Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 513
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Rangkaian manasik dan tahallul · Bait 513 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وبات في منى بليل عرفه
dan bermalam di Mina pada malam menjelang Arafah
وجمعه بها وبالمزدلفه
serta jamak di Arafah dan di Muzdalifah menurut konteks syarah
Terjemahan bait 513

Dan bermalam di Mina pada malam menjelang Arafah; serta jamak di Arafah dan di Muzdalifah menurut konteks syarah.

Syarah · keterangan lengkap

Mabit yang disunahkan

Bermalam di Mina pada malam menjelang tanggal sembilan termasuk tata sunah yang dijelaskan. Ini dibedakan dari mabit malam tasyrik yang mempunyai kedudukan wajib menurut rincian sebelumnya.

Dua jamak

Syarah menguraikan Zuhur dan Asar di Arafah serta Magrib dan Isya di Muzdalifah. Kata ganti pada nazam dibaca dengan konteks rangkaian manasik, bukan dijadikan perintah menjamak semua salat di semua tempat.

Sebab perjalanan

Syarah menilai jamak pada uraian ini terkait perjalanan, sehingga syarat musafir tetap relevan. Penjadwalan rombongan modern diikuti dengan bimbingan manasik yang memahami keadaan jemaah dan waktu salat.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 141. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بليل عرفة

باء menghubungkan mabit dengan malam menjelang hari Arafah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

بات

Akar
ب ي ت
Pola / bentuk
فَعَلَ dengan i‘lal

Fi‘il madhi, bermalam.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan rangkaian manasik dan tahallul. Baca bersama bait 512 dan 514 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Bermalam di Mina pada malam menjelang tanggal sembilan termasuk tata sunah yang dijelaskan.
  2. Syarah menguraikan Zuhur dan Asar di Arafah serta Magrib dan Isya di Muzdalifah.
Contoh penerapan

Keadaan

Syarah menilai jamak pada uraian ini terkait perjalanan, sehingga syarat musafir tetap relevan.

Cara memahami

Penjadwalan rombongan modern diikuti dengan bimbingan manasik yang memahami keadaan jemaah dan waktu salat.

Batas penerapan

Syarah menguraikan Zuhur dan Asar di Arafah serta Magrib dan Isya di Muzdalifah. Kata ganti pada nazam dibaca dengan konteks rangkaian manasik, bukan dijadikan perintah menjamak semua salat di semua tempat.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 2:198

Surah Al-Baqara, ayat 198. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ ۚ فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ ۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ

Inti makna

Dalam rangkaian haji, ayat menyebut berangkat dari Arafah dan berzikir di Masy‘ar al-Haram.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut Arafah dan zikir di Masy‘ar al-Haram. Rangkaian, tingkatan hukum, serta keutamaan tempat dan gerakan pada bait ini dijelaskan melalui syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 513: malam arafah di mina dan jamak manasik.

Lihat pembahasan jawaban

Bermalam di Mina pada malam menjelang tanggal sembilan termasuk tata sunah yang dijelaskan. Ini dibedakan dari mabit malam tasyrik yang mempunyai kedudukan wajib menurut rincian sebelumnya. Syarah menguraikan Zuhur dan Asar di Arafah serta Magrib dan Isya di Muzdalifah. Kata ganti pada nazam dibaca dengan konteks rangkaian manasik, bukan dijadikan perintah menjamak semua salat di semua tempat.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وبات في منى بليل عرفه

dan bermalam di Mina pada malam menjelang Arafah

وجمعه بها وبالمزدلفه

serta jamak di Arafah dan di Muzdalifah menurut konteks syarah

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وباتَ في مِنَىً بِلَيْلِ عَرَفَهْ

Buka penggal 2

وجَمْعُهُ بها وبالمُزْدَلِفَهْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 513 — Malam Arafah di Mina dan jamak manasikNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan