Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Iktikaf dan kesinambungannya · Bait 497 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- والأكل والشرب
- dan kebutuhan makan serta minum
- أو الأذان من راتب
- atau azan oleh muazin tetap
- والخوف من سلطان
- serta takut terhadap penguasa yang zalim dalam penjelasan syarah
Terjemahan bait 497
Dan kebutuhan makan serta minum; atau azan oleh muazin tetap; serta takut terhadap penguasa yang zalim dalam penjelasan syarah.
Syarah · keterangan lengkap
Kebutuhan dengan batas
Keluar untuk makan dan minum mempunyai rincian pada syarah, termasuk keadaan air tidak tersedia atau tidak memungkinkan minum di masjid. Bukan izin meninggalkan iktikaf untuk kegiatan makan yang panjang tanpa keperluan.
Muazin tetap
Tugas muazin rutin pada tempat azan yang terpisah tetapi terkait masjid dibahas sebagai pengecualian khusus. Ini tidak otomatis meliputi setiap pekerjaan yang dipilih seseorang ketika sedang bernazar menetap.
Perlindungan diri
Ancaman nyata dari pihak yang menzalimi dapat menjadi alasan keluar. Menjaga keselamatan tidak dianggap meremehkan ibadah; setelah keadaan aman, tanggungan nazar dinilai sesuai rincian yang berlaku.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 134. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
من راتب
من menghubungkan azan dengan petugas yang mempunyai tugas tetap.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan iktikaf dan kesinambungannya. Baca bersama bait 496 dan 498 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Keluar untuk makan dan minum mempunyai rincian pada syarah, termasuk keadaan air tidak tersedia atau tidak memungkinkan minum di masjid.
- Tugas muazin rutin pada tempat azan yang terpisah tetapi terkait masjid dibahas sebagai pengecualian khusus.
Contoh penerapan
Keadaan
Ancaman nyata dari pihak yang menzalimi dapat menjadi alasan keluar.
Cara memahami
Menjaga keselamatan tidak dianggap meremehkan ibadah; setelah keadaan aman, tanggungan nazar dinilai sesuai rincian yang berlaku.
Batas penerapan
Tugas muazin rutin pada tempat azan yang terpisah tetapi terkait masjid dibahas sebagai pengecualian khusus. Ini tidak otomatis meliputi setiap pekerjaan yang dipilih seseorang ketika sedang bernazar menetap.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:187
Surah Al-Baqara, ayat 187. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌۭ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌۭ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Inti makna
Ayat menjelaskan kebolehan hubungan suami istri pada malam puasa, batas makan sampai fajar, penyempurnaan puasa hingga malam, dan larangan hubungan intim selama iktikaf di masjid.
Kaitan dengan bait
Ayat menyebut iktikaf di masjid dan larangan hubungan intim saat iktikaf. Lama menetap, nazar, serta alasan keluar diperinci syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 497: makan, minum, azan rutin, dan keselamatan.
Lihat pembahasan jawaban
Keluar untuk makan dan minum mempunyai rincian pada syarah, termasuk keadaan air tidak tersedia atau tidak memungkinkan minum di masjid. Bukan izin meninggalkan iktikaf untuk kegiatan makan yang panjang tanpa keperluan. Tugas muazin rutin pada tempat azan yang terpisah tetapi terkait masjid dibahas sebagai pengecualian khusus. Ini tidak otomatis meliputi setiap pekerjaan yang dipilih seseorang ketika sedang bernazar menetap.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والأكل والشرب
dan kebutuhan makan serta minum
أو الأذان من راتب
atau azan oleh muazin tetap
والخوف من سلطان
serta takut terhadap penguasa yang zalim dalam penjelasan syarah
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
والأكلِ والشُّربِ أو الأذانِ
Buka penggal 2
من راتِبٍ والخَوْفِ مِن سُلطانِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 497 — Makan, minum, azan rutin, dan keselamatanNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.