Tolakan Rendah dan Pendaratan Terkendali
PT-PJ-VIII-011
Menghubungkan persiapan, tolakan dari lantai, dan pendaratan sesuai kesiapan.
Bekal awal: Mengenali tumpuan serta ruang pribadi.
Jejak Ponpes Temas
Tanggung jawab menjaga alat dan giliran menjadi konteks Ponpes Temas. Semua jarak serta hasil pengukuran baru adalah simulasi, bukan target fisik santri.
Kartu Sumber dan Kasus
3B · Tolakan Rendah dan Tiga Hasil Lempar
Kartu gerak dan pengukuran
Seluruh angka, peserta, alat, tempat, jadwal, dan hasil baru pada kartu adalah rekaan/simulasi pembelajaran; bukan inventaris, aturan tetap, resep latihan pribadi, atau laporan kegiatan nyata Ponpes Temas.
| Percobaan model | Jarak titik jatuh pertama |
|---|---|
| 1 | 120 cm |
| 2 | 135 cm |
| 3 | 125 cm |
Model tolakan dua kaki dimulai dari lantai yang diperiksa, dengan persiapan tumpuan, tekukan nyaman, tolakan kecil bila siap, serta pendaratan terkendali. Tidak menggunakan tempat tinggi, rintangan berupa teman, atau target jarak maksimal. Adaptasi persiapan dan pemindahan berat dipilih bersama pendamping.
Model lempar memakai benda ringan dan wilayah kosong. Prosedur ukur yang disepakati ialah jarak lurus dari penanda awal model ke titik jatuh pertama, satuan sentimeter. Ini prosedur latihan, bukan seluruh aturan nomor atletik resmi. Pengambilan menunggu isyarat berhenti; titik jatuh yang tidak terlihat tidak ditebak.
Tiga hasil rekaan ialah 120, 135, dan 125 cm. Jumlah 380; rata-rata 380/3 sekitar 126,67 cm; median 125; rentang 15 cm. Desimal pembagian tidak membuktikan alat berketelitian 0,01 cm. Semua hasil disimpan bersama kondisi, bukan hanya hasil terjauh.
Fokus pemeriksaan. Bedakan kualitas gerak, prosedur, hasil individu, dan ringkasan.
Mulai dari permukaan yang diperiksa
Latihan menggunakan permukaan rata yang layak dan wilayah mendarat yang bebas, sesuai pemeriksaan pendamping. Mulai dari persiapan tanpa lompatan atau pemindahan berat bila itu lebih sesuai. Buku tidak meminta meloncat dari tempat tinggi, melewati teman, atau mengejar jarak maksimal.
Hubungkan tiga tahap
Pada model dua kaki, berdiri dengan tumpuan nyaman, tekuk lutut dan panggul secukupnya sesuai demonstrasi, lalu lakukan tolakan kecil dari lantai bila siap. Ayunan lengan membantu koordinasi tanpa mengganggu orang lain. Saat mendarat, lutut serta panggul menekuk untuk menerima gerak dan tubuh kembali terkendali. Tidak ada satu sudut atau jarak wajib untuk semua peserta.
Kualitas diperiksa sebelum tantangan
Amati apakah peserta menjaga wilayah, mendarat tanpa kehilangan kendali, dan dapat menyelesaikan dengan seimbang sesuai tujuan. Jika gerak belum terkendali, kurangi tantangan atau kembali ke persiapan bersama pendamping. Nyeri atau keluhan yang tidak biasa menjadi alasan berhenti dan meminta bantuan, bukan syarat membuktikan ketekunan.
Telusuri contoh
Jarak bertambah tetapi pendaratan tidak terkendali. Apa yang didahulukan?
- Kembali ke tujuan pendaratan.
- Kurangi tantangan sesuai arahan.
- Periksa persiapan, tumpuan, dan akhir gerak sebelum menambah jarak.
Peserta belum siap melakukan tolakan. Apa pilihan belajar?
- Gunakan demonstrasi atau pemindahan berat yang sesuai.
- Nilai tujuan yang benar-benar ditunjukkan.
- Tujuan lompatan yang belum dicoba dicatat belum dinilai.
Jarak terjauh tidak menggantikan pendaratan terkendali; menahan nyeri bukan bukti keberhasilan.
Latihan mandiri
1 Apa tiga tahap yang dihubungkan?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Persiapan, tolakan, serta pendaratan/akhir gerak yang terkendali.
2 Mengapa pendaratan diperiksa sebelum jarak?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Karena kendali serta kesiapan merupakan tujuan pokok; jarak lebih jauh tidak menutup kekeliruan gerak.
3 Sebut hal yang tidak menjadi tugas model.
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Loncat dari tempat tinggi, melewati teman, atau memaksakan jarak maksimal.
4 Bagaimana merespons nyeri?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Hentikan kegiatan dan minta bantuan pendamping; jangan memaksa gerak untuk mengejar nilai.
Perluas pemahamanmu
Rancang lembar pengamatan tiga tahap dengan satu kriteria tiap tahap. Jelaskan bagaimana bantuan serta kesempatan dicatat agar penilaian adil.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Tujuan utama pendaratan model…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
A. kembali terkendali sesuai kesiapan. Kualitas akhir gerak diperiksa.
2 Jika tolakan belum siap…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. sesuaikan tahap dan laporkan cakupan bukti. Kesempatan serta kesiapan harus sesuai tujuan.
3 Nyeri saat bergerak memerlukan…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
A. berhenti dan meminta bantuan. Keluhan tidak dijadikan syarat latihan.
Coba di Ponpes Temas
Amati demonstrasi dan coba tahap yang disetujui. Pengamat menyebut satu bukti serta satu perbaikan dengan bahasa hormat, tanpa membandingkan bentuk tubuh.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.