Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 5
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Mukadimah dan adab ilmu · Bait 5 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
يسهل
mudah
حفظها
menghafalnya
على الأطفال
bagi anak-anak
نافعة
bermanfaat
لمبتدي الرجال
bagi orang dewasa yang baru memulai
Terjemahan bait 5

Hafalannya mudah bagi anak-anak, dan ia bermanfaat bagi orang dewasa yang baru mulai belajar.

Syarah · keterangan lengkap

Mengapa menggunakan syair?

Irama dan susunan pendek membantu pengulangan serta ingatan. Bait ini menerangkan manfaat bentuk nazam, bukan jaminan bahwa setiap anak akan menghafalnya dengan kecepatan yang sama. Kemampuan membaca Arab, usia, kesempatan mengulang, dan cara pendampingan memengaruhi proses belajar. Hafalan yang baik tumbuh dari pembacaan yang benar dan pengulangan bertahap, bukan semata-mata mengejar banyaknya bait.

Pemula tidak ditentukan usia

Mubtadi adalah orang yang baru memasuki suatu bidang. Orang dewasa yang mahir dalam pekerjaan lain tetap dapat menjadi pemula dalam fikih, dan itu bukan kekurangan yang perlu ditutupi. Penyebutan ar-rijal mencerminkan redaksi pengarang; manfaat ilmu dalam kitab ini juga dapat diperoleh perempuan. Yang menjadi sasaran adalah tingkat pengetahuan, bukan pembatasan hak belajar berdasarkan jenis kelamin.

Cara memanfaatkan bait

Mulailah dengan membaca dua penggal, mengenali kata-kata, lalu menyebutkan maksudnya dengan bahasa sendiri. Setelah itu barulah mengulang hafalan. Misalnya, seorang pelajar dapat menghafal dua bait sehari dan mengulang bait lama sebelum menambah yang baru. Bila hafalan lancar tetapi tidak bisa membedakan air suci dan air menyucikan, pemahamannya masih perlu dibina. Bait berikut menegaskan bahwa manfaat kitab berkaitan dengan pemahaman serta pengamalan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 6. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

يسهل حفظها على الأطفال

يسهلُ fi‘il mudhari‘ marfu‘; حفظُ fa‘il yang marfu‘, dan ها mudhaf ilaih kembali kepada nazam. على الأطفال jar-majrur menjelaskan bagi siapa hafalannya mudah.

نافعة لمبتدي الرجال

نافعةٌ dapat dipahami sebagai khabar bagi mubtada yang dihilangkan, yakni هي yang kembali kepada kitab. لـ huruf jar; مبتدي majrur dan menjadi mudhaf, sedangkan الرجال mudhaf ilaih. Pelafalan nazam meringankan bentuk مبتدئ.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

حفظ

Akar
ح ف ظ
Pola / bentuk
فِعْل

Masdar dari حَفِظَ, menunjukkan kegiatan menjaga dalam ingatan atau menghafal, bukan orang yang menghafal.

نافعة

Akar
ن ف ع
Pola / bentuk
فَاعِلَة

Isim fa‘il muannats dari نَفَعَ. Ta marbuthah menyesuaikan kata yang diterangkannya.

Hubungan bait

Kata ganti ها dan subjek tersirat pada نافعة kembali kepada kitab dalam bait 4. Bait 6 segera memberi syarat manfaatnya: dipahami dan diamalkan.

Intisari & faedah
  1. Nazam membantu hafalan dengan bentuk yang ringkas dan berirama.
  2. Pemula dewasa tetap dapat mengambil manfaat; belajar tidak dibatasi usia anak.
Contoh penerapan

Keadaan

Orang dewasa merasa terlambat mulai belajar fikih dasar.

Cara memahami

Ia mengambil target sedikit demi sedikit, memahami arti, lalu mengulang hafalan.

Batas penerapan

Kemudahan bentuk nazam tidak berarti semua rincian fikih dapat dipahami tanpa penjelasan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

QS An-Nahl 16:43

Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.

Baca teks ayat

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًۭا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۚ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Inti makna

Perintah bertanya kepada orang yang mempunyai pengetahuan ketika tidak mengetahui, dalam konteks penjelasan tentang para rasul.

Kaitan dengan bait

Penguat prinsip bertanya kepada orang berilmu saat belum mengetahui; berlaku pula bagi pemula dewasa.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Pada يسهل حفظها, yang menjadi fa‘il adalah kitab atau حفظ?

Lihat pembahasan jawaban

Fa‘il yang tampak ialah حفظُ: kegiatan menghafalnya menjadi mudah. ها menunjukkan kitab yang dihafal.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

يسهل

mudah

حفظها

menghafalnya

على الأطفال

bagi anak-anak

نافعة

bermanfaat

لمبتدي الرجال

bagi orang dewasa yang baru memulai

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

يَسهُلُ حِفظُها على الأطفال

Buka penggal 2

نافعةٌ لمُبتدِي الرِّجال

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 5 — Kitab ringkas untuk pemula berbagai usiaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan