Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Kewajiban serta rukun haji dan umrah · Bait 498 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- الحج فرض وكذاك العمره
- haji wajib, demikian pula umrah
- لم يجبا في العمر غير مره
- keduanya tidak wajib seumur hidup selain sekali
Terjemahan bait 498
Haji wajib, demikian pula umrah; keduanya tidak wajib seumur hidup selain sekali.
Syarah · keterangan lengkap
Kewajiban dasar
Haji dan umrah diwajibkan sekali bagi yang memenuhi syarat menurut mazhab kitab. Kewajiban umrah mempunyai perbedaan pendapat antarmazhab, sehingga lafaz ini dinyatakan sebagai posisi yang sedang dipelajari.
Pengulangan dengan sebab lain
Nazar atau qada karena pelanggaran dapat menimbulkan kewajiban tambahan. Kalimat sekali membatasi tuntutan asal, bukan menghapus tanggungan lain yang lahir dari sebab khusus.
Penerapan
Orang yang sudah menunaikan secara sah tidak menganggap setiap tahun wajib pergi lagi. Haji berikutnya dapat bernilai sunah, dengan tetap mempertimbangkan hak keluarga, kemampuan, dan tanggung jawab lainnya.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 135. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
لم يجبا
لم menjazmkan fi‘il dua pelaku dengan penghilangan nun; alif merujuk haji dan umrah.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan kewajiban serta rukun haji dan umrah. Baca bersama bait 497 dan 499 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Haji dan umrah diwajibkan sekali bagi yang memenuhi syarat menurut mazhab kitab.
- Nazar atau qada karena pelanggaran dapat menimbulkan kewajiban tambahan.
Contoh penerapan
Keadaan
Orang yang sudah menunaikan secara sah tidak menganggap setiap tahun wajib pergi lagi.
Cara memahami
Haji berikutnya dapat bernilai sunah, dengan tetap mempertimbangkan hak keluarga, kemampuan, dan tanggung jawab lainnya.
Batas penerapan
Nazar atau qada karena pelanggaran dapat menimbulkan kewajiban tambahan. Kalimat sekali membatasi tuntutan asal, bukan menghapus tanggungan lain yang lahir dari sebab khusus.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 3:97
Surah Aal-i-Imraan, ayat 97. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌۭ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًۭا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ
Inti makna
Haji ke Baitullah merupakan kewajiban bagi orang yang mampu menempuhnya.
Kaitan dengan bait
Ayat mengaitkan kewajiban haji dengan kemampuan. Kewajiban umrah serta rincian bekal, perjalanan, dan tanggungan diterangkan dalil lain serta syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 498: haji dan umrah wajib sekali.
Lihat pembahasan jawaban
Haji dan umrah diwajibkan sekali bagi yang memenuhi syarat menurut mazhab kitab. Kewajiban umrah mempunyai perbedaan pendapat antarmazhab, sehingga lafaz ini dinyatakan sebagai posisi yang sedang dipelajari. Nazar atau qada karena pelanggaran dapat menimbulkan kewajiban tambahan. Kalimat sekali membatasi tuntutan asal, bukan menghapus tanggungan lain yang lahir dari sebab khusus.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
الحج فرض وكذاك العمره
haji wajib, demikian pula umrah
لم يجبا في العمر غير مره
keduanya tidak wajib seumur hidup selain sekali
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
الحَجُّ فَرْضٌ وكذاكَ العُمرَهْ
Buka penggal 2
لم يَجِبَا في العُمْرِ غيرَ مَرَّهْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 498 — Haji dan umrah wajib sekaliNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.