Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 510
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Wajib dan sunah manasik · Bait 510 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
يرمل في ثلاثة مهرولا
melakukan ramal dengan langkah cepat pada tiga putaran
والمشي باقي سبعة تمهلا
dan berjalan tenang pada sisa dari tujuh putaran
Terjemahan bait 510

Melakukan ramal dengan langkah cepat pada tiga putaran; dan berjalan tenang pada sisa dari tujuh putaran.

Syarah · keterangan lengkap

Bentuk ramal

Ramal ialah mempercepat langkah dengan jarak langkah yang rapat dalam tawaf yang disunahkan demikian bagi laki-laki. Ia bukan lari kencang atau perlombaan menyalip orang lain.

Tiga lalu empat

Tiga putaran awal dilakukan ramal, sedangkan empat sisanya berjalan biasa. Kata sisa tujuh tidak berarti menambah tujuh putaran baru sesudah tiga, sehingga jumlahnya tetap tujuh.

Keselamatan jamaah

Saat padat atau berisiko menabrak, kesunahan tidak dipaksakan. Menjaga orang lain dari gangguan lebih mendasar daripada mengejar bentuk gerak yang hanya dianjurkan dalam keadaan memungkinkan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 140. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

باقي سبعة

باقي mudhaf kepada سبعة, sisa dari jumlah tujuh yang telah ditetapkan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مهرولا

Akar
ه ر و ل
Pola / bentuk
مُفَعْلِل

Isim fa‘il dari هرول, bergerak dengan langkah cepat.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan wajib dan sunah manasik. Baca bersama bait 509 dan 511 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Ramal ialah mempercepat langkah dengan jarak langkah yang rapat dalam tawaf yang disunahkan demikian bagi laki-laki.
  2. Tiga putaran awal dilakukan ramal, sedangkan empat sisanya berjalan biasa.
Contoh penerapan

Keadaan

Saat padat atau berisiko menabrak, kesunahan tidak dipaksakan.

Cara memahami

Menjaga orang lain dari gangguan lebih mendasar daripada mengejar bentuk gerak yang hanya dianjurkan dalam keadaan memungkinkan.

Batas penerapan

Tiga putaran awal dilakukan ramal, sedangkan empat sisanya berjalan biasa. Kata sisa tujuh tidak berarti menambah tujuh putaran baru sesudah tiga, sehingga jumlahnya tetap tujuh.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:198

Surah Al-Baqara, ayat 198. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ ۚ فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ ۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ

Inti makna

Dalam rangkaian haji, ayat menyebut berangkat dari Arafah dan berzikir di Masy‘ar al-Haram.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut Arafah dan zikir di Masy‘ar al-Haram. Rangkaian, tingkatan hukum, serta keutamaan tempat dan gerakan pada bait ini dijelaskan melalui syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 510: ramal tiga putaran pertama.

Lihat pembahasan jawaban

Ramal ialah mempercepat langkah dengan jarak langkah yang rapat dalam tawaf yang disunahkan demikian bagi laki-laki. Ia bukan lari kencang atau perlombaan menyalip orang lain. Tiga putaran awal dilakukan ramal, sedangkan empat sisanya berjalan biasa. Kata sisa tujuh tidak berarti menambah tujuh putaran baru sesudah tiga, sehingga jumlahnya tetap tujuh.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

يرمل في ثلاثة مهرولا

melakukan ramal dengan langkah cepat pada tiga putaran

والمشي باقي سبعة تمهلا

dan berjalan tenang pada sisa dari tujuh putaran

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

يَرْمُلُ في ثلاثَةٍ مُهَرْوِلا

Buka penggal 2

والمَشْيُ باقي سَبْعَةٍ تَمَهُّلا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 510 — Ramal tiga putaran pertamaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan