Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 439
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Emas, perak, hasil bumi, dan perdagangan · Bait 439 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وزائد جف ومن غير نقي
dan kelebihannya, setelah kering dan bersih dari campuran
العشر إذ بلا مئونة سقي
sepersepuluh bila diairi tanpa beban pengairan
Terjemahan bait 439

Dan kelebihannya, setelah kering dan bersih dari campuran; sepersepuluh bila diairi tanpa beban pengairan.

Syarah · keterangan lengkap

Keadaan hasil yang diukur

Nisab diperiksa pada hasil kering dan bersih menurut jenisnya. Jerami, kotoran, dan air yang masih berlebih tidak diperlakukan sebagai bagian pangan siap simpan yang sama nilainya.

Kadar sepuluh persen

Jika pengairan berlangsung tanpa beban seperti hujan menurut ketentuan kitab, kewajibannya 10%. Beban yang dibahas khusus hubungan pengairan; jangan langsung mengurangkan semua pengeluaran usaha dari dasar zakat tanpa rincian.

Kelebihan ikut dihitung

Hasil yang melebihi nisab dihitung proporsional, berbeda dari waqash ternak. Bila hasil bersih 1.000 satuan takar dengan syarat terpenuhi, sepersepuluhnya 100 satuan yang sejenis.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 119. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بلا مئونة

باء dengan لا menafikan beban pengairan yang menjadi pembeda kadar.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

سقي

Akar
س ق ي
Pola / bentuk
فُعِلَ dengan i‘lal

Fi‘il pasif, telah diairi.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan emas, perak, hasil bumi, dan perdagangan. Baca bersama bait 438 dan 440 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Nisab diperiksa pada hasil kering dan bersih menurut jenisnya.
  2. Jika pengairan berlangsung tanpa beban seperti hujan menurut ketentuan kitab, kewajibannya 10%.
Contoh penerapan

Keadaan

Hasil yang melebihi nisab dihitung proporsional, berbeda dari waqash ternak.

Cara memahami

Bila hasil bersih 1.000 satuan takar dengan syarat terpenuhi, sepersepuluhnya 100 satuan yang sejenis.

Batas penerapan

Jika pengairan berlangsung tanpa beban seperti hujan menurut ketentuan kitab, kewajibannya 10%. Beban yang dibahas khusus hubungan pengairan; jangan langsung mengurangkan semua pengeluaran usaha dari dasar zakat tanpa rincian.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:103

Surah At-Tawba, ayat 103. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةًۭ تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌۭ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Inti makna

Pengambilan zakat dari harta menjadi sarana penyucian; Nabi diperintahkan pula mendoakan mereka.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari pengambilan zakat untuk penyucian. Jenis harta, nisab, kadar, haul, dan fitrah pada bait ini ditetapkan melalui hadis dan rincian syarah, bukan seluruhnya tercantum pada ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 439: hasil bersih dan pengairan tanpa beban.

Lihat pembahasan jawaban

Nisab diperiksa pada hasil kering dan bersih menurut jenisnya. Jerami, kotoran, dan air yang masih berlebih tidak diperlakukan sebagai bagian pangan siap simpan yang sama nilainya. Jika pengairan berlangsung tanpa beban seperti hujan menurut ketentuan kitab, kewajibannya 10%. Beban yang dibahas khusus hubungan pengairan; jangan langsung mengurangkan semua pengeluaran usaha dari dasar zakat tanpa rincian.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وزائد جف ومن غير نقي

dan kelebihannya, setelah kering dan bersih dari campuran

العشر إذ بلا مئونة سقي

sepersepuluh bila diairi tanpa beban pengairan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وزائِدٍ جَفَّ ومِنْ غيرٍ نَقِي

Buka penggal 2

العُشْرُ إذ بلا مَئُونَةٍ سُقِي

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 439 — Hasil bersih dan pengairan tanpa bebanNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan