Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Mim Sukun dan Ketelitian Menyimak · Ponpes Temas
← Kembali ke Pustaka
PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII — Memahami Dalil, Meneguhkan Iman, Menunaikan Amanah · Ponpes TemasPelajaran 3 / 32
BAB 1 · Pendalaman kelas VIII · semester 1

Mim Sukun dan Ketelitian Menyimak

PT-PA-VIII-003

Tujuan belajar

Membedakan tiga hukum mim sukun dan mencatat koreksi bacaan.

Bekal awal: Baca kartu 1A–1B; ingat pokok pelajaran kelas VII yang terkait.

Jejak Ponpes Temas

Tahsin, bacaan bersama, dan tahap qiraat pada Hiwarut Thalabah PDF 42–43 serta 110 menjadi konteks. Jadwal dialog bukan ketetapan baru.

Kartu Sumber dan Kasus

1A · Dari Tahsin ke Catatan Empat Kemampuan

Sumber dan kasus beralasan

Kartu pembelajaran Ponpes Temas. Uraian dalil/fikih/sejarah merujuk sumber yang disebut; seluruh peserta, angka inventaris, jadwal, dan kegiatan tambahan adalah rekaan atau usulan, bukan laporan pondok.

Ilustrasi latihan: Dari Tahsin ke Catatan Empat Kemampuan. Keterangan dijelaskan dalam kartu.
KemampuanCatatan modelTindak lanjut
BacaSatu bagian perlu diperjelasDengarkan contoh dan ulang
HafalAyat 1–3 sudah disimakLatih sambungan berikutnya
TulisBelum diperiksaCocokkan huruf/harakat
JelaskanHubungan ayat 4–7 dijelaskanTulis contoh penerapan

Hiwarut Thalabah PDF 42–43 memuat suasana setelah tahsin dan persiapan berkumpul untuk bacaan. PDF 110 menggambarkan pertanyaan tentang tahap qiraat. Dialog itu memberi konteks belajar bertahap; bukan bukti setiap santri telah menguasai tahap tertentu atau jadwal baru yang ditetapkan buku ini.

Model kelas VIII memakai Al-Maun. Guru memperagakan, santri membaca, mencatat koreksi, menghafal bertahap, menyalin, dan menjelaskan hubungan ayat. D1 menampilkan seluruh tujuh ayat agar bagian tentang salat tidak dipisahkan dari penjelasannya. Penjelasan makna dan contoh bantuan disusun untuk belajar.

Tabel adalah catatan rekaan satu putaran, bukan nilai seorang santri. Satu bagian belum diperiksa tidak diganti nol atau tanda lulus. Guru dapat mengatur kesempatan berbeda menurut kesiapan; perbandingan antarindividu tidak diperlukan untuk menentukan langkah berikut.

Fokus pemeriksaan. Bedakan cakupan, bukti, dan langkah berikutnya.

1B · Peta Nun/Tanwin dan Mim Sukun

Sumber dan kasus beralasan

Kartu pembelajaran Ponpes Temas. Uraian dalil/fikih/sejarah merujuk sumber yang disebut; seluruh peserta, angka inventaris, jadwal, dan kegiatan tambahan adalah rekaan atau usulan, bukan laporan pondok.

Pertemuan modelHukumCatatan
Nun/tanwin + huruf tenggorokanIzhar halqiDibaca jelas
Nun/tanwin + yarmalunIdghamDua cabang; periksa batas kata
Nun/tanwin + baIqlabBunyi menjadi mim tersamar dengan ghunnah
Nun/tanwin + 15 hurufIkhfa haqiqiTersamar dengan ghunnah
Mim + ba / mim / lainnyaIkhfa / idgham / izhar syafawiTiga kategori berbeda

Tuhfatul Athfal di Pustaka, bait 6–16, memberi empat kelompok utama hukum nun sukun/tanwin. Idgham terbagi dua sehingga lima baris di tabel tetap dapat benar. Izhar memakai enam huruf tenggorokan; ikhfa memakai lima belas huruf yang tersisa setelah kelompok lain diperhitungkan.

Daftar huruf izhar: hamzah, ha (ه), ain, ha (ح), ghain, kha. Huruf ikhfa: sad, dzal, tsa, kaf, jim, syin, qaf, sin, dal, tha, zai, fa, ta, dad, zha. Idgham bighunnah memakai ya, nun, mim, wau; bilaghunnah lam dan ra. Iqlab sebelum ba. Idgham nun sukun diperhatikan antarkata saat wasal; dunya dan sinwan dalam satu kata tidak diidghamkan.

