Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Qadar, ikhtiar, dan tawakal yang matang · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
PAI dan Budi Pekerti Kelas IXPelajaran 6 / 32
BAB 2 · Kelas IX · semester 1

Qadar, ikhtiar, dan tawakal yang matang

PAI9-06

Tujuan belajar

Membedakan usaha, hasil, dan sikap menerima tanpa menyalahkan korban.

Bekal awal: Memahami pesan hadis2664.

Konteks bab

Kasus menggunakan tokoh serta keadaan rekaan tanpa meminta pengakuan pribadi.

Bacaan dan kasus

2 · Pena yang belum kembali

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Sebuah kelompok model meminjam pena untuk membuat peta. Setelah selesai, satu pena tidak ditemukan. Seorang anggota mengusulkan menulis semua sudah kembali agar laporan tidak tampak buruk. Anggota lain mengingatkan bahwa tugas belum selesai hanya karena tabel telah diisi.

Mereka melaporkan keadaan kepada pendamping, memeriksa tempat penyimpanan, dan menyepakati tindak lanjut. Tidak seorang pun langsung dituduh mencuri. Penyesalan atas kelalaian diarahkan pada perbaikan serta penyelesaian hak, bukan saling mempermalukan.

Kejadian rekaan ini membantu membedakan usaha, hasil, dan tanggung jawab. Iman kepada hari akhir mendorong kejujuran; tawakal menyertai pencarian dan penyelesaian. Harapan akan ampunan tidak menghapus hak pemilik. Ketika hasil belum diketahui, laporan menyebut “belum ditemukan”, bukan membuat kesimpulan tentang iman anggota.

Fokus pemeriksaan. Bagaimana iman memberi arah tindakan tanpa menjadi alat menilai batin teman?

Usaha mempunyai tempat

Iman kepada qadar meneguhkan bahwa Allah mengetahui serta menetapkan segala sesuatu. Manusia tetap diperintah memilih kebaikan dan bertanggung jawab atas tindakannya. Belajar, menjaga keselamatan, serta meminta pertolongan adalah ikhtiar. Tawakal berarti bersandar kepada Allah sambil menempuh usaha yang benar, bukan menunggu hasil tanpa bekerja.

Ayat tidak dipakai menyalahkan orang

QS Ar-Ra‘d13:11 mengingatkan hubungan perubahan keadaan suatu kaum dengan perubahan pada diri mereka. Ayat dibaca utuh bersama guru. Jangan menyederhanakannya menjadi “orang sakit atau miskin pasti kurang berusaha”. Keadaan manusia juga terkait lingkungan, akses, tindakan orang lain, serta hal yang tidak kita ketahui.

Pisahkan yang dapat diperbaiki

Dalam model kegiatan belajar, hujan membatalkan pengamatan luar. Kelompok dapat menyesuaikan jadwal atau memakai data simulasi berlabel. Mereka tidak mengaku telah mengamati ketika belum. Catat usaha, hambatan, pilihan, hasil, dan tindak lanjut; menerima keterbatasan tidak menghapus kreativitas.

QS 13:11 · ayat lengkap

لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌۭ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍۢ سُوٓءًۭا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

Ringkasan makna: Ada para penjaga yang bergiliran menurut perintah Allah. Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka. Bila Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain-Nya. Ayat tidak dipakai menghakimi sebab musibah individu.

Teks Arab dicocokkan dengan data quran-uthmani pada nomor ayat ini. Ringkasan disusun untuk belajar, bukan terjemahan resmi. Baca, salin, dan hafalkan dengan penyimakan guru. Basmalah pembuka surah tidak digabung ke nomor ayat pada contoh ini.

Telusuri contoh

Pengamatan gagal karena cuaca. Apa ikhtiar berikut?

  1. Utamakan keselamatan.
  2. Jadwalkan ulang atau gunakan model yang dinyatakan.
  3. Jangan mengarang hasil nyata.

Apakah hasil rendah selalu karena kurang usaha?

  1. Tidak.
  2. Periksa kesempatan, cara, kondisi, serta bantuan.
  3. Hindari kesimpulan tentang batin atau menyalahkan korban.
Waspadai kekeliruan

Menerima takdir tidak berarti berhenti memperbaiki keadaan; keberhasilan bukan alasan merendahkan orang lain.

Latihan mandiri

1 Apa hubungan tawakal dan usaha?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tawakal menyertai usaha yang benar dan penerimaan terhadap ketetapan Allah.

2 Mengapa13:11 tidak dipakai menyalahkan korban?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Ayat tidak memberi pengetahuan lengkap tentang sebab setiap musibah individu.

3 Apa yang dicatat setelah gagal?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Usaha, hambatan, hasil, bantuan, dan langkah perbaikan.

4 Bolehkah mengganti pengamatan dengan hasil rekaan tanpa label?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak; model harus dinyatakan sebagai simulasi.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Bandingkan dua rencana dengan tujuan sama tetapi akses berbeda. Usulkan dukungan tanpa menyamakan semua keadaan.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Tawakal yang tepat tampak pada…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. usaha benar disertai doa dan penerimaan hasil. Usaha dan tanggung jawab tetap dijalankan.

Praktik dan refleksi

Bagi kasus rekaan menjadi faktor yang dapat diusahakan dan faktor yang belum dapat dikendalikan. Rancang dua respons.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

PAI dan Budi Pekerti Kelas IX · Pelajaran 6 · Qadar, ikhtiar, dan tawakal yang matang

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk PAI dan Budi Pekerti Kelas IX · Pelajaran 6 · Qadar, ikhtiar, dan tawakal yang matangVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan