Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 499
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Kewajiban serta rukun haji dan umrah · Bait 499 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وإنما يلزم حرا مسلما
dan kewajiban mengikat muslim merdeka dalam istilah klasik
كلف ذا استطاعة لكل ما
mukalaf yang mempunyai kemampuan atas segala yang
Terjemahan bait 499

Dan kewajiban mengikat muslim merdeka dalam istilah klasik; mukalaf yang mempunyai kemampuan atas segala yang.

Syarah · keterangan lengkap

Pihak yang wajib

Haji wajib terkait Islam, taklif, dan kemampuan. Haji anak dapat sah sebagai ibadah, tetapi tidak otomatis menggantikan kewajiban setelah dewasa ketika syarat kewajiban terpenuhi.

Istitha‘ah lebih dari biaya tiket

Kemampuan mencakup kebutuhan perjalanan, keselamatan, waktu, dan keadaan yang dijelaskan bait berikut. Memiliki sebagian uang belum selalu berarti seluruh syarat telah terpenuhi.

Konteks klasik

Status merdeka dijelaskan sebagai kategori sosial masa penyusunan. Fokus penerapan kini ialah kelayakan ibadah dan kemampuan yang nyata, bukan pembedaan martabat manusia berdasarkan sejarah status tersebut.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 135. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

ذا استطاعة

ذا berarti mempunyai dan mudhaf kepada استطاعة; sifat bagi orang yang dibahas.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

استطاعة

Akar
ط و ع
Pola / bentuk
اِسْتِفْعَال dengan i‘lal

Masdar استطاع, kemampuan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan kewajiban serta rukun haji dan umrah. Baca bersama bait 498 dan 500 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Haji wajib terkait Islam, taklif, dan kemampuan.
  2. Kemampuan mencakup kebutuhan perjalanan, keselamatan, waktu, dan keadaan yang dijelaskan bait berikut.
Contoh penerapan

Keadaan

Status merdeka dijelaskan sebagai kategori sosial masa penyusunan.

Cara memahami

Fokus penerapan kini ialah kelayakan ibadah dan kemampuan yang nyata, bukan pembedaan martabat manusia berdasarkan sejarah status tersebut.

Batas penerapan

Kemampuan mencakup kebutuhan perjalanan, keselamatan, waktu, dan keadaan yang dijelaskan bait berikut. Memiliki sebagian uang belum selalu berarti seluruh syarat telah terpenuhi.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 3:97

Surah Aal-i-Imraan, ayat 97. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌۭ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًۭا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Inti makna

Haji ke Baitullah merupakan kewajiban bagi orang yang mampu menempuhnya.

Kaitan dengan bait

Ayat mengaitkan kewajiban haji dengan kemampuan. Kewajiban umrah serta rincian bekal, perjalanan, dan tanggungan diterangkan dalil lain serta syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 499: islam, taklif, dan kemampuan haji.

Lihat pembahasan jawaban

Haji wajib terkait Islam, taklif, dan kemampuan. Haji anak dapat sah sebagai ibadah, tetapi tidak otomatis menggantikan kewajiban setelah dewasa ketika syarat kewajiban terpenuhi. Kemampuan mencakup kebutuhan perjalanan, keselamatan, waktu, dan keadaan yang dijelaskan bait berikut. Memiliki sebagian uang belum selalu berarti seluruh syarat telah terpenuhi.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وإنما يلزم حرا مسلما

dan kewajiban mengikat muslim merdeka dalam istilah klasik

كلف ذا استطاعة لكل ما

mukalaf yang mempunyai kemampuan atas segala yang

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وإنما يَلْزَمُ حُرَّاً مُسلِمَا

Buka penggal 2

كُلِّفَ ذا استِطَاعَةٍ لكُلِّ مَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 499 — Islam, taklif, dan kemampuan hajiNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan