Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Dam tamattu‘, qiran, fawat, dan ihshar · Bait 524 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وسبعة في داره
- dan tujuh hari di tempat tinggal setelah kembali
- وليحتلل لفوت وقفة
- serta hendaklah tahallul karena kehilangan wukuf
- بعمرة عمل
- dengan melakukan amalan berbentuk umrah
Terjemahan bait 524
Dan tujuh hari di tempat tinggal setelah kembali; serta hendaklah tahallul karena kehilangan wukuf; dengan melakukan amalan berbentuk umrah.
Syarah · keterangan lengkap
Sepuluh hari pengganti
Tiga hari sebelumnya dilengkapi tujuh setelah kembali menurut ketentuan syarah. Tempat dan waktu tujuh hari tidak disamakan begitu saja dengan puasa tiga hari selama manasik.
Jika wukuf terlewat
Pembahasan berganti kepada orang yang tidak memperoleh wukuf sampai waktunya berakhir. Ia menyelesaikan keadaan ihram melalui amalan berbentuk umrah, agar tidak terus terikat tanpa penyelesaian.
Bukan umrah wajib baru
Syarah menegaskan amalan tahallul itu bukan otomatis umrah yang menggugurkan kewajiban umrah Islam. Haji yang terlewat mempunyai qada serta dam pada 525; jangan menamainya selesai hanya karena sudah keluar dari ihram.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 143. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
لفوت وقفة
لام menunjukkan sebab tahallul, kehilangan kesempatan wukuf.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan dam tamattu‘, qiran, fawat, dan ihshar. Baca bersama bait 523 dan 525 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Tiga hari sebelumnya dilengkapi tujuh setelah kembali menurut ketentuan syarah.
- Pembahasan berganti kepada orang yang tidak memperoleh wukuf sampai waktunya berakhir.
Contoh penerapan
Keadaan
Syarah menegaskan amalan tahallul itu bukan otomatis umrah yang menggugurkan kewajiban umrah Islam.
Cara memahami
Haji yang terlewat mempunyai qada serta dam pada 525; jangan menamainya selesai hanya karena sudah keluar dari ihram.
Batas penerapan
Pembahasan berganti kepada orang yang tidak memperoleh wukuf sampai waktunya berakhir. Ia menyelesaikan keadaan ihram melalui amalan berbentuk umrah, agar tidak terus terikat tanpa penyelesaian.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:196
Surah Al-Baqara, ayat 196. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۖ وَلَا تَحْلِقُوا۟ رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْهَدْىُ مَحِلَّهُۥ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِۦٓ أَذًۭى مِّن رَّأْسِهِۦ فَفِدْيَةٌۭ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍۢ ۚ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِٱلْعُمْرَةِ إِلَى ٱلْحَجِّ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۚ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَٰثَةِ أَيَّامٍۢ فِى ٱلْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌۭ كَامِلَةٌۭ ۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُۥ حَاضِرِى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Inti makna
Haji dan umrah diperintahkan disempurnakan. Ayat merinci keadaan terhalang, hadyu, fidyah, dan pengganti puasa bagi tamattu‘.
Kaitan dengan bait
Ayat memuat hadyu, tamattu‘, pengganti puasa, dan fidyah. Bedakan sebab, pilihan, dan urutan; rincian setiap pelanggaran serta qada diterangkan syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 524: tujuh hari sesudah pulang dan kehilangan wukuf.
Lihat pembahasan jawaban
Tiga hari sebelumnya dilengkapi tujuh setelah kembali menurut ketentuan syarah. Tempat dan waktu tujuh hari tidak disamakan begitu saja dengan puasa tiga hari selama manasik. Pembahasan berganti kepada orang yang tidak memperoleh wukuf sampai waktunya berakhir. Ia menyelesaikan keadaan ihram melalui amalan berbentuk umrah, agar tidak terus terikat tanpa penyelesaian.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وسبعة في داره
dan tujuh hari di tempat tinggal setelah kembali
وليحتلل لفوت وقفة
serta hendaklah tahallul karena kehilangan wukuf
بعمرة عمل
dengan melakukan amalan berbentuk umrah
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وسَبْعَةً في دارِهِ ولْيَحْتَلِلْ
Buka penggal 2
لِفَوْتِ وَقْفَةٍ بِعُمْرَةٍ عَمَلْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 524 — Tujuh hari sesudah pulang dan kehilangan wukufNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.