Maslahat: manfaat yang dinilai, bukan alasan serba boleh
Membedakan manfaat pribadi, maslahat yang diakui, dan dugaan maslahat yang bertentangan dengan ketentuan.
“Bermanfaat” bagi siapa dan pada sisi apa?
Suatu tindakan dapat menguntungkan pelaku tetapi merugikan orang lain. Menambah pendapatan melalui penipuan menguntungkan penipu secara sempit, tetapi tidak menjadi maslahat yang dibenarkan. Karena itu, maslahat dalam ushul tidak sekadar berarti apa yang disukai atau dianggap praktis oleh seseorang.
Al-Ghazali membahas maslahat dalam hubungan dengan penjagaan tujuan syariat. Ada manfaat yang diakui dalil, ada yang ditolak oleh ketentuan, dan ada yang tidak memiliki penetapan khusus pada bentuk kasusnya sehingga memerlukan kajian kesesuaiannya dengan prinsip syariat. Pembagian ini membuat kita bertanya tentang landasan, bukan hanya hasil yang menggiurkan.
Maslahah mursalah bukan tanpa pengikat
Istilah mursalah tidak berarti bebas dari semua dalil dan batas. Pembahasannya berada dalam hubungan dengan tujuan yang diakui, jenis kebutuhan, kekuatan dugaan manfaat, serta tidak bertentangan dengan dasar yang lebih kuat. Para ulama berbeda dalam perumusan dan syarat penggunaannya. Jangan menyatakan semua mazhab menerima atau menolak setiap hal yang diberi nama maslahat dengan makna identik.
Penggunaan administrasi modern dapat membantu: pencatatan hak, pengamanan arsip, atau pengaturan layanan merupakan bentuk yang tidak harus disebut dengan merek teknologinya dalam nash. Tetapi isi kebijakan, kewenangan, dan dampaknya harus dapat diperiksa. Efisien saja belum cukup jika hak warga dikorbankan.
Menilai kebijakan dengan bukti manfaat, bukan hanya nama baik
Bayangkan lembaga ingin membuat sistem kehadiran dengan data biometrik. Manfaat yang diklaim ialah mengurangi pemalsuan. Sebelum menyetujuinya, pecah pertanyaan: seberapa besar masalah pemalsuan; apakah metode biasa cukup; data apa yang dikumpulkan; siapa yang menyimpan; berapa lama disimpan; apa akibat jika bocor; dan apakah peserta mempunyai hak serta informasi yang memadai? Pertanyaan teknis tersebut membantu memastikan objek maslahat yang dinilai.
Sesudah fakta tersedia, hubungkan dengan amanah, perlindungan hak, proporsi kebutuhan, dan kewenangan lembaga. Jika ada cara yang sama efektifnya dengan pengumpulan data lebih sedikit, alternatif itu patut dipertimbangkan. Kesimpulan dapat berupa menerima dengan batas, menunda sampai perlindungan tersedia, atau memilih sarana lain. Tidak perlu memaksa dua pilihan ekstrem: semua teknologi wajib diterima atau semua teknologi ditolak.
Contoh ini tidak menetapkan fatwa untuk seluruh produk biometrik. Ia memperlihatkan mengapa maslahat memerlukan penilaian yang dapat diuji. Hasil yang paling modern belum tentu paling baik, dan metode lama belum tentu selalu lebih aman. Yang menentukan adalah hubungan bukti, tujuan, hak, serta aturan yang relevan.
Contoh dan cara menalarnya 4
Tutup pembahasan untuk mencoba sendiri, lalu bandingkan alasan dan perubahan faktanya.
Pencatatan dana bantuan
Lembaga memakai pencatatan yang memudahkan audit dan mencegah hilangnya hak penerima.
Pembahasan
Tujuan menjaga amanah dan harta dapat mendukung sarana tersebut. Periksa juga keamanan data, biaya, dan akses pihak yang berhak.
Ubah satu fakta
Sistem yang memudahkan penggelapan atau menutup pemeriksaan tidak menjadi maslahat hanya karena digital.
Mengubah kewajiban demi citra
Panitia ingin menghapus kewajiban yang jelas karena khawatir acara dianggap kurang menarik.
Pembahasan
Citra yang disukai tidak membatalkan tuntutan syariat. Cari bentuk penyelenggaraan yang mencapai manfaat tanpa menghapus kewajiban.
Ubah satu fakta
Pengaturan sarana dan jadwal yang sah dapat berubah tanpa menyentuh ketentuan ibadah.
Beasiswa berbasis kebutuhan
Pengelola membuat kriteria transparan agar dana sampai kepada peserta yang membutuhkan sesuai mandat pemberi.
Pembahasan
Ini ilustrasi menilai sarana pengelolaan berdasarkan tujuan yang sah. Kriteria harus relevan dan dapat diperiksa.
Ubah satu fakta
Kriteria yang sengaja menguntungkan keluarga pengelola bertentangan dengan amanah meskipun disebut efisien.
Kamera di semua ruang
Lembaga mengusulkan kamera pengawas tanpa membedakan ruang umum dan ruang pribadi.
Pembahasan
Manfaat keamanan harus ditimbang bersama privasi, kebutuhan, akses rekaman, dan alternatif. Klaim maslahat tidak memberi izin pengawasan tanpa batas.
Ubah satu fakta
Pembatasan pada area yang benar-benar membutuhkan dengan tata akses yang jelas mengubah penilaian risiko dan hak.
Uji pemahaman
Apa beda maslahat dan keuntungan pribadi?
Lihat jawaban
Maslahat dinilai dalam kerangka tujuan serta ketentuan syariat, dengan memperhatikan hak dan akibat. Keuntungan pribadi dapat bertentangan dengan kerangka itu.
Mengapa maslahah mursalah tidak berarti bebas dari dalil?
Lihat jawaban
Karena ia tetap diuji kesesuaiannya dengan prinsip dan tujuan yang diakui serta tidak menabrak ketentuan yang lebih kuat.
Latihan pemahaman
Nilai satu kebijakan dengan lima pertanyaan: tujuan, penerima manfaat, bukti manfaat, hak yang terdampak, dan alternatif yang lebih baik.
Istilah dan rujukan
- المصلحة المرسلة
- Maslahat yang tidak memiliki penetapan khusus pada bentuk kasusnya dan dikaji kesesuaiannya dengan prinsip syariat menurut syarat ulama.