Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 420
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Nisab dan zakat unta · Bait 420 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
في إبل أدنى نصاب الأس
pada unta, dasar nisab terendah
خمس لها شاة
lima ekor, zakatnya satu kambing atau domba
وكل خمس
dan setiap lima
Terjemahan bait 420

Pada unta, dasar nisab terendah; lima ekor, zakatnya satu kambing atau domba; dan setiap lima.

Syarah · keterangan lengkap

Awal kewajiban

Lima unta merupakan nisab awal jika syarat ternak lainnya terpenuhi. Di bawah lima tidak terkena zakat ternak dengan tabel ini; kegiatan perdagangan unta mempunyai penilaian berbeda.

Pembayaran berupa kambing

Pada tahap awal ini kewajiban disebut satu kambing atau domba, bukan seperlima unta. Syarah menjelaskan bentuk kewajiban yang menjaga kemudahan pemilik dan penerima tanpa membagi tubuh hewan.

Kalimat berlanjut

Setiap tambahan kelompok lima sampai batas tertentu menambah kewajiban sebagaimana 421. Jangan meneruskan pola tersebut tanpa batas karena mulai dua puluh lima jenis hewan yang dikeluarkan berubah.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 117. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

خمس لها شاة

خمس menunjukkan jumlah unta; لها شاة menerangkan kewajiban yang terkait dengannya.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

نصاب

Akar
ن ص ب
Pola / bentuk
فِعَال

Isim batas minimal harta yang menjadi dasar kewajiban.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan nisab dan zakat unta. Baca bersama bait 419 dan 421 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Lima unta merupakan nisab awal jika syarat ternak lainnya terpenuhi.
  2. Pada tahap awal ini kewajiban disebut satu kambing atau domba, bukan seperlima unta.
Contoh penerapan

Keadaan

Setiap tambahan kelompok lima sampai batas tertentu menambah kewajiban sebagaimana 421.

Cara memahami

Jangan meneruskan pola tersebut tanpa batas karena mulai dua puluh lima jenis hewan yang dikeluarkan berubah.

Batas penerapan

Pada tahap awal ini kewajiban disebut satu kambing atau domba, bukan seperlima unta. Syarah menjelaskan bentuk kewajiban yang menjaga kemudahan pemilik dan penerima tanpa membagi tubuh hewan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:103

Surah At-Tawba, ayat 103. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةًۭ تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌۭ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Inti makna

Pengambilan zakat dari harta menjadi sarana penyucian; Nabi diperintahkan pula mendoakan mereka.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari pengambilan zakat untuk penyucian. Jenis harta, nisab, kadar, haul, dan fitrah pada bait ini ditetapkan melalui hadis dan rincian syarah, bukan seluruhnya tercantum pada ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 420: nisab awal unta lima ekor.

Lihat pembahasan jawaban

Lima unta merupakan nisab awal jika syarat ternak lainnya terpenuhi. Di bawah lima tidak terkena zakat ternak dengan tabel ini; kegiatan perdagangan unta mempunyai penilaian berbeda. Pada tahap awal ini kewajiban disebut satu kambing atau domba, bukan seperlima unta. Syarah menjelaskan bentuk kewajiban yang menjaga kemudahan pemilik dan penerima tanpa membagi tubuh hewan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

في إبل أدنى نصاب الأس

pada unta, dasar nisab terendah

خمس لها شاة

lima ekor, zakatnya satu kambing atau domba

وكل خمس

dan setiap lima

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

في إِبِلٍ أدنَى نِصَابِ الأُسِّ

Buka penggal 2

خَمْسٌ لها شاةٌ وكُلُّ خَمْسِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 420 — Nisab awal unta lima ekorNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan