Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 418
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Dasar zakat dan jenis harta · Bait 418 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وجنس قوت باختيار طبع
dan jenis pangan pokok menurut pilihan kebiasaan manusia
من عنب ورطب وزرع
dari anggur, kurma segar, serta tanaman bijian
Terjemahan bait 418

Dan jenis pangan pokok menurut pilihan kebiasaan manusia; dari anggur, kurma segar, serta tanaman bijian.

Syarah · keterangan lengkap

Batas jenis hasil

Matan merangkum anggur, kurma, serta bijian yang menjadi pangan pokok menurut rincian mazhab. Tidak semua buah dan sayur otomatis mengikuti zakat hasil pertanian dengan bentuk yang sama.

Pangan dalam keadaan normal

Pilihan kebiasaan membedakan makanan pokok dari sesuatu yang baru dimakan karena darurat. Syarah memasukkan bijian seperti beras; penentuan jenis mengikuti sifat pangan, bukan harga jualnya semata.

Perdagangan tetap berbeda

Hasil yang tidak termasuk kategori pertanian ini dapat berkaitan dengan usaha perdagangan melalui ketentuan lain. Jangan menyimpulkan tidak ada kewajiban apa pun hanya karena satu jenis tidak masuk daftar hasil bumi matan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 116. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

من عنب ورطب وزرع

من menerangkan jenis; tiga isim menjadi rincian hasil yang dibahas.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

زرع

Akar
ز ر ع
Pola / bentuk
فَعْل

Isim tanaman atau hasil tanam dalam konteks pangan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan dasar zakat dan jenis harta. Baca bersama bait 417 dan 419 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Matan merangkum anggur, kurma, serta bijian yang menjadi pangan pokok menurut rincian mazhab.
  2. Pilihan kebiasaan membedakan makanan pokok dari sesuatu yang baru dimakan karena darurat.
Contoh penerapan

Keadaan

Hasil yang tidak termasuk kategori pertanian ini dapat berkaitan dengan usaha perdagangan melalui ketentuan lain.

Cara memahami

Jangan menyimpulkan tidak ada kewajiban apa pun hanya karena satu jenis tidak masuk daftar hasil bumi matan.

Batas penerapan

Pilihan kebiasaan membedakan makanan pokok dari sesuatu yang baru dimakan karena darurat. Syarah memasukkan bijian seperti beras; penentuan jenis mengikuti sifat pangan, bukan harga jualnya semata.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:103

Surah At-Tawba, ayat 103. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةًۭ تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌۭ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Inti makna

Pengambilan zakat dari harta menjadi sarana penyucian; Nabi diperintahkan pula mendoakan mereka.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari pengambilan zakat untuk penyucian. Jenis harta, nisab, kadar, haul, dan fitrah pada bait ini ditetapkan melalui hadis dan rincian syarah, bukan seluruhnya tercantum pada ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 418: hasil pertanian yang menjadi makanan pokok.

Lihat pembahasan jawaban

Matan merangkum anggur, kurma, serta bijian yang menjadi pangan pokok menurut rincian mazhab. Tidak semua buah dan sayur otomatis mengikuti zakat hasil pertanian dengan bentuk yang sama. Pilihan kebiasaan membedakan makanan pokok dari sesuatu yang baru dimakan karena darurat. Syarah memasukkan bijian seperti beras; penentuan jenis mengikuti sifat pangan, bukan harga jualnya semata.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وجنس قوت باختيار طبع

dan jenis pangan pokok menurut pilihan kebiasaan manusia

من عنب ورطب وزرع

dari anggur, kurma segar, serta tanaman bijian

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وجِنْسِ قُوْتٍ باختِيَارٍ طَبْعِ

Buka penggal 2

مِن عِنَبٍ ورُطَبٍ وزَرْعِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 418 — Hasil pertanian yang menjadi makanan pokokNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan