Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Kewajiban serta rukun haji dan umrah · Bait 502 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- أركانه الإحرام بالنية
- rukun-rukunnya: ihram dengan niat
- قف بعد زوال التسع
- berwukuflah setelah zawal tanggal sembilan
- إذ تعرف
- ketika berada di Arafah
Terjemahan bait 502
Rukun-rukunnya: ihram dengan niat; berwukuflah setelah zawal tanggal sembilan; ketika berada di Arafah.
Syarah · keterangan lengkap
Ihram ialah masuk ibadah
Ihram terbentuk dengan niat memasuki haji atau umrah, bukan semata memakai dua lembar kain. Pakaian dan larangan ihram merupakan akibat serta tata yang terkait, bukan pengganti niat.
Wukuf pada waktunya
Wukuf berlangsung di wilayah Arafah pada waktu yang ditentukan. Syarah menerangkan awal setelah zawal 9 Zulhijah hingga fajar hari Nahr; hadir di luar wilayah tidak mencukupi meski dekat secara jarak.
Rukun tidak diganti dam
Ihram dan wukuf merupakan rukun. Kehilangan rukun tidak diselesaikan hanya dengan membayar dam; akibat kehilangan wukuf dijelaskan pada 524–525 dan berbeda dari meninggalkan wajib tertentu.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 135. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
قف
Fi‘il amr dari وقف, perintah hadir untuk wukuf.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan kewajiban serta rukun haji dan umrah. Baca bersama bait 501 dan 503 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Ihram terbentuk dengan niat memasuki haji atau umrah, bukan semata memakai dua lembar kain.
- Wukuf berlangsung di wilayah Arafah pada waktu yang ditentukan.
Contoh penerapan
Keadaan
Ihram dan wukuf merupakan rukun.
Cara memahami
Kehilangan rukun tidak diselesaikan hanya dengan membayar dam; akibat kehilangan wukuf dijelaskan pada 524–525 dan berbeda dari meninggalkan wajib tertentu.
Batas penerapan
Wukuf berlangsung di wilayah Arafah pada waktu yang ditentukan. Syarah menerangkan awal setelah zawal 9 Zulhijah hingga fajar hari Nahr; hadir di luar wilayah tidak mencukupi meski dekat secara jarak.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:196
Surah Al-Baqara, ayat 196. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۖ وَلَا تَحْلِقُوا۟ رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْهَدْىُ مَحِلَّهُۥ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِۦٓ أَذًۭى مِّن رَّأْسِهِۦ فَفِدْيَةٌۭ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍۢ ۚ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِٱلْعُمْرَةِ إِلَى ٱلْحَجِّ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۚ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَٰثَةِ أَيَّامٍۢ فِى ٱلْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌۭ كَامِلَةٌۭ ۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُۥ حَاضِرِى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Inti makna
Haji dan umrah diperintahkan disempurnakan. Ayat merinci keadaan terhalang, hadyu, fidyah, dan pengganti puasa bagi tamattu‘.
Kaitan dengan bait
Ayat memerintahkan menyempurnakan haji dan umrah. Daftar rukun, hitungan putaran, dan rambut mengikuti penjelasan manasik pada syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 502: ihram dan waktu wukuf arafah.
Lihat pembahasan jawaban
Ihram terbentuk dengan niat memasuki haji atau umrah, bukan semata memakai dua lembar kain. Pakaian dan larangan ihram merupakan akibat serta tata yang terkait, bukan pengganti niat. Wukuf berlangsung di wilayah Arafah pada waktu yang ditentukan. Syarah menerangkan awal setelah zawal 9 Zulhijah hingga fajar hari Nahr; hadir di luar wilayah tidak mencukupi meski dekat secara jarak.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
أركانه الإحرام بالنية
rukun-rukunnya: ihram dengan niat
قف بعد زوال التسع
berwukuflah setelah zawal tanggal sembilan
إذ تعرف
ketika berada di Arafah
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
أركانُهُ الإحرامُ بالنِّيَّةِ قِفِ
Buka penggal 2
بعد زوالِ التِّسعِ إذ تُعَرِّفِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 502 — Ihram dan waktu wukuf ArafahNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.