Bait 18–23 menjelaskan mim sukun: sebelum ba ikhfa syafawi, sebelum mim idgham mimi, selainnya izhar syafawi. Nama hukum berbeda dari bukti mampu membunyikannya. Bengkel hanya mengelompokkan pasangan huruf model; guru tetap memeriksa bacaan, makhraj, dan ghunnah.

Fokus pemeriksaan. Tentukan huruf, batas kata, dan cara sambung sebelum nama hukum.

Dalil dan Latihan Bacaan

Tiga keadaan

Mim sukun bertemu ba dibaca dengan ikhfa syafawi; bertemu mim dengan idgham mimi disertai ghunnah; bertemu huruf lainnya dengan izhar syafawi. Tuhfatul Athfal bait 18–23 menjadi rujukan. Wau dan fa tetap termasuk izhar; kedekatan tempat keluarnya huruf tidak mengubah daftar itu.

Contoh bersambung

Pada Al-Maun ayat 5 terdapat mim sukun sebelum ain dan sebelum sad. Keduanya dibaca jelas menurut hukum mim sukun. Ayat 6 memuat mim sebelum ya. Menentukan hukum tetap memerlukan pemeriksaan huruf dan sambungan, bukan menebak dari tema ayat.

Umpan balik yang berguna

Catatan “bacaan kurang baik” terlalu umum. Catatan model “mim sebelum ain perlu diperjelas; dengarkan contoh dan ulang bagian itu” menunjukkan letak serta tindakan. Koreksi disampaikan sopan dan tidak menertawakan logat. Jika guru belum menyimak, tuliskan belum disimak, bukan lancar atau gagal.

Telusuri contoh

Mim sukun + mim: apa yang diperiksa?

  1. Kenali mim pertama sukun.
  2. Mim berikutnya menjadi pertemuan.
  3. Pilih idgham mimi dan latih ghunnah bersama guru.

Pengamat menulis semua mim sebelum fa adalah ikhfa.

  1. Buka daftar tiga hukum.
  2. Fa bukan ba atau mim.
  3. Koreksi menjadi izhar syafawi dan periksa bunyinya.
Waspadai kekeliruan

Mengira izhar syafawi berarti boleh menghilangkan bunyi mim atau setiap pertemuan bibir menjadi ikhfa.

Latihan mandiri

1 Apa hukum mim + ba?

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Ikhfa syafawi.

2 Apa hukum mim + wau?

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Izhar syafawi; wau bukan pengecualian menjadi ikhfa.

3 Tulis satu umpan balik yang dapat ditindaklanjuti.

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Contoh: perjelas mim sebelum ain pada bagian yang ditunjuk, dengarkan contoh guru, lalu ulang dan simak kembali.

4 Mengapa belum disimak tidak sama dengan salah?

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Belum ada bukti penyimakan untuk menentukan kualitas bacaan.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Telusuri D1 ayat 5–6 dan tandai pertemuan mim sukun pada salinan kerja, bukan mengubah teks sumber digital. Bandingkan dengan pasangan huruf bengkel. Jelaskan mengapa nama yang sama masih memerlukan latihan bunyi.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Mim sukun sebelum ain ialah …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. Izhar syafawi. Ain termasuk huruf selain ba dan mim.

2 Ghunnah pada mim + mim dipelajari melalui …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

D. Contoh dan penyimakan guru. Keterampilan bunyi memerlukan bukti lisan.

3 Koreksi yang paling berguna menyebut …

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. Letak, masalah, dan langkah ulang. Masukan spesifik membantu perbaikan bacaan.

Coba di Ponpes Temas

Berpasangan untuk mencari letak pertemuan huruf; guru tetap menjadi penyimak ketepatan bacaan. Catat satu revisi.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pondok Pesantren Ibadurrahman TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII — Memahami Dalil, Meneguhkan Iman, Menunaikan Amanah · Pelajaran 3 · Mim Sukun dan Ketelitian Menyimak

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk PAI dan Budi Pekerti Kelas VIII — Memahami Dalil, Meneguhkan Iman, Menunaikan Amanah · Pelajaran 3 · Mim Sukun dan Ketelitian MenyimakVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan