Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 444
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Zakat fitrah · Bait 444 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
بغداد قدر الصاع بالأحفان
rithl Baghdad; ukuran sha‘ dengan cakupan tangan
قريب أربع يدي إنسان
sekitar empat cakupan dua tangan manusia yang sedang
Terjemahan bait 444

Rithl Baghdad; ukuran sha‘ dengan cakupan tangan; sekitar empat cakupan dua tangan manusia yang sedang.

Syarah · keterangan lengkap

Melengkapi satuan

Kata Baghdad menyambung rithl pada 443. Syarah menegaskan ukuran takaran yang terkalibrasi lebih menjadi pegangan daripada menyamakan semua satuan berat lokal yang bernama rithl.

Empat cakupan sebagai pendekatan

Satu sha‘ dijelaskan melalui empat mud, dengan gambaran cakupan dua tangan berukuran sedang. Ini bantuan memahami besar volume, bukan perintah memakai tangan siapa saja tanpa memperhatikan perbedaan ukuran.

Penerapan

Untuk penunaian nyata, gunakan alat takar yang jelas. Perkiraan tangan berguna dalam pembelajaran, tetapi tidak dijadikan alasan sengaja mengurangi takaran ketika alat yang terkalibrasi tersedia.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 120. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بالأحفان

باء menunjukkan alat pendekatan pengukuran; الأحفان bentuk jamak cakupan tangan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الأحفان

Akar
ح ف ن
Pola / bentuk
أَفْعَال

Jamak حفن, cakupan tangan dalam penjelasan ukuran.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan zakat fitrah. Baca bersama bait 443 dan 445 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Kata Baghdad menyambung rithl pada 443.
  2. Satu sha‘ dijelaskan melalui empat mud, dengan gambaran cakupan dua tangan berukuran sedang.
Contoh penerapan

Keadaan

Untuk penunaian nyata, gunakan alat takar yang jelas.

Cara memahami

Perkiraan tangan berguna dalam pembelajaran, tetapi tidak dijadikan alasan sengaja mengurangi takaran ketika alat yang terkalibrasi tersedia.

Batas penerapan

Satu sha‘ dijelaskan melalui empat mud, dengan gambaran cakupan dua tangan berukuran sedang. Ini bantuan memahami besar volume, bukan perintah memakai tangan siapa saja tanpa memperhatikan perbedaan ukuran.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:103

Surah At-Tawba, ayat 103. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةًۭ تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌۭ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Inti makna

Pengambilan zakat dari harta menjadi sarana penyucian; Nabi diperintahkan pula mendoakan mereka.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari pengambilan zakat untuk penyucian. Jenis harta, nisab, kadar, haul, dan fitrah pada bait ini ditetapkan melalui hadis dan rincian syarah, bukan seluruhnya tercantum pada ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 444: rithl baghdad dan empat mud.

Lihat pembahasan jawaban

Kata Baghdad menyambung rithl pada 443. Syarah menegaskan ukuran takaran yang terkalibrasi lebih menjadi pegangan daripada menyamakan semua satuan berat lokal yang bernama rithl. Satu sha‘ dijelaskan melalui empat mud, dengan gambaran cakupan dua tangan berukuran sedang. Ini bantuan memahami besar volume, bukan perintah memakai tangan siapa saja tanpa memperhatikan perbedaan ukuran.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

بغداد قدر الصاع بالأحفان

rithl Baghdad; ukuran sha‘ dengan cakupan tangan

قريب أربع يدي إنسان

sekitar empat cakupan dua tangan manusia yang sedang

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

بَغْدَادَ قَدْرُ الصٌّاعِ بالأَحْفَانِ

Buka penggal 2

قَرِيبُ أربَعِ يَدَيْ إنسانِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 444 — Rithl Baghdad dan empat mudNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan