر المظلوم
Inti makna
Riwayat menyebut tuntunan sosial termasuk mengikuti jenazah, menjenguk yang sakit, memenuhi undangan, dan membantu yang dizalimi.
Kaitan dengan bait
Hadis menyebut kewajiban sosial mengikuti jenazah. Rincian mandi, kafan, salat, penguburan, dan takziah dijelaskan pada halaman syarah yang ditautkan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 407: susunan kafan perempuan.
Lihat pembahasan jawaban
Matan menyebut dua pembungkus, izar, baju, dan khimar bagi perempuan. Susunan ini menekankan penutupan yang lebih lengkap dan diterangkan sebagai bentuk yang lebih utama dalam syarah. Izar menutup bagian bawah, khimar menutup kepala, dan pembungkus menyelimuti keseluruhan. Mengenali fungsi mencegah hitungan lima hanya menjadi angka tanpa kecukupan penutupan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
لها لفافتان والإزار
baginya dua lembar pembungkus serta kain bagian bawah
ثم القميص البيض والخمار
kemudian baju putih dan penutup kepala
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
لَهَا لِفَافَتَانِ والإِزَارُ
Buka penggal 2
ثُمَّ القَمِيصُ البِيضُ والخِمَارُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 407 — Susunan kafan perempuanNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.