Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Pengurusan jenazah dan takziah · Bait 409 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وبعده صل على المقفي
- dan sesudahnya berselawat kepada Nabi yang mengikuti para nabi sebelumnya
- وثالثا تدعو لمن توفي
- serta pada takbir ketiga berdoa bagi yang wafat
Terjemahan bait 409
Dan sesudahnya berselawat kepada Nabi yang mengikuti para nabi sebelumnya; serta pada takbir ketiga berdoa bagi yang wafat.
Syarah · keterangan lengkap
Sesudah takbir kedua
Selawat kepada Nabi dibaca sesudah takbir kedua. Al-muqaffi merupakan sebutan Nabi Muhammad dalam nazam; memahami sebutan ini membantu agar objek selawat tidak tertukar dengan jenazah.
Doa khusus sesudah ketiga
Setelah takbir ketiga dibaca doa bagi jenazah, misalnya memohon ampunan dan rahmat. Doa umum yang sama sekali tidak mengarah kepada jenazah dibedakan dari tuntutan doa khusus tersebut.
Menyesuaikan kata ganti
Kata ganti doa dapat disesuaikan dengan jenazah laki-laki, perempuan, atau jumlahnya. Pelajar memahami makna doa agar penyesuaian bukan sekadar hafalan bunyi yang tidak dimengerti.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 112. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
لمن توفي
لام menyatakan penerima doa; من isim maushul, orang yang telah diwafatkan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan pengurusan jenazah dan takziah. Baca bersama bait 408 dan 410 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Selawat kepada Nabi dibaca sesudah takbir kedua.
- Setelah takbir ketiga dibaca doa bagi jenazah, misalnya memohon ampunan dan rahmat.
Contoh penerapan
Keadaan
Kata ganti doa dapat disesuaikan dengan jenazah laki-laki, perempuan, atau jumlahnya.
Cara memahami
Pelajar memahami makna doa agar penyesuaian bukan sekadar hafalan bunyi yang tidak dimengerti.
Batas penerapan
Setelah takbir ketiga dibaca doa bagi jenazah, misalnya memohon ampunan dan rahmat. Doa umum yang sama sekali tidak mengarah kepada jenazah dibedakan dari tuntutan doa khusus tersebut.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Sahih al-Bukhari 1239
Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.
Baca petikan Arab
أمرنا باتباع الجنائز وعيادة المريض وإجابة الداعي ونصر المظلوم
Inti makna
Riwayat menyebut tuntunan sosial termasuk mengikuti jenazah, menjenguk yang sakit, memenuhi undangan, dan membantu yang dizalimi.
Kaitan dengan bait
Hadis menyebut kewajiban sosial mengikuti jenazah. Rincian mandi, kafan, salat, penguburan, dan takziah dijelaskan pada halaman syarah yang ditautkan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 409: selawat dan doa untuk jenazah.
Lihat pembahasan jawaban
Selawat kepada Nabi dibaca sesudah takbir kedua. Al-muqaffi merupakan sebutan Nabi Muhammad dalam nazam; memahami sebutan ini membantu agar objek selawat tidak tertukar dengan jenazah. Setelah takbir ketiga dibaca doa bagi jenazah, misalnya memohon ampunan dan rahmat. Doa umum yang sama sekali tidak mengarah kepada jenazah dibedakan dari tuntutan doa khusus tersebut.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وبعده صل على المقفي
dan sesudahnya berselawat kepada Nabi yang mengikuti para nabi sebelumnya
وثالثا تدعو لمن توفي
serta pada takbir ketiga berdoa bagi yang wafat
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وبَعدَهُ صَلِّ على المُقَفِّي
Buka penggal 2
وثالِثَاً تَدعُو لِمَنْ تُوُفِّي
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 409 — Selawat dan doa untuk jenazahNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.