Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Mukadimah dan adab ilmu · Bait 9 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وكل من
- dan setiap orang yang
- بغير علم
- tanpa ilmu
- يعمل
- beramal
- أعماله
- amal-amalnya
- مردودة
- tertolak
- لا تقبل
- tidak diterima
Terjemahan bait 9
Setiap orang yang beramal tanpa ilmu, amal-amalnya tertolak dan tidak diterima.
Syarah · keterangan lengkap
Yang hendak dicegah
Bait ini menegaskan bahwa semangat beribadah harus dibimbing ilmu. Seseorang tidak dapat menciptakan tata cara ibadah sesuka hati lalu memastikan bahwa niat baik sudah mencukupi. Amal yang bertentangan dengan ketentuan syariat dapat menjadi tidak sah. Misalnya, salat tanpa bersuci padahal mampu dan diwajibkan bersuci tidak menjadi sah hanya karena dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
Bukan kewajiban menjadi ahli sebelum beramal
Ilmu yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan belajar kepada orang yang kompeten dan mengikuti tuntunan yang benar. Seorang Muslim tidak harus menguasai seluruh dalil serta perbedaan mazhab sebelum salat. Ia perlu mengetahui apa yang membuat ibadahnya benar sesuai kebutuhannya. Bait ini juga tidak berarti setiap amal orang awam pasti batal: yang diperiksa adalah kesesuaiannya dengan ketentuan, bukan gelar atau kedalaman pendidikan pelakunya.
Sah dan diterima
Dalam fikih, sah berkaitan dengan terpenuhinya rukun dan syarat; diterima dalam arti pahala dan keridaan Allah mempunyai pembahasan lebih luas, termasuk keikhlasan. Pengajar tidak dapat memastikan seluruh perkara batin seseorang. Gunakan bait sebagai dorongan belajar sebelum melakukan pekerjaan penting: memahami wudu sebelum salat, mempelajari rukun puasa sebelum Ramadan, dan mengetahui ketentuan dasar jual beli sebelum berdagang. Bila menemukan kekeliruan, tanyakan pula apakah perlu mengulang atau mengganti amal tersebut.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 7. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وكل من بغير علم يعمل
كلُّ mubtada pertama dan mudhaf; من isim maushul sebagai mudhaf ilaih. يعملُ beserta بغير علم merupakan shilahnya. غيرِ majrur oleh ب dan علمٍ mudhaf ilaih.
أعماله مردودة لا تقبل
أعمالُ mubtada kedua; ه kembali kepada orang pada من. مردودةٌ khabar kedua. Seluruh kalimat menjadi khabar bagi كل. لا نافية, sedangkan تُقبلُ fi‘il pasif yang menjelaskan penolakan tersebut.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait 8 mencela ilmu tanpa amal; bait 9 membahas amal tanpa pengetahuan yang membenarkannya. Kedua bait harus dipahami berpasangan, bukan saling dipertentangkan.
Intisari & faedah
- Ibadah memerlukan pengetahuan tentang ketentuan yang membuatnya benar.
- Penilaian sah tidak cukup didasarkan pada semangat pelakunya.
Contoh penerapan
Keadaan
Seseorang berwudu tetapi sengaja melewatkan bagian wajib yang belum ia pelajari.
Cara memahami
Ia mempelajari rukun, meminta koreksi, lalu melakukan wudu dengan benar.
Batas penerapan
Jangan menyimpulkan setiap orang yang belum banyak belajar pasti semua amalnya tertolak; periksa ketentuan amalnya.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Shahih Muslim 1718b
Hadis dalam Shahih Muslim. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.
Baca petikan Arab
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Inti makna
Amal yang tidak sesuai dengan tuntunan agama tertolak.
Kaitan dengan bait
Hadis tentang amal yang tidak sesuai tuntunan sebagai dasar penolakan; hubungannya adalah kesesuaian perbuatan dengan syariat.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Kata ganti ه pada أعماله kembali kepada siapa?
Lihat pembahasan jawaban
Kepada orang yang ditunjuk oleh من, yaitu orang yang beramal tanpa pengetahuan yang diperlukan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وكل من
dan setiap orang yang
بغير علم
tanpa ilmu
يعمل
beramal
أعماله
amal-amalnya
مردودة
tertolak
لا تقبل
tidak diterima
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وكلُّ من بغير علم يعملُ
Buka penggal 2
أعمالُه مَردودَةٌ لا تُقْبَلُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 9 — Amal membutuhkan pengetahuan yang benarNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.