Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Ilmu dan tanggung jawab belajar · Bait 55 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- ففرضه
- maka bagian ilmu yang wajib
- علم صفات الفرد
- ilmu tentang sifat-sifat Yang Maha Esa
- مع علم
- beserta pengetahuan
- ما يحتاجه المؤدي
- tentang apa yang diperlukan orang yang menunaikan [kewajiban]
Terjemahan bait 55
Bagian ilmu yang wajib ialah ilmu tentang sifat-sifat Yang Maha Esa, beserta ilmu yang dibutuhkan oleh orang yang menunaikan [kewajiban].
Syarah · keterangan lengkap
Dua lingkup utama
Pengarang mengawali kewajiban ilmu dengan dasar keimanan: mengenal Allah dengan sifat kesempurnaan yang layak bagi-Nya. Berikutnya ialah pengetahuan yang memungkinkan seseorang menunaikan kewajiban hidupnya dengan benar. Kata al-mu’addi menunjuk orang yang melaksanakan kewajiban; objek kewajibannya dijelaskan lebih lanjut pada bait 56 dan 57.
Kadar yang dibutuhkan
Tidak setiap Muslim diwajibkan menguasai seluruh perdebatan teologis atau semua cabang fikih sebelum beribadah. Ia wajib mempelajari kadar yang diperlukan agar keyakinan dan pelaksanaannya benar. Kebutuhan bertambah seiring keadaan: orang yang baru memiliki harta mencapai syarat zakat perlu mempelajari zakat yang berkaitan dengannya; orang yang hendak berhaji perlu mempelajari manasik.
Menyusun prioritas belajar
Fardu ain adalah kewajiban yang tidak gugur hanya karena orang lain telah melaksanakannya. Dalam ilmu, seseorang tidak cukup berkata “di kampung sudah ada ustaz” untuk menghindari belajar wudu dan salat bagi dirinya. Guru dapat membantu, tetapi yang beribadah tetap perlu memahami tuntunan dasar. Buat daftar kebutuhan yang paling dekat: keyakinan, bersuci, salat, puasa, serta hak dan kewajiban yang sedang dijalani. Ilmu tambahan dipelajari bertahap tanpa mengabaikan kebutuhan yang sudah mendesak.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 20. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
ففرضه علم صفات الفرد
فرضُه mubtada dan ه kembali kepada ilmu. علمُ khabar sekaligus mudhaf, صفاتِ mudhaf ilaih dan juga mudhaf kepada الفردِ. Susunan bertingkat ini menyebut ilmu sifat Allah Yang Esa.
مع علم ما يحتاجه المؤدي
معَ zharaf penyertaan, علمِ mudhaf ilaih. ما maushul sebagai mudhaf ilaih dari علم; يحتاجه shilah dengan ه objek kembali kepada ما. المؤدي fa‘il yang diakhirkan: orang yang menunaikan amal.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
ه pada فرضه kembali kepada ilmu pada bait 54. Kalimat ما يحتاجه المؤدي dijelaskan contoh-contohnya pada bait 56–58.
Intisari & faedah
- Ilmu yang wajib dipelajari mencakup dasar iman dan keperluan amal seseorang.
- Kebutuhan belajar dapat berubah mengikuti tanggung jawab dan pekerjaan.
Contoh penerapan
Keadaan
Seseorang mulai menjalankan perdagangan tetapi hanya mempelajari ibadah pribadi.
Cara memahami
Ia menambah pengetahuan tentang transaksi yang akan dilakukannya.
Batas penerapan
Belajar dasar ibadah tidak menggugurkan kewajiban mengetahui aturan kegiatan lain yang dijalani.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS Muhammad 47:19
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
فَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَىٰكُمْ
Inti makna
Perintah mengetahui keesaan Allah serta memohon ampun bagi diri dan orang beriman; Allah mengetahui seluruh keadaan mereka.
Kaitan dengan bait
Penguat kewajiban mengenal tauhid; rincian ilmu amal dijelaskan melalui bab fikih terkait.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Ke mana ه pada يحتاجه kembali?
Lihat pembahasan jawaban
Kepada ما: hal yang dibutuhkan oleh orang yang menunaikan amal.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ففرضه
maka bagian ilmu yang wajib
علم صفات الفرد
ilmu tentang sifat-sifat Yang Maha Esa
مع علم
beserta pengetahuan
ما يحتاجه المؤدي
tentang apa yang diperlukan orang yang menunaikan [kewajiban]
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
فَفَرضُهُ عِلْمُ صِفَاتِ الفَرْدِ
Buka penggal 2
مَعْ عِلْمِ ما يَحتاجُهُ المُؤَدِّي
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 55 — Ilmu yang wajib bagi setiap orangNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.