Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 461
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sedekah sunah dan hak tanggungan · Bait 461 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ووقت حاجة وفي شهر الصيام
dan pada waktu kebutuhan serta bulan puasa
وهو بما احتاج عياله حرام
sedekah dengan yang dibutuhkan tanggungannya adalah terlarang
Terjemahan bait 461

Dan pada waktu kebutuhan serta bulan puasa; sedekah dengan yang dibutuhkan tanggungannya adalah terlarang.

Syarah · keterangan lengkap

Saat bantuan paling berguna

Sedekah semakin ditekankan ketika kebutuhan mendesak dan pada Ramadan. Nilai bantuan terkait manfaatnya, sehingga menunggu acara seremonial tidak selalu lebih baik daripada segera memenuhi kebutuhan yang nyata.

Nafkah wajib didahulukan

Harta yang diperlukan untuk nafkah wajib keluarga tidak disedekahkan hingga menelantarkan mereka. Menunaikan kewajiban bukan kurang dermawan; hak orang dalam tanggungan tidak dikorbankan demi amalan sunah.

Penerapan

Seseorang menyisihkan bantuan setelah kebutuhan wajib diperhitungkan. Ia tidak mengambil uang pangan atau biaya yang menjadi hak tanggungan lalu mengharapkan pujian karena jumlah sedekah besar.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 123. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بما احتاج عياله

باء menghubungkan sedekah dengan harta yang dibutuhkan; عياله pihak yang memerlukan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

عياله

Akar
ع و ل
Pola / bentuk
Isim kolektif عيال

Keluarga atau orang yang menjadi tanggungan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan sedekah sunah dan hak tanggungan. Baca bersama bait 460 dan 462 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Sedekah semakin ditekankan ketika kebutuhan mendesak dan pada Ramadan.
  2. Harta yang diperlukan untuk nafkah wajib keluarga tidak disedekahkan hingga menelantarkan mereka.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang menyisihkan bantuan setelah kebutuhan wajib diperhitungkan.

Cara memahami

Ia tidak mengambil uang pangan atau biaya yang menjadi hak tanggungan lalu mengharapkan pujian karena jumlah sedekah besar.

Batas penerapan

Harta yang diperlukan untuk nafkah wajib keluarga tidak disedekahkan hingga menelantarkan mereka. Menunaikan kewajiban bukan kurang dermawan; hak orang dalam tanggungan tidak dikorbankan demi amalan sunah.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:271

Surah Al-Baqara, ayat 271. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

إِن تُبْدُوا۟ ٱلصَّدَقَٰتِ فَنِعِمَّا هِىَ ۖ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا ٱلْفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّـَٔاتِكُمْ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ

Inti makna

Menampakkan sedekah dinilai baik, sedangkan menyembunyikan pemberian kepada fakir disebut lebih baik.

Kaitan dengan bait

Ayat mendukung sedekah yang menjaga keikhlasan dan menyebut keutamaan menyembunyikan pemberian kepada fakir. Hak keluarga serta kemampuan pemberi diperinci syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 461: waktu kebutuhan dan hak keluarga.

Lihat pembahasan jawaban

Sedekah semakin ditekankan ketika kebutuhan mendesak dan pada Ramadan. Nilai bantuan terkait manfaatnya, sehingga menunggu acara seremonial tidak selalu lebih baik daripada segera memenuhi kebutuhan yang nyata. Harta yang diperlukan untuk nafkah wajib keluarga tidak disedekahkan hingga menelantarkan mereka. Menunaikan kewajiban bukan kurang dermawan; hak orang dalam tanggungan tidak dikorbankan demi amalan sunah.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ووقت حاجة وفي شهر الصيام

dan pada waktu kebutuhan serta bulan puasa

وهو بما احتاج عياله حرام

sedekah dengan yang dibutuhkan tanggungannya adalah terlarang

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ووَقْتِ حاجَةٍ وفي شهرِ الصِّيَامْ

Buka penggal 2

وهْوَ بما احتاجُ عيالُهُ حَرَامْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 461 — Waktu kebutuhan dan hak keluargaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan