Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 488
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Qada, fidyah, dan uzur puasa · Bait 488 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ومرض وسفر إن يطل
dan sakit serta perjalanan jika panjang
وخوف مرضع وذات حمل
serta kekhawatiran perempuan menyusui dan hamil
Terjemahan bait 488

Dan sakit serta perjalanan jika panjang; serta kekhawatiran perempuan menyusui dan hamil.

Syarah · keterangan lengkap

Uzur tidak seragam

Sakit dan perjalanan panjang yang memenuhi syarat dapat membolehkan berbuka. Rincian waktu mulai perjalanan serta keadaan sakit tetap diperhatikan; bukan setiap keluar rumah atau keluhan ringan mempunyai akibat sama.

Hamil dan menyusui

Kekhawatiran bahaya yang berdasar pada diri atau anak menjadi pembahasan khusus. Kehamilan sendiri tidak diputus melalui aturan seragam tanpa mempertimbangkan keadaan ibu dan kebutuhan anak.

Penerapan

Kondisi kesehatan dibahas dengan tenaga kesehatan, sedangkan qada atau fidyah mengikuti rincian fikih. Bait berikut memisahkan jenis kekhawatiran karena akibat penggantinya berbeda dalam mazhab ini.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 131. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

إن يطل

إن syarat; يطل dari طال يطول, jika perjalanan memenuhi ukuran panjang.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مرضع

Akar
ر ض ع
Pola / bentuk
مُفْعِل

Isim fa‘il أرضع, perempuan yang menyusui.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan qada, fidyah, dan uzur puasa. Baca bersama bait 487 dan 489 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Sakit dan perjalanan panjang yang memenuhi syarat dapat membolehkan berbuka.
  2. Kekhawatiran bahaya yang berdasar pada diri atau anak menjadi pembahasan khusus.
Contoh penerapan

Keadaan

Kondisi kesehatan dibahas dengan tenaga kesehatan, sedangkan qada atau fidyah mengikuti rincian fikih.

Cara memahami

Bait berikut memisahkan jenis kekhawatiran karena akibat penggantinya berbeda dalam mazhab ini.

Batas penerapan

Kekhawatiran bahaya yang berdasar pada diri atau anak menjadi pembahasan khusus. Kehamilan sendiri tidak diputus melalui aturan seragam tanpa mempertimbangkan keadaan ibu dan kebutuhan anak.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:184

Surah Al-Baqara, ayat 184. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

أَيَّامًۭا مَّعْدُودَٰتٍۢ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍۢ فَعِدَّةٌۭ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌۭ طَعَامُ مِسْكِينٍۢ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًۭا فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّهُۥ ۚ وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Inti makna

Ayat menyebut penggantian hari bagi yang sakit atau bepergian serta pemberian pangan dalam pembahasan kewajiban puasa.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut sakit, perjalanan, penggantian hari, dan pemberian pangan. Perincian wafat, usia lanjut, serta kehamilan dan menyusui dijelaskan melalui fikih; bukan semua kategorinya disebut langsung di sini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 488: sakit, perjalanan, kehamilan, dan menyusui.

Lihat pembahasan jawaban

Sakit dan perjalanan panjang yang memenuhi syarat dapat membolehkan berbuka. Rincian waktu mulai perjalanan serta keadaan sakit tetap diperhatikan; bukan setiap keluar rumah atau keluhan ringan mempunyai akibat sama. Kekhawatiran bahaya yang berdasar pada diri atau anak menjadi pembahasan khusus. Kehamilan sendiri tidak diputus melalui aturan seragam tanpa mempertimbangkan keadaan ibu dan kebutuhan anak.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ومرض وسفر إن يطل

dan sakit serta perjalanan jika panjang

وخوف مرضع وذات حمل

serta kekhawatiran perempuan menyusui dan hamil

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ومَرَضٍ وسَفَرٍ إِنْ يَطُلِ

Buka penggal 2

وخَوْفِ مُرضِعٍ وذاتِ حَمْلِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 488 — Sakit, perjalanan, kehamilan, dan menyusuiNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan