Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zakat dan ketepatan penerima · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
PAI dan Budi Pekerti Kelas IXPelajaran 17 / 32
BAB 5 · Kelas IX · semester 2

Zakat dan ketepatan penerima

PAI9-17

Tujuan belajar

Membedakan zakat dari bantuan umum serta mengenali delapan golongan penerima.

Bekal awal: Mengenali kewajiban dan sedekah.

Konteks bab

Semua dana dan penerima simulasi; kelas tidak menghimpun uang atau menetapkan wakaf dan zakat nyata.

Bacaan dan kasus

5 · Saldo yang belum cocok

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Kelompok model menerima danaRp500.000 untuk kebutuhan yang sudah disepakati. Dua bukti belanja bernilaiRp180.000 danRp120.000. Saldo catatan seharusnyaRp200.000, tetapi hitungan uang menunjukkanRp190.000. Ada selisihRp10.000 yang belum diketahui sebabnya.

Alih-alih mencari orang untuk disalahkan, mereka memeriksa hitungan, bukti, dan uang kembalian bersama pendamping. Laporan sementara tetap menyebut selisih. Tidak ada angka palsu untuk membuat tabel tampak seimbang. Orang yang menerima tugas berikut diberi informasi yang cukup.

Pembahasan berlanjut pada status dana. Dana bantuan biasa, zakat, dan wakaf tidak boleh dicampur sesuka hati. Masing-masing mempunyai ketentuan penggunaan. Kerapian administrasi adalah sarana menjaga amanah; keputusan nyata tetap memerlukan pihak yang berwenang serta pengetahuan yang sesuai.

Fokus pemeriksaan. Apa yang harus tetap ditulis ketika masalah belum selesai?

Zakat mempunyai ketentuan

Zakat ialah kewajiban atas harta atau jiwa sesuai syaratnya. Zakat fitrah berbeda dari zakat mal; zakat mal pun memiliki jenis, nisab, waktu, serta kadar yang tidak selalu sama. Nisab merupakan batas harta yang terkait kewajiban, sedangkan haul berarti masa kepemilikan satu tahun untuk jenis yang mensyaratkannya. Tidak semua pemasukan langsung dihitung dengan satu rumus.

Penerima bukan pilihan sesuka hati

QS At-Taubah9:60 menyebut delapan golongan: fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil. Penetapan kasus nyata membutuhkan pengetahuan serta pemeriksaan pihak kompeten. Teman dekat tidak otomatis berhak; orang yang tampak sederhana juga tidak boleh langsung dicap miskin di depan umum.

Hitungan bersifat bersyarat

Model harta yang telah dinyatakan memenuhi seluruh syarat dan berkadar2,5% sebesarRp120.000.000 menghasilkanRp3.000.000. Buku tidak sedang menetapkan kewajiban keluarga tertentu atau harga nisab hari ini. Hitungannya benar hanya setelah jenis serta syarat model dinyatakan. Pertanyaan tentang keadaan nyata diarahkan kepada amil atau ahli fikih zakat.

Telusuri contoh

2,5% dariRp120juta pada model memenuhi syarat?

  1. 0,025×120.000.000.
  2. HasilRp3.000.000.
  3. Syarat dan jenis harta harus disebut.

Apakah semua dana sosial bisa dinamai zakat?

  1. Tidak.
  2. Zakat memiliki ketentuan serta penerima khusus.
  3. Bantuan umum dibedakan sesuai niat dan aturan.
Waspadai kekeliruan

Rumus2,5% bukan rumus semua zakat; latihan tidak menetapkan status penerima nyata.

Latihan mandiri

1 Apa arti nisab?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Batas harta yang berkaitan dengan kewajiban zakat sesuai jenisnya.

2 Apakah semua zakat mensyaratkan haul?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak; ketentuan berbeda menurut jenis harta.

3 Sebut delapan asnaf.

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, ibnu sabil.

4 Siapa memeriksa kasus nyata?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Amil atau ahli fikih yang kompeten dengan informasi yang tepat.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Ubah nominal model menjadiRp200juta dengan syarat sama, hitungRp5juta, lalu jelaskan mengapa syarat tetap harus dicantumkan.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Sebelum memakai rumus zakat, kita perlu…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

D. memeriksa jenis harta dan syaratnya. Kadar dan syarat tidak sama untuk semua jenis zakat.

Praktik dan refleksi

Gunakan kartu jenis bantuan dan penerima rekaan. Tandai mana yang memerlukan pemeriksaan syarat lebih lanjut.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

PAI dan Budi Pekerti Kelas IX · Pelajaran 17 · Zakat dan ketepatan penerima

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk PAI dan Budi Pekerti Kelas IX · Pelajaran 17 · Zakat dan ketepatan penerimaVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan