Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 424
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Nisab dan zakat unta · Bait 424 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وجذعة للفرد مع ستين
dan satu jadza‘ah untuk enam puluh satu
ست وسبعون ابنتا لبون
pada tujuh puluh enam: dua bint labun
Terjemahan bait 424

Dan satu jadza‘ah untuk enam puluh satu; pada tujuh puluh enam: dua bint labun.

Syarah · keterangan lengkap

Jadza‘ah

Enam puluh satu sampai tujuh puluh lima unta mewajibkan satu jadza‘ah, betina genap empat tahun dan memasuki tahun kelima. Kata satu bersama enam puluh penting agar awal rentang tidak keliru menjadi enam puluh.

Dua bint labun

Tujuh puluh enam sampai sembilan puluh mewajibkan dua bint labun. Perubahan kali ini menyangkut jumlah serta kategori umur; tidak selalu makin tinggi jumlah unta berarti satu hewan yang makin tua.

Pemeriksaan angka

Pada syarah cetakan ada kalimat yang kehilangan kata satu, tetapi matan dan hadis tabel menunjukkan enam puluh satu. Aplikasi mengikuti urutan matan serta rentang yang saling menyambung.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 118. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

ابنتا لبون

ابنتا mutsanna marfu‘ dalam idhafah, dua unta kategori bint labun.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

جذعة

Akar
ج ذ ع
Pola / bentuk
فَعَلَة

Nama kategori umur unta betina genap empat tahun dalam bab ini.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan nisab dan zakat unta. Baca bersama bait 423 dan 425 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Enam puluh satu sampai tujuh puluh lima unta mewajibkan satu jadza‘ah, betina genap empat tahun dan memasuki tahun kelima.
  2. Tujuh puluh enam sampai sembilan puluh mewajibkan dua bint labun.
Contoh penerapan

Keadaan

Pada syarah cetakan ada kalimat yang kehilangan kata satu, tetapi matan dan hadis tabel menunjukkan enam puluh satu.

Cara memahami

Aplikasi mengikuti urutan matan serta rentang yang saling menyambung.

Batas penerapan

Tujuh puluh enam sampai sembilan puluh mewajibkan dua bint labun. Perubahan kali ini menyangkut jumlah serta kategori umur; tidak selalu makin tinggi jumlah unta berarti satu hewan yang makin tua.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:103

Surah At-Tawba, ayat 103. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةًۭ تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌۭ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Inti makna

Pengambilan zakat dari harta menjadi sarana penyucian; Nabi diperintahkan pula mendoakan mereka.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari pengambilan zakat untuk penyucian. Jenis harta, nisab, kadar, haul, dan fitrah pada bait ini ditetapkan melalui hadis dan rincian syarah, bukan seluruhnya tercantum pada ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 424: enam puluh satu dan tujuh puluh enam unta.

Lihat pembahasan jawaban

Enam puluh satu sampai tujuh puluh lima unta mewajibkan satu jadza‘ah, betina genap empat tahun dan memasuki tahun kelima. Kata satu bersama enam puluh penting agar awal rentang tidak keliru menjadi enam puluh. Tujuh puluh enam sampai sembilan puluh mewajibkan dua bint labun. Perubahan kali ini menyangkut jumlah serta kategori umur; tidak selalu makin tinggi jumlah unta berarti satu hewan yang makin tua.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وجذعة للفرد مع ستين

dan satu jadza‘ah untuk enam puluh satu

ست وسبعون ابنتا لبون

pada tujuh puluh enam: dua bint labun

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وجَذَعَةٌ للفَرْدِ مَعْ سِتِّينِ

Buka penggal 2

سِتٌّ وسبعونَ ابنَتَا لَبُونِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 424 — Enam puluh satu dan tujuh puluh enam untaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan