Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 450
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Golongan penerima dan penyaluran zakat · Bait 450 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
فقير العادم
fakir ialah yang tidak memiliki kecukupan berarti
والمسكين له ما يقع الموقع
dan miskin memiliki sesuatu yang memenuhi bagian kebutuhan
دون تكملة
tanpa mencukupi seluruhnya
Terjemahan bait 450

Fakir ialah yang tidak memiliki kecukupan berarti; dan miskin memiliki sesuatu yang memenuhi bagian kebutuhan; tanpa mencukupi seluruhnya.

Syarah · keterangan lengkap

Kecukupan menjadi ukuran

Dalam penjelasan Syafi‘i ini, fakir mempunyai harta atau penghasilan yang tidak memenuhi bagian berarti kebutuhannya. Miskin memiliki sebagian yang berarti, tetapi tetap belum mencukupi kebutuhan yang layak.

Tidak cukup melihat penampilan

Kebutuhan meliputi pangan, pakaian, dan tempat tinggal sesuai keadaan. Memiliki telepon, pakaian bersih, atau pendapatan kecil tidak otomatis membuktikan seseorang sudah cukup.

Contoh perbandingan

Jika kebutuhan layak sepuluh satuan, penghasilan dua atau tiga menggambarkan fakir, sedangkan tujuh atau delapan menggambarkan miskin dalam contoh syarah. Angka ilustrasi bukan batas rupiah tetap untuk seluruh keluarga.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 122. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

دون تكملة

دون membatasi bahwa pemenuhan tersebut belum sampai mencukupi seluruh kebutuhan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

المسكين

Akar
س ك ن
Pola / bentuk
مِفْعِيل

Isim orang yang kekurangan kecukupan dalam istilah zakat.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan golongan penerima dan penyaluran zakat. Baca bersama bait 449 dan 451 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Dalam penjelasan Syafi‘i ini, fakir mempunyai harta atau penghasilan yang tidak memenuhi bagian berarti kebutuhannya.
  2. Kebutuhan meliputi pangan, pakaian, dan tempat tinggal sesuai keadaan.
Contoh penerapan

Keadaan

Jika kebutuhan layak sepuluh satuan, penghasilan dua atau tiga menggambarkan fakir, sedangkan tujuh atau delapan menggambarkan miskin dalam contoh syarah.

Cara memahami

Angka ilustrasi bukan batas rupiah tetap untuk seluruh keluarga.

Batas penerapan

Kebutuhan meliputi pangan, pakaian, dan tempat tinggal sesuai keadaan. Memiliki telepon, pakaian bersih, atau pendapatan kecil tidak otomatis membuktikan seseorang sudah cukup.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:60

Surah At-Tawba, ayat 60. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

۞ إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَٱلْغَٰرِمِينَ وَفِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةًۭ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌۭ

Inti makna

Penerima zakat disebut delapan golongan: fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut delapan golongan penerima. Jumlah orang per golongan, kecukupan nafkah, dan perpindahan daerah merupakan rincian penafsiran fikih yang dibahas syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 450: membedakan fakir dan miskin.

Lihat pembahasan jawaban

Dalam penjelasan Syafi‘i ini, fakir mempunyai harta atau penghasilan yang tidak memenuhi bagian berarti kebutuhannya. Miskin memiliki sebagian yang berarti, tetapi tetap belum mencukupi kebutuhan yang layak. Kebutuhan meliputi pangan, pakaian, dan tempat tinggal sesuai keadaan. Memiliki telepon, pakaian bersih, atau pendapatan kecil tidak otomatis membuktikan seseorang sudah cukup.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

فقير العادم

fakir ialah yang tidak memiliki kecukupan berarti

والمسكين له ما يقع الموقع

dan miskin memiliki sesuatu yang memenuhi bagian kebutuhan

دون تكملة

tanpa mencukupi seluruhnya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

فقيرٌ العادِمُ والمسكينُ لَهْ

Buka penggal 2

ما يقَعُ المَوْقِعَ دونَ تَكمِلَهْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 450 — Membedakan fakir dan miskinNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan