Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 508
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Wajib dan sunah manasik · Bait 508 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وسن بدء الحج ثم يعتمر
dan disunahkan memulai haji lalu umrah
وليتجرد محرم ويتزر
serta orang ihram laki-laki melepas pakaian yang dilarang dan memakai izar
Terjemahan bait 508

Dan disunahkan memulai haji lalu umrah; serta orang ihram laki-laki melepas pakaian yang dilarang dan memakai izar.

Syarah · keterangan lengkap

Pilihan ifrad

Matan mengutamakan haji dahulu lalu umrah, yaitu ifrad. Syarah membatasi keutamaan dengan umrah pada tahun yang sama dan mengakui sahnya tamattu‘ serta qiran; jenis lain tidak dianggap haji yang salah.

Pakaian yang sesuai

Laki-laki menanggalkan pakaian yang dilarang ketika ihram dan memakai izar sebagai penutup bawah. Kata melepas tidak berarti membuka aurat; penutupan tetap dijaga selama persiapan maupun manasik.

Sunah dan wajib dalam satu bait

Keutamaan ifrad dan bentuk pakaian sunah tidak membuat larangan pakaian menjadi sekadar sunah. Syarah membedakan tingkatan hukum meskipun beberapa rincian diletakkan dalam rangkaian nazam yang sama.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 139. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وليتجرد

لام perintah menjazmkan يتجرد, melepas pakaian yang tidak sesuai keadaan ihram.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

يعتمر

Akar
ع م ر
Pola / bentuk
يَفْتَعِلُ

Mudhari‘ اعتمر, menunaikan umrah.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan wajib dan sunah manasik. Baca bersama bait 507 dan 509 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Matan mengutamakan haji dahulu lalu umrah, yaitu ifrad.
  2. Laki-laki menanggalkan pakaian yang dilarang ketika ihram dan memakai izar sebagai penutup bawah.
Contoh penerapan

Keadaan

Keutamaan ifrad dan bentuk pakaian sunah tidak membuat larangan pakaian menjadi sekadar sunah.

Cara memahami

Syarah membedakan tingkatan hukum meskipun beberapa rincian diletakkan dalam rangkaian nazam yang sama.

Batas penerapan

Laki-laki menanggalkan pakaian yang dilarang ketika ihram dan memakai izar sebagai penutup bawah. Kata melepas tidak berarti membuka aurat; penutupan tetap dijaga selama persiapan maupun manasik.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:198

Surah Al-Baqara, ayat 198. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ ۚ فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ ۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ

Inti makna

Dalam rangkaian haji, ayat menyebut berangkat dari Arafah dan berzikir di Masy‘ar al-Haram.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut Arafah dan zikir di Masy‘ar al-Haram. Rangkaian, tingkatan hukum, serta keutamaan tempat dan gerakan pada bait ini dijelaskan melalui syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 508: ifrad dan pakaian ihram laki-laki.

Lihat pembahasan jawaban

Matan mengutamakan haji dahulu lalu umrah, yaitu ifrad. Syarah membatasi keutamaan dengan umrah pada tahun yang sama dan mengakui sahnya tamattu‘ serta qiran; jenis lain tidak dianggap haji yang salah. Laki-laki menanggalkan pakaian yang dilarang ketika ihram dan memakai izar sebagai penutup bawah. Kata melepas tidak berarti membuka aurat; penutupan tetap dijaga selama persiapan maupun manasik.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وسن بدء الحج ثم يعتمر

dan disunahkan memulai haji lalu umrah

وليتجرد محرم ويتزر

serta orang ihram laki-laki melepas pakaian yang dilarang dan memakai izar

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وسُنَّ بَدْءُ الحَجّ ثم يَعْتَمِرْ

Buka penggal 2

ولْيَتَجَرَّدْ مُحْرِمٌ ويَتَّزِرْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 508 — Ifrad dan pakaian ihram laki-lakiNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan