Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Dilatasi dan komposisi · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Matematika Kelas IXPelajaran 20 / 32
BAB 5 · Kelas IX · semester 2

Dilatasi dan komposisi

MATH9-20

Tujuan belajar

Menentukan pembesaran serta urutan dua transformasi.

Bekal awal: Faktor skala dan koordinat.

Konteks bab

Rancangan tata letak kartu merupakan usulan latihan. Tidak ada gambar yang dimaksudkan sebagai denah nyata atau petunjuk memindahkan fasilitas.

Bacaan dan kasus

5 · Urutan yang mengubah hasil

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Titik penanda pada rancangan kertas mula-mula berada di (1,2). Perancang pertama menggeser 3 satuan ke kanan, lalu memperbesar seluruh rancangan dengan faktor 2 terhadap asal. Hasilnya (8,4). Perancang kedua memperbesar dahulu, lalu menggeser 3 satuan ke kanan. Hasilnya (5,4).

Kedua perancang memakai tindakan yang sama tetapi urutan berbeda. Catatan proses diperlukan agar orang lain dapat mengulang hasil. Menuliskan “geser dan perbesar” saja belum menjelaskan pusat, faktor, vektor, serta urutannya.

Fokus pemeriksaan. Apa yang harus dicatat agar rancangan dapat direproduksi?

Pusat dan faktor

Dilatasi berpusat O dengan faktor k mengubah (x,y) menjadi (kx,ky). Untuk k positif, titik berada pada arah yang sama dari pusat; jaraknya dikali k. Faktor antara 0 dan 1 mengecilkan, faktor lebih dari 1 membesarkan. Jika k negatif, arah terhadap pusat berbalik dan jarak dikali |k|.

Pusat yang berbeda

Dilatasi berpusat C(a,b) dapat dilakukan dengan koordinat relatif: C + k(P−C). Panjang dikali |k|, luas dikali k². Sudut tetap untuk faktor bukan nol. Faktor nol meruntuhkan semua titik ke pusat sehingga tidak menghasilkan bangun sebangun yang biasa dimaksud.

Urutan tindakan

Dua transformasi berbeda tidak selalu dapat ditukar. Menggeser lalu memperbesar dapat memberi posisi berbeda dari memperbesar lalu menggeser. Tuliskan hasil tahap pertama sebelum melakukan tahap kedua.

Telusuri contoh

P(2,3) didilatasi faktor 2 terhadap O.

  1. Kalikan kedua koordinat dengan 2.
  2. P′(4,6).
  3. Jarak dari O menjadi dua kali; luas bangun yang menyertainya menjadi empat kali.

A(1,1): translasi (2,0), lalu dilatasi 2 terhadap O.

  1. Tahap pertama (3,1), tahap kedua (6,2).
  2. Jika urutan dibalik: (2,2), lalu (4,2).
  3. Hasil berbeda; urutan harus dinyatakan.
Waspadai kekeliruan

Faktor skala panjang tidak diterapkan satu kali saja pada luas.

Latihan mandiri

1 Dilatasi faktor ½ atas (6,−4) terhadap O?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

(3,−2).

2 Panjang 5 cm didilatasi faktor −3. Panjang bayangan?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

15 cm; panjang memakai nilai mutlak faktor.

3 Luas 12 cm² diperbesar faktor 2. Luas baru?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

48 cm².

4 P(3,2) didilatasi faktor 2 terhadap C(1,1). Hasil?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

C + 2(2,1) = (5,3).

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Temukan keadaan tertentu ketika translasi dan dilatasi dapat bertukar urutan tanpa mengubah hasil.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Faktor panjang 3 menghasilkan faktor luas…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

C. 9. Luas mengalikan dua dimensi, sehingga faktornya 3².

Praktik dan refleksi

Buat dua urutan transformasi pada segitiga yang sama dan bandingkan hasilnya.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Matematika Kelas IX · Pelajaran 20 · Dilatasi dan komposisi

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matematika Kelas IX · Pelajaran 20 · Dilatasi dan komposisiVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan