Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 456
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Golongan penerima dan penyaluran zakat · Bait 456 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ولا بني هاشم والمطلب
dan bukan Bani Hasyim serta Bani Muththalib dalam ketentuan ini
ولا الغني بمال أو تكسب
serta bukan yang cukup karena harta atau pekerjaan
Terjemahan bait 456

Dan bukan Bani Hasyim serta Bani Muththalib dalam ketentuan ini; serta bukan yang cukup karena harta atau pekerjaan.

Syarah · keterangan lengkap

Ketentuan nasab khusus

Kitab menerangkan pembatasan zakat bagi Bani Hasyim dan Bani Muththalib. Penerapan nasab memerlukan pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dugaan dari gelar atau nama saja.

Kecukupan pada bagian fakir miskin

Orang yang mampu memenuhi kebutuhan melalui harta atau penghasilan layak tidak mengambil bagian fakir dan miskin. Ini tidak menutup kemungkinan golongan lain dengan alasan yang berbeda menurut syaratnya.

Penilaian pekerjaan

Mampu bekerja secara teoritis tidak selalu sama dengan mempunyai penghasilan cukup yang nyata dan layak. Penyalur menilai kondisi penerima secara adil, menjaga kerahasiaan serta martabatnya.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 123. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بمال أو تكسب

باء menerangkan sumber kecukupan; أو menghubungkan harta dan usaha.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

تكسب

Akar
ك س ب
Pola / bentuk
تَفَعُّل

Masdar تكسّب, memperoleh penghasilan melalui usaha.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan golongan penerima dan penyaluran zakat. Baca bersama bait 455 dan 457 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Kitab menerangkan pembatasan zakat bagi Bani Hasyim dan Bani Muththalib.
  2. Orang yang mampu memenuhi kebutuhan melalui harta atau penghasilan layak tidak mengambil bagian fakir dan miskin.
Contoh penerapan

Keadaan

Mampu bekerja secara teoritis tidak selalu sama dengan mempunyai penghasilan cukup yang nyata dan layak.

Cara memahami

Penyalur menilai kondisi penerima secara adil, menjaga kerahasiaan serta martabatnya.

Batas penerapan

Orang yang mampu memenuhi kebutuhan melalui harta atau penghasilan layak tidak mengambil bagian fakir dan miskin. Ini tidak menutup kemungkinan golongan lain dengan alasan yang berbeda menurut syaratnya.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 9:60

Surah At-Tawba, ayat 60. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

۞ إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَٱلْغَٰرِمِينَ وَفِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةًۭ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌۭ

Inti makna

Penerima zakat disebut delapan golongan: fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut delapan golongan penerima. Jumlah orang per golongan, kecukupan nafkah, dan perpindahan daerah merupakan rincian penafsiran fikih yang dibahas syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 456: keluarga nabi dan kecukupan harta.

Lihat pembahasan jawaban

Kitab menerangkan pembatasan zakat bagi Bani Hasyim dan Bani Muththalib. Penerapan nasab memerlukan pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dugaan dari gelar atau nama saja. Orang yang mampu memenuhi kebutuhan melalui harta atau penghasilan layak tidak mengambil bagian fakir dan miskin. Ini tidak menutup kemungkinan golongan lain dengan alasan yang berbeda menurut syaratnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ولا بني هاشم والمطلب

dan bukan Bani Hasyim serta Bani Muththalib dalam ketentuan ini

ولا الغني بمال أو تكسب

serta bukan yang cukup karena harta atau pekerjaan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ولا بَنِي هاشِمِ والمُطَّلِبِ

Buka penggal 2

ولا الغنِي بمالٍ أو تَكَسُّبِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 456 — Keluarga Nabi dan kecukupan hartaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan