Ijmak dan pendapat sahabat: tingkat klaim yang berbeda
Membedakan kesepakatan, pendapat mayoritas, dan belum ditemukannya perbedaan.
Klaim kesepakatan itu besar
Ijmak dalam rumusan ushul berkaitan dengan kesepakatan para mujtahid umat pada suatu masa setelah Nabi mengenai hukum syar‘i. Bukan suara mayoritas pengurus, bukan kesamaan tiga buku yang sempat kita baca, dan bukan ramainya dukungan di internet. Karena konsekuensi klaimnya besar, pembuktian kesepakatan juga harus serius.
Kalimat “saya belum menemukan yang berbeda” lebih terbatas daripada “tidak ada yang berbeda”. Keterbatasan pencarian seseorang tidak otomatis menjadi keadaan seluruh tradisi keilmuan. Demikian pula, pendapat jumhur memiliki bobot, tetapi jumhur tidak boleh diganti namanya menjadi ijmak.
Diam dan persetujuan
Ijmak sukuti membahas keadaan ketika pendapat tersebar dan pihak lain diam, dengan rincian syarat serta perbedaan tentang kehujahannya. Diam dapat memiliki banyak sebab. Pelajaran penting bagi pembaca ialah tidak mengubah ketiadaan komentar menjadi persetujuan pasti tanpa memeriksa keadaan.
Pendapat sahabat memiliki kedudukan penting, tetapi pembahasan apakah perkataan seorang sahabat menjadi hujah dalam keadaan tertentu memiliki perbedaan ushul. Al-Waraqat menyajikan pilihan tertentu. Hormati sumber tersebut sambil membedakan satu pendapat sahabat dari kesepakatan para sahabat dan dari hadis yang dinisbatkan kepada Nabi.
Contoh dan cara menalarnya 4
Tutup pembahasan untuk mencoba sendiri, lalu bandingkan alasan dan perubahan faktanya.
C057
Semua buku ringkas sepakat
Murid membaca tiga buku pengantar yang bersumber dari satu kitab, lalu menyatakan seluruh ulama sepakat.
Pembahasan
Tiga ringkasan tidak mewakili seluruh pendapat. Telusuri apakah ketiganya sekadar menyalin satu sumber dan apakah ada riwayat khilaf yang dikenal.
Ubah satu fakta
Jika ulama yang kompeten menukil ijmak dengan dasar yang dapat diperiksa, bobot informasinya berbeda dari hitungan buku pribadi.
C058
Mayoritas rapat
Sembilan dari sepuluh pengurus memilih jadwal tertentu dan menyebutnya ijmak syar‘i.
Pembahasan
Itu keputusan mayoritas dalam tata kelola. Ia dapat memiliki kekuatan administratif sesuai kewenangan, tetapi bukan ijmak dalam pengertian ushul.
Ubah satu fakta
Kesepakatan seluruh pengurus pun tetap tidak berubah menjadi kesepakatan seluruh mujtahid umat.
C059
Pesan dibaca tanpa respons
Pesan pendapat fikih telah dibaca banyak orang, tetapi tidak ada yang menanggapi. Pengirim mengklaim semua menyetujui.
Pembahasan
Diam dapat berasal dari kesibukan, keraguan, atau tidak ingin berdebat. Tanda dibaca belum membuktikan penilaian ilmiah dan persetujuan.
Ubah satu fakta
Persetujuan tertulis dari pihak tertentu hanya membuktikan posisi pihak tersebut, bukan seluruh ulama.
C060
Ucapan sahabat dan hadis
Sebuah keterangan dinisbatkan kepada sahabat. Pembaca menyampaikannya sebagai sabda Nabi tanpa memeriksa jalur penisbatan.
Pembahasan
Bedakan marfu‘ dan mauquf serta pembahasan yang terkait. Kedudukan sahabat tidak menghapus perbedaan siapa yang mengucapkan kalimat.
Ubah satu fakta
Jika ada jalur sah yang menisbatkannya kepada Nabi, penilaian sumber perlu diperbarui dengan bukti tersebut.
Uji pemahaman
Apa beda ijmak dan jumhur?
Lihat jawaban
Ijmak mengklaim kesepakatan pihak yang memenuhi ketentuan, sedangkan jumhur menunjukkan mayoritas. Adanya pendapat berbeda yang diakui menghalangi penyamaan sederhana keduanya.
Mengapa diam tidak selalu berarti setuju?
Lihat jawaban
Karena diam mempunyai banyak kemungkinan sebab. Menyimpulkan persetujuan membutuhkan konteks dan syarat yang sesuai, terlebih pada klaim ilmiah yang luas.
Latihan pemahaman
Ganti setiap kalimat “semua ulama” dalam catatan Anda dengan pertanyaan “apa dasar cakupan semua ini?” Kembalikan klaim ke ukuran bukti yang benar-benar dimiliki.
Istilah dan rujukan
الإجماع
Kesepakatan para mujtahid pada suatu masa tentang hukum syar‘i menurut syarat pembahasannya.
قول الصحابي
Pendapat seorang sahabat yang kedudukannya perlu dibedakan dari hadis Nabi dan ijmak.