Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 54
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Ilmu dan tanggung jawab belajar · Bait 54 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
والعلم
dan ilmu
أسنى سائر الأعمال
paling luhur di antara berbagai amal
وهو دليل الخير
dan ia penunjuk kebaikan
والإفضال
dan kebajikan / pemberian manfaat
Terjemahan bait 54

Ilmu adalah yang paling luhur di antara berbagai amal; ia adalah penunjuk kebaikan dan kebajikan.

Syarah · keterangan lengkap

Ilmu memberi arah

Kebaikan memerlukan pengetahuan agar tujuan dan caranya benar. Orang yang ingin menolong perlu mengetahui apa yang dibutuhkan dan bagaimana agar tidak merugikan. Dalam ibadah, ilmu membedakan yang wajib, sunah, sah, dan batal. Karena itu, pengarang menempatkan ilmu sangat tinggi: ia menjadi pembimbing banyak amal lain.

Ilmu yang dipuji

Yang dipuji terutama ilmu bermanfaat yang mengantar kepada pengenalan Allah dan pengamalan tuntunan-Nya. Keutamaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya istilah atau kemampuan berdebat. Ilmu yang dipakai menipu, membanggakan diri, atau mempermalukan orang belum mencapai tujuan pendidikan bait. Menguasai pengetahuan seharusnya menambah rasa tanggung jawab, bukan sekadar kuasa atas orang lain.

Tidak mengabaikan kewajiban saat itu

Belajar sangat utama, tetapi seseorang tidak boleh meninggalkan salat wajib yang waktunya sempit dengan alasan sedang mengejar keutamaan ilmu. Tingkat keutamaan perlu memperhitungkan hukum, kebutuhan, waktu, dan kondisi pelaku. Ilmu tentang pekerjaan dan kehidupan juga dapat bermanfaat, bahkan menjadi kebutuhan kolektif. Bait-bait berikut merinci bagian ilmu yang wajib bagi setiap orang dan bagian yang menjadi tanggung jawab bersama, sehingga pujian terhadap ilmu disertai pengaturan prioritas yang nyata.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 16. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

والعلم أسنى سائر الأعمال

العلمُ mubtada. أسنى khabar dengan tanda rafa‘ diperkirakan pada alif; سائرِ mudhaf ilaih dan الأعمالِ mudhaf ilaih berikutnya. Keutamaan ilmu dibaca dengan konteks ilmu yang membimbing ketaatan.

وهو دليل الخير والإفضال

هو kembali kepada ilmu, sebagai mubtada. دليلُ khabar dan mudhaf, الخير mudhaf ilaih; الإفضال dihubungkan kepada الخير.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

دليل

Akar
د ل ل
Pola / bentuk
فَعِيل

Isim yang menunjuk penunjuk atau bukti. Dalam bait, ilmu berfungsi mengarahkan kepada kebaikan.

الإفضال

Akar
ف ض ل
Pola / bentuk
إِفْعَال

Masdar dari أَفْضَلَ, memberi kebaikan atau kemurahan kepada orang lain.

Hubungan bait

Sesudah batas pengetahuan pada bait 53, pengarang menjelaskan ilmu yang perlu dikejar. Bait 55–59 membagi kewajiban belajar menurut kebutuhan.

Intisari & faedah
  1. Ilmu bernilai ketika membimbing amal yang benar.
  2. Keutamaan belajar tidak menjadi alasan meremehkan ibadah dan akhlak.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar senang mengumpulkan istilah sulit tetapi belum memahami wudu sehari-harinya.

Cara memahami

Ia mengutamakan ilmu yang dibutuhkan untuk amalnya sambil memperluas pengetahuan secara bertahap.

Batas penerapan

Kerumitan istilah bukan ukuran tunggal manfaat ilmu.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

QS Az-Zumar 39:9

Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.

Baca teks ayat

أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًۭا وَقَآئِمًۭا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Inti makna

Ayat membandingkan penghambaan yang sungguh-sungguh dengan keadaan sebaliknya, lalu menegaskan perbedaan orang yang mengetahui dan yang tidak mengetahui.

Kaitan dengan bait

Ayat membedakan orang yang mengetahui dari yang tidak mengetahui dan mengajak mengambil pelajaran.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Kata هو pada penggal kedua kembali kepada apa?

Lihat pembahasan jawaban

Kepada العلم, ilmu yang disebut pada awal bait.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والعلم

dan ilmu

أسنى سائر الأعمال

paling luhur di antara berbagai amal

وهو دليل الخير

dan ia penunjuk kebaikan

والإفضال

dan kebajikan / pemberian manfaat

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

والعلمُ أَسنَى سائِرِ الأَعمالِ

Buka penggal 2

وَهْوُ دليلُ الخيرِ والإِفضَالِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 54 — Keutamaan ilmu yang membimbing amalNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan