Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Najis dan cara menyucikannya · Bait 92 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وصوفه
- dan wolnya
- وريشه
- dan bulunya
- وريقته
- dan air liurnya
- وعرق
- dan keringat
- والمسك
- dan misik
- ثم فأرته
- kemudian kantong misiknya
Terjemahan bait 92
Dan wolnya, bulunya, air liurnya, keringat, misik, kemudian kantong misiknya [termasuk yang suci menurut perinciannya].
Syarah · keterangan lengkap
Meneruskan pengecualian
Wol dan bulu melanjutkan pembahasan rambut hewan yang halal dimakan pada bait 91. Bahan yang diambil dalam keadaan yang dibolehkan tidak mengikuti hukum potongan daging dari hewan hidup. Hal ini membuka pemanfaatan bahan seperti wol domba dengan ketentuan sumber yang benar.
Air liur dan keringat
Syarah menjelaskan cairan yang merembes tanpa berubah menjadi kotoran dalam tubuh, seperti keringat dan air liur, sebagai suci dari hewan yang zatnya suci. Ini berbeda dari urine, tinja, darah, dan cairan lain yang telah disebut najis. Tidak semua hewan yang dagingnya tidak halal berarti tubuh serta air liurnya najis; kucing merupakan contoh penting dalam pembelajaran. Anjing dan babi memiliki ketentuan khusus yang telah disebut sebelumnya.
Misik dan fa’rah
Misik adalah bahan wewangian, sedangkan fa’rat al-misk pada konteks ini berarti kantong atau wadah asal misik pada hewan penghasilnya, bukan tikus. Syarah memberikan rincian kesucian berdasarkan keadaan diperolehnya, termasuk terpisah sewaktu hidup atau setelah penyembelihan yang sah. Istilah klasik ini tidak otomatis menetapkan hukum setiap produk parfum modern. Bahan campuran dan proses perlu diketahui jika ada persoalan khusus; tujuan bait ialah menjelaskan pengecualian serta benda suci, bukan menyamakan semua produk beraroma.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 31. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وصوفه وريشه وريقته
صوف dan ريش menyambung pengecualian rambut pada bait 91. Kata ganti ه mengikuti hewan yang dibicarakan. ريقته mengawali pembicaraan cairan tubuh suci dengan batas hewan yang suci; rujuk syarah agar pengecualian tidak meluas kepada anjing dan babi.
وعرق والمسك ثم فأرته
عرق, المسك, dan فأرته menjadi rangkaian benda yang dinyatakan suci dalam konteks. فأرة المسك ialah kantong asal misik, bukan tikus yang disebut secara lepas. Khabar suci dipahami dari peralihan pembahasan pengecualian.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Awal bait menyelesaikan pengecualian bagian hewan pada bait 91. Daftar berikut membahas benda-benda suci; bait 93 berpindah kepada perubahan khamr menjadi cuka.
Intisari & faedah
- Jenis hewan dan jenis zat perlu diperhatikan dalam menilai suci-najis.
- Istilah khusus seperti فأرة المسك tidak selalu sama dengan arti kata sehari-hari.
Contoh penerapan
Keadaan
Pelajar menemukan istilah فأرة المسك lalu mengira yang dimaksud tikus hidup penghasil parfum.
Cara memahami
Ia membaca pasangan istilah dan syarahnya: kantong misik.
Batas penerapan
Tidak semua bahan berbau harum otomatis memiliki hukum yang sama dengan misik.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Shahih Muslim 2252b
Hadis dalam Shahih Muslim; petikan yang berkaitan dengan misik. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.
Baca petikan Arab
وَالْمِسْكُ أَطْيَبُ الطِّيبِ
Inti makna
Misik disebut sebagai wewangian yang paling baik.
Kaitan dengan bait
Hadis menyebut misik sebagai salah satu wewangian terbaik; mendukung pembahasan misik, bukan seluruh daftar hewan pada bait.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apa arti فأرة المسك dalam konteks bait ini?
Lihat pembahasan jawaban
Kantong asal misik yang dibahas dalam fikih, bukan arti lepas tikus tanpa melihat pasangannya.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وصوفه
dan wolnya
وريشه
dan bulunya
وريقته
dan air liurnya
وعرق
dan keringat
والمسك
dan misik
ثم فأرته
kemudian kantong misiknya
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وصُوفُهُ وريشُهُ ورِيقَتُهْ
Buka penggal 2
وعَرَقٌ والمِسْكُ ثُمَّ فَأرَتُهْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 92 — Wol, bulu, cairan tubuh suci, dan misikNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.