Ijtihad dan perbedaan: adab tidak menghapus penilaian
Menghormati perbedaan yang memiliki dasar sambil tetap menilai kekuatan argumen.
Perbedaan dapat muncul pada beberapa lapis
Dua ulama dapat berbeda karena informasi riwayat yang sampai, penilaian kesahihan, pemaknaan lafaz, hubungan antar-dalil, atau pemeriksaan fakta. Tidak semua perbedaan lahir dari keinginan mengikuti hawa nafsu. Sebaliknya, adanya dua pendapat saja belum membuktikan keduanya sama-sama mu‘tabar.
Hadis tentang hakim yang berijtihad dan memperoleh pahala dibaca bersama kecakapan dan kesungguhan yang disyaratkan. Ia bukan jaminan bagi siapa pun yang berbicara tanpa perangkat. Kesalahan orang yang layak berijtihad berbeda dari kelalaian orang yang menolak mempelajari bahan yang diperlukan.
Menghormati bukan meratakan
Kita dapat menyatakan suatu pendapat lebih kuat menurut dasar tertentu sambil menghormati pihak yang mengikuti pendapat lain yang diakui. Adab tidak menuntut berpura-pura bahwa semua argumentasi setara. Yang harus dijaga ialah ketepatan penisbatan, kejujuran membaca, dan larangan mengubah perbedaan menjadi penghinaan.
Dalam praktik bersama, lembaga dapat memilih tata pelaksanaan agar kegiatan tertib. Pilihan administratif itu tidak otomatis menjadi klaim bahwa pendapat lain keluar dari agama. Bedakan kebutuhan koordinasi, kajian ilmiah, dan vonis terhadap orang.
Contoh dan cara menalarnya 4
Tutup pembahasan untuk mencoba sendiri, lalu bandingkan alasan dan perubahan faktanya.
C333
Perbedaan qunut
Dua santri mengikuti praktik qunut yang berbeda berdasarkan mazhab yang dipelajari. Salah satunya menuduh yang lain tidak menghormati Sunnah.
Pembahasan
Telusuri dasar dan tradisi fikih masing-masing. Perbedaan yang dikenal tidak diselesaikan dengan menilai niat buruk. Tata berjamaah dibahas dengan adab dan ketentuan yang relevan.
Ubah satu fakta
Jika klaim praktik tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan, penilaiannya tidak cukup dengan menyebut “semua khilaf”.
C334
Salah karena tidak belajar
Seseorang memberi jawaban dari tebakan lalu mengutip pahala ijtihad untuk membenarkan seluruh kesalahannya.
Pembahasan
Hadis tersebut berkaitan dengan ijtihad yang memenuhi kecakapan dan usaha. Tebakan tanpa perangkat tidak menjadi ilmiah karena diberi nama ijtihad.
Ubah satu fakta
Orang yang layak, telah berusaha, dan tetap keliru berada dalam pembahasan yang berbeda.
C335
Aturan jamaah bersama
Pondok memilih satu tata pelaksanaan yang sah agar jamaah tertib. Santri mengira pilihan itu membatalkan semua pendapat lain.
Pembahasan
Koordinasi praktik tidak identik dengan penghapusan khilaf. Jelaskan ruang kebijakan dan ruang kajian perbandingan.
Ubah satu fakta
Kebijakan yang menyalahi ketentuan yang jelas tetap boleh dikaji; alasan tertib tidak membenarkan semua isi aturan.
C336
Mengoreksi tanpa mempermalukan
Pembaca menemukan temannya salah menisbatkan pendapat kepada seorang imam.
Pembahasan
Koreksi penisbatan dengan sumber, bukan serangan pribadi. Menghormati orang tidak mengharuskan membiarkan informasi salah.
Ubah satu fakta
Jika kesalahan telah tersebar luas, bentuk koreksi perlu cukup menjangkau penerima informasi sambil tetap menjaga adab.
Uji pemahaman
Apakah semua perbedaan otomatis mu‘tabar?
Lihat jawaban
Tidak. Perlu dasar, kecakapan, dan ruang persoalan yang memang menerima penggalian. Jumlah pendapat bukan bukti kelayakan ilmiah.
Bagaimana bersikap ketika memilih pendapat yang lebih kuat?
Lihat jawaban
Jelaskan dasar penilaian, akui batas pengetahuan, dan hindari merendahkan orang yang mengikuti pendapat lain yang diakui.
Latihan pemahaman
Pilih satu khilaf yang dikenal. Ringkas alasan masing-masing dengan bahasa yang akan diakui pemilik pendapat sebelum menuliskan pilihan Anda.
Istilah dan rujukan
الاجتهاد
Pengerahan kemampuan ilmiah untuk memperoleh hukum melalui jalan yang memenuhi ketentuannya.