Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 509
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Wajib dan sunah manasik · Bait 509 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ويرتد البياض ثم التلبية
dan memakai rida putih, kemudian talbiyah
وأن يطوف قادم والأدعية
serta tawaf pendatang dan doa-doa
Terjemahan bait 509

Dan memakai rida putih, kemudian talbiyah; serta tawaf pendatang dan doa-doa.

Syarah · keterangan lengkap

Persiapan dan zikir

Rida dan izar putih yang bersih dianjurkan bagi laki-laki, sedangkan talbiyah menjadi zikir khas ihram. Kebersihan serta penutupan lebih penting daripada memaksakan kain baru yang mahal.

Tawaf qudum

Tawaf kedatangan dianjurkan bagi kategori pendatang yang diterangkan syarah, terutama sebelum wukuf. Orang umrah menjalankan tawaf rukunnya; ia tidak selalu perlu menambah tawaf qudum terpisah terlebih dahulu.

Doa tidak harus satu buku

Doa yang baik dapat dibaca dengan memahami maknanya. Tidak setiap putaran mempunyai doa wajib khusus; kehilangan buku doa tidak membatalkan tawaf atau menutup kesempatan berdoa dengan bahasa yang dipahami.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 140. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

أن يطوف قادم

أن menashabkan يطوف; قادم fa‘il, orang yang datang.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

التلبية

Akar
ل ب ي
Pola / bentuk
تَفْعِلَة dengan i‘lal

Masdar لبّى, mengucapkan labbaik.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan wajib dan sunah manasik. Baca bersama bait 508 dan 510 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Rida dan izar putih yang bersih dianjurkan bagi laki-laki, sedangkan talbiyah menjadi zikir khas ihram.
  2. Tawaf kedatangan dianjurkan bagi kategori pendatang yang diterangkan syarah, terutama sebelum wukuf.
Contoh penerapan

Keadaan

Doa yang baik dapat dibaca dengan memahami maknanya.

Cara memahami

Tidak setiap putaran mempunyai doa wajib khusus; kehilangan buku doa tidak membatalkan tawaf atau menutup kesempatan berdoa dengan bahasa yang dipahami.

Batas penerapan

Tawaf kedatangan dianjurkan bagi kategori pendatang yang diterangkan syarah, terutama sebelum wukuf. Orang umrah menjalankan tawaf rukunnya; ia tidak selalu perlu menambah tawaf qudum terpisah terlebih dahulu.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:198

Surah Al-Baqara, ayat 198. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ ۚ فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ ۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ

Inti makna

Dalam rangkaian haji, ayat menyebut berangkat dari Arafah dan berzikir di Masy‘ar al-Haram.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut Arafah dan zikir di Masy‘ar al-Haram. Rangkaian, tingkatan hukum, serta keutamaan tempat dan gerakan pada bait ini dijelaskan melalui syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 509: rida putih, talbiyah, dan tawaf qudum.

Lihat pembahasan jawaban

Rida dan izar putih yang bersih dianjurkan bagi laki-laki, sedangkan talbiyah menjadi zikir khas ihram. Kebersihan serta penutupan lebih penting daripada memaksakan kain baru yang mahal. Tawaf kedatangan dianjurkan bagi kategori pendatang yang diterangkan syarah, terutama sebelum wukuf. Orang umrah menjalankan tawaf rukunnya; ia tidak selalu perlu menambah tawaf qudum terpisah terlebih dahulu.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ويرتد البياض ثم التلبية

dan memakai rida putih, kemudian talbiyah

وأن يطوف قادم والأدعية

serta tawaf pendatang dan doa-doa

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ويَرْتَدِ البَيَاضَ ثم التَّلبِيَهْ

Buka penggal 2

وأَنْ يَطُوفَ قادِمٌ والأَدْعِيَهْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 509 — Rida putih, talbiyah, dan tawaf qudumNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan