Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rangkaian manasik dan tahallul · Bait 516 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- مكبرا للكل واقطع تلبيه
- dengan takbir pada tiap lemparan dan hentikan talbiyah
- ثم اذبح الهدي بها كالأضحيه
- kemudian sembelih hadyu di sana dengan ketentuan hewan seperti kurban
Terjemahan bait 516
Dengan takbir pada tiap lemparan dan hentikan talbiyah; kemudian sembelih hadyu di sana dengan ketentuan hewan seperti kurban.
Syarah · keterangan lengkap
Zikir saat melempar
Takbir dianjurkan pada tiap kerikil, dan talbiyah dihentikan saat memulai lemparan Aqabah dalam rangkaian ini. Perubahan zikir menandai tahap manasik, bukan menambah syarat sah baru pada tiap kerikil.
Hadyu
Hewan hadyu yang dibawa disembelih sesuai ketentuan umur dan kelayakan. Tidak semua jemaah mempunyai sebab kewajiban hadyu yang sama; tamattu‘ dan qiran dijelaskan kemudian.
Pelaksanaan teratur
Penyembelihan dapat diurus melalui pihak resmi yang dipercaya. Jemaah perlu mengetahui jenis kewajiban dan bukti penunaian, sementara penanganan hewan dilakukan oleh petugas yang kompeten dan menghormati kesejahteraan hewan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 142. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
مكبرا
حال yang menerangkan keadaan pelaku melempar sambil bertakbir.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan rangkaian manasik dan tahallul. Baca bersama bait 515 dan 517 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Takbir dianjurkan pada tiap kerikil, dan talbiyah dihentikan saat memulai lemparan Aqabah dalam rangkaian ini.
- Hewan hadyu yang dibawa disembelih sesuai ketentuan umur dan kelayakan.
Contoh penerapan
Keadaan
Penyembelihan dapat diurus melalui pihak resmi yang dipercaya.
Cara memahami
Jemaah perlu mengetahui jenis kewajiban dan bukti penunaian, sementara penanganan hewan dilakukan oleh petugas yang kompeten dan menghormati kesejahteraan hewan.
Batas penerapan
Hewan hadyu yang dibawa disembelih sesuai ketentuan umur dan kelayakan. Tidak semua jemaah mempunyai sebab kewajiban hadyu yang sama; tamattu‘ dan qiran dijelaskan kemudian.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:198
Surah Al-Baqara, ayat 198. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ ۚ فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِ ۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Inti makna
Dalam rangkaian haji, ayat menyebut berangkat dari Arafah dan berzikir di Masy‘ar al-Haram.
Kaitan dengan bait
Ayat menyebut Arafah dan zikir di Masy‘ar al-Haram. Rangkaian, tingkatan hukum, serta keutamaan tempat dan gerakan pada bait ini dijelaskan melalui syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 516: takbir, akhir talbiyah, dan hadyu.
Lihat pembahasan jawaban
Takbir dianjurkan pada tiap kerikil, dan talbiyah dihentikan saat memulai lemparan Aqabah dalam rangkaian ini. Perubahan zikir menandai tahap manasik, bukan menambah syarat sah baru pada tiap kerikil. Hewan hadyu yang dibawa disembelih sesuai ketentuan umur dan kelayakan. Tidak semua jemaah mempunyai sebab kewajiban hadyu yang sama; tamattu‘ dan qiran dijelaskan kemudian.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
مكبرا للكل واقطع تلبيه
dengan takbir pada tiap lemparan dan hentikan talbiyah
ثم اذبح الهدي بها كالأضحيه
kemudian sembelih hadyu di sana dengan ketentuan hewan seperti kurban
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
مُكَبِّرَا للكُلِّ واقْطَعْ تَلْبِيَهْ
Buka penggal 2
ثُمَّ اذْبَحِ الهَدْيَ بِهَا كالأُضْحِيهْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 516 — Takbir, akhir talbiyah, dan hadyuNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.