Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Pembatal dan adab puasa · Bait 471 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وكل عين وصلت مسمى جوف
- dan setiap benda yang mencapai bagian dalam yang disebut jauf
- بمنفذ وذكر صوما
- melalui jalan masuk ketika ingat sedang berpuasa
Terjemahan bait 471
Dan setiap benda yang mencapai bagian dalam yang disebut jauf; melalui jalan masuk ketika ingat sedang berpuasa.
Syarah · keterangan lengkap
Definisi pembatal
Matan membahas benda nyata yang masuk ke bagian dalam melalui jalan yang diperhitungkan fikih. Pembahasannya lebih luas dari makanan bergizi, tetapi tidak berarti setiap sesuatu yang menyentuh kulit membatalkan puasa.
Kesengajaan dan pengetahuan
Keadaan ingat, pilihan sendiri, serta pengetahuan yang relevan diperinci syarah. Makan karena lupa dibedakan dari sengaja; debu yang sulit dihindari juga tidak disamakan dengan memasukkan benda secara sengaja.
Perawatan modern
Jauf dan manfadz adalah istilah fikih klasik. Penerapan pada obat, alat medis, atau tindakan modern memerlukan penilaian khusus; jangan menunda perawatan hanya berdasarkan penyamaan bentuk luar yang belum tepat.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 127. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وكل عين وصلت
كل عين pokok cakupan; وصلت menjelaskan benda yang benar-benar mencapai bagian dalam.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan pembatal dan adab puasa. Baca bersama bait 470 dan 472 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Matan membahas benda nyata yang masuk ke bagian dalam melalui jalan yang diperhitungkan fikih.
- Keadaan ingat, pilihan sendiri, serta pengetahuan yang relevan diperinci syarah.
Contoh penerapan
Keadaan
Jauf dan manfadz adalah istilah fikih klasik.
Cara memahami
Penerapan pada obat, alat medis, atau tindakan modern memerlukan penilaian khusus; jangan menunda perawatan hanya berdasarkan penyamaan bentuk luar yang belum tepat.
Batas penerapan
Keadaan ingat, pilihan sendiri, serta pengetahuan yang relevan diperinci syarah. Makan karena lupa dibedakan dari sengaja; debu yang sulit dihindari juga tidak disamakan dengan memasukkan benda secara sengaja.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:187
Surah Al-Baqara, ayat 187. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌۭ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌۭ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Inti makna
Ayat menjelaskan kebolehan hubungan suami istri pada malam puasa, batas makan sampai fajar, penyempurnaan puasa hingga malam, dan larangan hubungan intim selama iktikaf di masjid.
Kaitan dengan bait
Ayat menerangkan batas waktu puasa dan hubungan suami istri pada malam hari. Rincian keadaan pelaku, zat masuk, dan pembatal lain dijelaskan syarah, bukan semua rincian terdapat dalam ayat.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 471: benda masuk melalui jalan terbuka.
Lihat pembahasan jawaban
Matan membahas benda nyata yang masuk ke bagian dalam melalui jalan yang diperhitungkan fikih. Pembahasannya lebih luas dari makanan bergizi, tetapi tidak berarti setiap sesuatu yang menyentuh kulit membatalkan puasa. Keadaan ingat, pilihan sendiri, serta pengetahuan yang relevan diperinci syarah. Makan karena lupa dibedakan dari sengaja; debu yang sulit dihindari juga tidak disamakan dengan memasukkan benda secara sengaja.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وكل عين وصلت مسمى جوف
dan setiap benda yang mencapai bagian dalam yang disebut jauf
بمنفذ وذكر صوما
melalui jalan masuk ketika ingat sedang berpuasa
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وكُلِّ عَيْنٍ وَصَلَتْ مُسَمَّى
Buka penggal 2
جَوفٍ بِمَنْفَذٍ وذِكْرِ صَوْمَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 471 — Benda masuk melalui jalan terbukaNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.