Menolak dan Mendarat secara Bertahap
PT-PJ-VII-010
Menjelaskan hubungan tolakan, keseimbangan, dan pendaratan dalam latihan lompatan rendah.
Bekal awal: Mengenali ruang bebas serta posisi seimbang.
Jejak Ponpes Temas
Kebiasaan berbagi kesempatan dalam dialog pondok menjadi konteks latihan. Diagram lintasan, rangkaian gerak, serta data hasil adalah model baru; tidak menyatakan ukuran atau fasilitas nyata.
Kartu Sumber dan Kasus
3A · Lintasan, Perlambatan, dan Rangkaian
Model ruang
Diagram asli dan angka rekaan. Ukuran serta pelaksanaan ditentukan guru; gambar bukan denah fasilitas Ponpes Temas.
Alur latihan memisahkan tempat menunggu, awal lintasan, garis selesai tugas, ruang memperlambat, dan jalur kembali. Peserta berikutnya mulai setelah aba-aba. Orang tidak berdiri di ruang perlambatan untuk mencatat hasil. Gambar menekankan hubungan alur, bukan memberi ukuran lapangan yang berlaku bagi semua kegiatan.
Latihan jalan atau lari ringan diawali pengendalian arah. Dasar tolakan dan pendaratan diperkenalkan pada bidang datar yang dipilih guru, tanpa lompatan dari ketinggian. Tugas rangkaian dapat memakai empat hitungan langkah kecil, empat hitungan gerak lengan nyaman, serta dua hitungan sikap akhir: total sepuluh hitungan. Penyesuaian duduk atau dukungan stabil dapat digunakan sesuai tujuan.
Catatan waktu rekaan 12 detik untuk 30 meter dan 10 detik untuk 20 meter tidak dipakai langsung untuk menilai perubahan kemampuan pada tugas yang sama, sebab jaraknya berbeda. Tidak ada target waktu lulus atau tes maksimal pada kartu ini. Pengamatan mencakup kendali, kesiapan, serta cara menanggapi arahan.
Fokus pemeriksaan. Bagaimana alur mencegah lintasan bertemu, dan kapan dua catatan dapat dibandingkan?
3B · Sepuluh Percobaan dan Batas Kesimpulan
Data simulasi
Data rekaan pengiriman ke sasaran; tidak berasal dari hasil atau kesehatan santri.
| Versi model | Tepat | Percobaan | Proporsi |
|---|---|---|---|
| Awal | 4 | 10 | 40% |
| Revisi | 6 | 10 | 60% |
| Contoh pembanding lain | 8 | 20 | 40% |
Model membandingkan dua percobaan pada tugas sasaran dengan bola, jarak, aturan, dan jumlah kesempatan yang sama. Versi awal menghasilkan empat tepat dari sepuluh, sedangkan setelah satu revisi menghasilkan enam tepat dari sepuluh. Proporsi berubah dari 40% menjadi 60%, selisih 20 poin persentase. Catatan terbatas ini belum membuktikan seluruh kemampuan meningkat atau menentukan satu-satunya penyebab perubahan.
Contoh lain memakai enam tepat dari sepuluh dan delapan tepat dari dua puluh. Jumlah delapan lebih besar, tetapi proporsinya 40%, lebih rendah daripada 60%. Pembandingan tetap memerlukan kondisi yang sebanding. Banyak kesempatan, alat, jarak, aturan, dan bantuan perlu disebut agar angka tidak menyesatkan.
Pada praktik lempar, wilayah jatuh dikosongkan, peserta menunggu di belakang batas, dan bola diambil setelah seluruh lemparan berhenti dengan aba-aba guru. Data diisi sesuai hasil; bukan ditambah agar kelompok tampak berhasil. Jika praktik belum dilakukan, tabel ditandai simulasi atau rancangan.
Fokus pemeriksaan. Apa pembilang, penyebut, kondisi, dan batas klaim yang dapat dibuat?
Tolakan mengawali perpindahan tubuh
Lompatan melibatkan persiapan, tolakan, perpindahan, serta pendaratan. Pada model awal dua kaki, peserta menekuk tungkai secukupnya, mengayun lengan terkendali, dan menolak ke arah yang disepakati. Guru menunjukkan bentuk sesuai keadaan peserta. Sasaran awal adalah memahami urutan serta kendali, bukan melompat setinggi atau sejauh mungkin.
Pendaratan harus sudah direncanakan
Pilih bidang datar yang sesuai, bebas benda, dan tidak licin. Pada latihan dua kaki, mendarat dengan kedua kaki serta menekuk pergelangan, lutut, dan panggul secara terkendali membantu menyerap gerak. Lutut mengikuti arah kaki, tubuh dijaga seimbang. Hindari mendarat dengan tungkai kaku. Buku tidak meminta meloncat dari bangku, tembok, tangga, atau ketinggian lain.
Maju setelah dasar teramati
Mulai dari latihan menekuk dan kembali berdiri, lalu lompatan sangat rendah bila disetujui guru. Jika peserta belum siap, tujuan urutan dan pengamatan tetap dapat dipelajari melalui demonstrasi atau model. Praktik yang belum dilakukan dicatat belum dinilai. Nyeri, pusing, atau kehilangan kendali menjadi alasan menghentikan gerak dan meminta penyesuaian.
Telusuri contoh
Kelompok ingin menambah tinggi sebelum dapat mendarat seimbang. Apa keputusan tepat?
- Kembali ke dasar pendaratan.
- Guru menilai kesiapan serta tempat.
- Jangan menambah kesulitan hanya untuk membuat latihan terlihat hebat.
Satu peserta belum dapat melompat. Apa yang tetap dapat dipelajari?
- Urutan dan ciri pendaratan melalui demonstrasi.
- Gerak persiapan yang sesuai dapat dipilih guru.
- Bukti pengamatan tidak diakui sebagai praktik lompatan.
Menganggap jarak terjauh selalu menunjukkan teknik terbaik atau nyeri harus ditahan demi nilai.
Latihan mandiri
1 Sebutkan empat bagian urutan lompatan.
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Persiapan, tolakan, perpindahan/melayang, dan pendaratan.
2 Mengapa tungkai tidak kaku saat mendarat?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Gerak sendi secara terkendali membantu menerima beban serta menjaga keseimbangan.
3 Apa yang diperiksa pada bidang pendaratan?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Permukaan, kelapangan, kelicinan, serta kesesuaiannya menurut guru.
4 Apakah tugas meminta lompatan dari bangku?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Tidak; model memakai dasar dan lompatan rendah dari permukaan datar bila sesuai.
Perluas pemahamanmu
Bandingkan laporan mendarat jauh dengan mendarat terkendali. Tentukan bukti yang dibutuhkan untuk menilai masing-masing pernyataan.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Prioritas awal ialah…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. kendali urutan dan pendaratan. Dasar mendahului peningkatan kesulitan.
2 Bidang pendaratan harus…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
A. sesuai dan bebas penghalang. Keadaan tempat memengaruhi praktik.
3 Rancangan lompatan menunjukkan…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
C. pemahaman rencana, belum seluruh bukti praktik. Bukti dinilai sesuai kegiatan nyata.
Coba di Ponpes Temas
Amati demonstrasi guru dengan daftar urutan. Praktik bertahap hanya dilakukan pada tempat dan bentuk yang disetujui.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.