Berjalan dan Berlari dengan Kendali
PT-PJ-VII-009
Menyesuaikan langkah, arah, serta ruang berhenti pada latihan berjalan dan berlari.
Bekal awal: Mampu mengikuti arah serta tanda berhenti.
Jejak Ponpes Temas
Kebiasaan berbagi kesempatan dalam dialog pondok menjadi konteks latihan. Diagram lintasan, rangkaian gerak, serta data hasil adalah model baru; tidak menyatakan ukuran atau fasilitas nyata.
Kartu Sumber dan Kasus
3A · Lintasan, Perlambatan, dan Rangkaian
Model ruang
Diagram asli dan angka rekaan. Ukuran serta pelaksanaan ditentukan guru; gambar bukan denah fasilitas Ponpes Temas.
Alur latihan memisahkan tempat menunggu, awal lintasan, garis selesai tugas, ruang memperlambat, dan jalur kembali. Peserta berikutnya mulai setelah aba-aba. Orang tidak berdiri di ruang perlambatan untuk mencatat hasil. Gambar menekankan hubungan alur, bukan memberi ukuran lapangan yang berlaku bagi semua kegiatan.
Latihan jalan atau lari ringan diawali pengendalian arah. Dasar tolakan dan pendaratan diperkenalkan pada bidang datar yang dipilih guru, tanpa lompatan dari ketinggian. Tugas rangkaian dapat memakai empat hitungan langkah kecil, empat hitungan gerak lengan nyaman, serta dua hitungan sikap akhir: total sepuluh hitungan. Penyesuaian duduk atau dukungan stabil dapat digunakan sesuai tujuan.
Catatan waktu rekaan 12 detik untuk 30 meter dan 10 detik untuk 20 meter tidak dipakai langsung untuk menilai perubahan kemampuan pada tugas yang sama, sebab jaraknya berbeda. Tidak ada target waktu lulus atau tes maksimal pada kartu ini. Pengamatan mencakup kendali, kesiapan, serta cara menanggapi arahan.
Fokus pemeriksaan. Bagaimana alur mencegah lintasan bertemu, dan kapan dua catatan dapat dibandingkan?
Jalan dan lari memiliki pola berbeda
Dalam berjalan selalu ada kaki yang menopang tubuh; lari mempunyai fase ketika kedua kaki tidak menyentuh tanah. Kecepatan dapat berubah pada keduanya. Pandangan diarahkan ke lintasan, bahu tidak ditegangkan, dan ayunan lengan membantu gerak. Langkah tidak perlu dipanjangkan secara paksa. Guru mengamati kendali tubuh serta memilih jarak dan kecepatan yang sesuai tahap peserta.
Mulai dan berhenti adalah keterampilan
Latihan awal memakai aba-aba, lintasan jelas, serta ruang untuk memperlambat. Jangan berhenti mendadak tepat pada garis akhir ketika peserta lain masih bergerak di belakang. Mengubah arah dilakukan setelah ruang diperiksa dan kecepatan terkendali. Lintasan pulang dibedakan dari lintasan latihan agar kelompok tidak saling berhadapan tanpa pengaturan.
Catat kondisi sebelum membandingkan
Waktu tempuh dipengaruhi jarak, permukaan, cara mulai, pengukuran, dan keadaan peserta. Dua angka dari kondisi berbeda tidak langsung menunjukkan peningkatan kemampuan. Kartu 3A memakai data rekaan untuk belajar membaca bukti. Latihan bukan tes maksimal, tidak menetapkan batas lulus waktu, dan tidak menuntut peserta berlari saat mengalami keluhan.
Telusuri contoh
Peserta berhenti tepat di garis dan tertabrak antrean belakang. Apa yang perlu dirancang?
- Ruang memperlambat setelah garis.
- Jarak serta aba-aba giliran.
- Jalur kembali yang berbeda dan diperiksa guru.
Waktu 12 detik pada 30 meter dibanding 10 detik pada 20 meter. Cukup untuk menyebut lebih cepat?
- Jarak berbeda.
- Data tidak sebanding untuk menilai perubahan waktu pada tugas sama.
- Gunakan prosedur yang konsisten sebelum menyimpulkan.
Mengejar waktu dengan langkah dipaksa atau menganggap dua waktu pada jarak berbeda langsung sebanding.
Latihan mandiri
1 Apa perbedaan pokok jalan dan lari?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Jalan memiliki tumpuan kaki terus-menerus; lari mempunyai fase melayang.
2 Mengapa ada ruang sesudah garis akhir?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Untuk memperlambat dengan terkendali dan mengurangi pertemuan lintasan.
3 Sebutkan tiga kondisi pembandingan.
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Jarak, permukaan, cara mulai, alat ukur, atau keadaan kegiatan.
4 Apakah catatan waktu menjadi nilai seluruh kemampuan?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Tidak; teknik, kendali, keputusan, serta kondisi juga diperiksa.
Perluas pemahamanmu
Buat denah alur masuk–lintasan–perlambatan–kembali. Jelaskan bagian yang berubah jika jumlah peserta bertambah.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Ciri lari adalah…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
A. fase melayang. Pola tumpuan membedakannya dari jalan.
2 Sesudah garis akhir, peserta…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. memperlambat di ruang yang disiapkan. Alur akhir perlu dikendalikan.
3 Pembandingan waktu perlu…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
C. kondisi yang sebanding. Kondisi memengaruhi makna angka.
Coba di Ponpes Temas
Guru memilih berjalan atau lari ringan pada lintasan pendek. Pengamat menilai pandangan, kendali berhenti, dan kepatuhan giliran.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.