Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Mengukur tidak langsung dengan alasan · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Matematika Kelas IXPelajaran 16 / 32
BAB 4 · Kelas IX · semester 1

Mengukur tidak langsung dengan alasan

MATH9-16

Tujuan belajar

Menggunakan kesebangunan sambil memeriksa asumsi pengukuran.

Bekal awal: Rasio sisi segitiga sebangun.

Konteks bab

Kebiasaan memeriksa sebelum menyimpulkan berhubungan dengan dialog verifikasi kabar pada Hiwarut Thalabah PDF 120. Semua ukuran geometris di sini adalah simulasi.

Bacaan dan kasus

4 · Pola yang hampir sama

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Dua pola segitiga memiliki sisi 6, 8, 10 cm dan 9, 12, 15 cm. Pola kedua dapat digunakan sebagai pembesaran yang sebangun karena seluruh panjang dikali 1,5. Pola ketiga bersisi 9, 12, 16 cm tampak mirip, tetapi rasionya tidak seragam.

Dalam diskusi, kata “mirip” belum sama dengan kesebangunan matematis. Pasangan sisi dan rasio harus dicatat. Jika hanya foto tersedia, periksa apakah gambar dipotret dari depan atau mengalami perspektif. Ketelitian alasan membantu kelompok merevisi pola tanpa saling menyalahkan.

Fokus pemeriksaan. Apa bedanya dugaan visual dan bukti?

Model bayangan

Benda tegak dan bayangannya dapat membentuk segitiga siku-siku. Jika pengukuran dilakukan pada waktu yang sama, tanah datar, dan sinar matahari dianggap sejajar, sudut sinar sama sehingga kedua segitiga sebangun. Rasio tinggi terhadap panjang bayangan sama.

Syarat lapangan

Tanah miring, benda tidak tegak, ujung bayangan kabur, atau waktu pengukuran berbeda dapat merusak model. Catatan syarat sama pentingnya dengan hitungan. Latihan dapat dikerjakan memakai gambar simulasi tanpa perlu mendekati tiang atau memanjat.

Melaporkan hasil

Pengukuran memiliki ketelitian terbatas. Jika data dibulatkan ke sentimeter, hasil dengan banyak angka desimal tidak otomatis lebih teliti. Nyatakan perkiraan, satuan, dan sumber ketidakpastian; hindari menyebut hasil model sebagai ukuran resmi bangunan.

Telusuri contoh

Tongkat tegak 1 m berbayang 0,8 m. Bayangan benda lain 4 m pada kondisi sama.

  1. Rasio tinggi/bayangan = 1/0,8.
  2. Tinggi model = 4 × 1/0,8 = 5 m.
  3. Hasil berlaku dengan asumsi tanah datar dan waktu sama.

Pengukuran ulang bayangan benda memberi 3,9 m dan 4,1 m.

  1. Dengan rasio tetap, tinggi model menjadi 4,875 m dan 5,125 m.
  2. Variasi menunjukkan ketidakpastian pengukuran.
  3. Laporkan sekitar 5 m dengan catatan, bukan angka sangat presisi tanpa dasar.
Waspadai kekeliruan

Hasil perbandingan hanya dapat dipercaya sejauh syarat kesebangunan dipenuhi.

Latihan mandiri

1 Tongkat 1,2 m berbayang 0,6 m; bayangan benda 3 m. Tinggi model?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

6 m.

2 Mengapa waktu pengukuran harus sama atau sangat berdekatan?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Arah sinar berubah seiring waktu sehingga sudut bayangan dapat berbeda.

3 Apakah tanah miring selalu boleh diabaikan?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak; model segitiga siku-siku pada bidang datar mungkin tidak berlaku.

4 Apa yang perlu dicatat selain hasil angka?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Asumsi, satuan, cara pengukuran, waktu, dan ketidakpastian.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Ubah salah satu syarat, misalnya kemiringan tanah, lalu jelaskan bagian penalaran yang tidak lagi terjamin.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Pengukuran bayangan paling kuat jika…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

D. Tanah datar dan waktu sama. Kondisi itu membantu memastikan sudut bersesuaian sama.

Praktik dan refleksi

Gunakan gambar rekaan dua benda tegak dan buat tabel asumsi yang diperlukan.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Matematika Kelas IX · Pelajaran 16 · Mengukur tidak langsung dengan alasan

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matematika Kelas IX · Pelajaran 16 · Mengukur tidak langsung dengan alasanVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan