Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Larangan ihram dan jenis penggantinya · Bait 530 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وعمد وطء للتمام حققا
- dan hubungan intim sengaja memastikan kewajiban menyelesaikan
- مع الفساد
- meskipun manasik menjadi rusak
- والقضا مضيقا
- serta qada dengan kewajiban segera menurut ketentuannya
Terjemahan bait 530
Dan hubungan intim sengaja memastikan kewajiban menyelesaikan; meskipun manasik menjadi rusak; serta qada dengan kewajiban segera menurut ketentuannya.
Syarah · keterangan lengkap
Rusak tidak berarti berhenti begitu saja
Hubungan intim yang memenuhi syarat pembatal dapat merusak haji sebelum tahallul pertama atau umrah dalam ketentuannya. Orang tetap diwajibkan menyelesaikan rangkaian, bukan langsung melepas ihram tanpa tata penyelesaian.
Qada dan dam
Selain penyelesaian, ada qada serta dam yang dirinci pada bait berikut. Masing-masing kewajiban tidak saling menggantikan secara otomatis; membayar dam saja tidak mengubah manasik rusak menjadi selesai sah.
Penerapan
Kasus dinilai secara pribadi dengan pembimbing yang memahami tahap manasik. Waktu tindakan, kesengajaan, dan pengetahuan berpengaruh; jangan memutuskan akibat hanya dari pengakuan yang belum jelas rinciannya.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 145. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
مع الفساد
مع menerangkan bahwa tuntutan menyelesaikan tetap ada bersamaan dengan status rusak.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan larangan ihram dan jenis penggantinya. Baca bersama bait 529 dan 531 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Hubungan intim yang memenuhi syarat pembatal dapat merusak haji sebelum tahallul pertama atau umrah dalam ketentuannya.
- Selain penyelesaian, ada qada serta dam yang dirinci pada bait berikut.
Contoh penerapan
Keadaan
Kasus dinilai secara pribadi dengan pembimbing yang memahami tahap manasik.
Cara memahami
Waktu tindakan, kesengajaan, dan pengetahuan berpengaruh; jangan memutuskan akibat hanya dari pengakuan yang belum jelas rinciannya.
Batas penerapan
Selain penyelesaian, ada qada serta dam yang dirinci pada bait berikut. Masing-masing kewajiban tidak saling menggantikan secara otomatis; membayar dam saja tidak mengubah manasik rusak menjadi selesai sah.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 2:196
Surah Al-Baqara, ayat 196. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۖ وَلَا تَحْلِقُوا۟ رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْهَدْىُ مَحِلَّهُۥ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِۦٓ أَذًۭى مِّن رَّأْسِهِۦ فَفِدْيَةٌۭ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍۢ ۚ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِٱلْعُمْرَةِ إِلَى ٱلْحَجِّ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۚ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَٰثَةِ أَيَّامٍۢ فِى ٱلْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌۭ كَامِلَةٌۭ ۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُۥ حَاضِرِى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Inti makna
Haji dan umrah diperintahkan disempurnakan. Ayat merinci keadaan terhalang, hadyu, fidyah, dan pengganti puasa bagi tamattu‘.
Kaitan dengan bait
Ayat memuat hadyu, tamattu‘, pengganti puasa, dan fidyah. Bedakan sebab, pilihan, dan urutan; rincian setiap pelanggaran serta qada diterangkan syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 530: hubungan intim yang merusak manasik.
Lihat pembahasan jawaban
Hubungan intim yang memenuhi syarat pembatal dapat merusak haji sebelum tahallul pertama atau umrah dalam ketentuannya. Orang tetap diwajibkan menyelesaikan rangkaian, bukan langsung melepas ihram tanpa tata penyelesaian. Selain penyelesaian, ada qada serta dam yang dirinci pada bait berikut. Masing-masing kewajiban tidak saling menggantikan secara otomatis; membayar dam saja tidak mengubah manasik rusak menjadi selesai sah.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وعمد وطء للتمام حققا
dan hubungan intim sengaja memastikan kewajiban menyelesaikan
مع الفساد
meskipun manasik menjadi rusak
والقضا مضيقا
serta qada dengan kewajiban segera menurut ketentuannya
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وَعَمْدَ وَطْءٍ للتَّمَامِ حَقَّقَا
Buka penggal 2
مَعَ الفَسَادِ والقَضَا مُضَيَّقَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 530 — Hubungan intim yang merusak manasikNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.