Melempar Ringan dan Mengukur dengan Konsisten
PT-PJ-VIII-012
Mengendalikan arah lemparan serta membaca data beberapa percobaan model.
Bekal awal: Mengenali arah sasaran, batas, dan satuan panjang.
Jejak Ponpes Temas
Tanggung jawab menjaga alat dan giliran menjadi konteks Ponpes Temas. Semua jarak serta hasil pengukuran baru adalah simulasi, bukan target fisik santri.
Kartu Sumber dan Kasus
3B · Tolakan Rendah dan Tiga Hasil Lempar
Kartu gerak dan pengukuran
Seluruh angka, peserta, alat, tempat, jadwal, dan hasil baru pada kartu adalah rekaan/simulasi pembelajaran; bukan inventaris, aturan tetap, resep latihan pribadi, atau laporan kegiatan nyata Ponpes Temas.
| Percobaan model | Jarak titik jatuh pertama |
|---|---|
| 1 | 120 cm |
| 2 | 135 cm |
| 3 | 125 cm |
Model tolakan dua kaki dimulai dari lantai yang diperiksa, dengan persiapan tumpuan, tekukan nyaman, tolakan kecil bila siap, serta pendaratan terkendali. Tidak menggunakan tempat tinggi, rintangan berupa teman, atau target jarak maksimal. Adaptasi persiapan dan pemindahan berat dipilih bersama pendamping.
Model lempar memakai benda ringan dan wilayah kosong. Prosedur ukur yang disepakati ialah jarak lurus dari penanda awal model ke titik jatuh pertama, satuan sentimeter. Ini prosedur latihan, bukan seluruh aturan nomor atletik resmi. Pengambilan menunggu isyarat berhenti; titik jatuh yang tidak terlihat tidak ditebak.
Tiga hasil rekaan ialah 120, 135, dan 125 cm. Jumlah 380; rata-rata 380/3 sekitar 126,67 cm; median 125; rentang 15 cm. Desimal pembagian tidak membuktikan alat berketelitian 0,01 cm. Semua hasil disimpan bersama kondisi, bukan hanya hasil terjauh.
Fokus pemeriksaan. Bedakan kualitas gerak, prosedur, hasil individu, dan ringkasan.
Gerak ditujukan ke wilayah kosong
Gunakan benda ringan yang disetujui dan wilayah lempar yang diperiksa. Pendamping memperagakan pegangan, posisi seimbang, arah pelepasan, serta gerak lanjutan. Model awal dapat memakai lempar bawah agar sasaran dekat lebih mudah dikendalikan. Sasaran bukan tubuh orang; pengambilan menunggu semua lemparan dihentikan melalui isyarat.
Definisi pengukuran ditulis
Kartu 3B memakai jarak lurus dari penanda awal model ke titik jatuh pertama, dengan satuan sentimeter. Ini prosedur latihan, bukan seluruh aturan nomor atletik resmi. Gunakan titik awal serta definisi yang sama pada tiap percobaan. Tanda yang tidak terlihat jelas dicatat tidak pasti, bukan ditebak agar tabel lengkap.
Simpan seluruh percobaan
Data rekaan tiga hasil ialah 120, 135, dan 125 cm. Jumlah 380 cm, rata-rata hitungan sekitar 126,67 cm, nilai tengah 125 cm, dan rentang 15 cm. Angka rata-rata yang lebih rinci bukan bukti alat mengukur hingga seperseratus sentimeter. Ringkasan melengkapi hasil individu; jangan menyimpan yang terjauh saja untuk mengaku semua percobaan meningkat.
Telusuri contoh
Hitung rata-rata dan rentang tiga hasil.
- Jumlah 120 + 135 + 125 = 380 cm.
- Rata-rata 380/3 sekitar 126,67 cm.
- Rentang 135 − 120 = 15 cm; ini data model, bukan target peserta.
Titik jatuh kedua tidak terlihat. Apa yang ditulis?
- Tandai belum pasti atau tidak tersedia sesuai keadaan.
- Jangan mengganti dengan nol atau hasil terbaik.
- Jelaskan bahwa ringkasan tiga hasil belum dapat dihitung lengkap.
Ketelitian hitungan berbeda dari ketelitian alat; hasil yang tidak diketahui bukan nol.
Latihan mandiri
1 Apa yang diperiksa sebelum lemparan?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Wilayah kosong, alat, arah, kesiapan peserta, batas, dan isyarat pengambilan sesuai arahan.
2 Apa titik ukur pada kartu?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Jarak lurus dari penanda awal model ke titik jatuh pertama, dengan prosedur sama setiap percobaan.
3 Berapa median data 120,135,125?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Urut 120,125,135; nilai tengah 125 cm.
4 Mengapa rata-rata 126,67 tidak berarti ketelitian alat 0,01 cm?
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Desimal timbul dari pembagian; ketelitian pengukuran bergantung alat dan prosedur, bukan banyaknya digit hitungan.
Perluas pemahamanmu
Bandingkan laporan yang hanya menyebut hasil terjauh dengan laporan semua hasil serta kondisi. Jelaskan pertanyaan yang dapat dijawab masing-masing.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Rata-rata 120,135,125 cm adalah sekitar…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
D. 126,67 cm. Jumlah 380 dibagi 3.
2 Rentang data tersebut…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. 15 cm. Terbesar 135 dikurangi terkecil 120.
3 Titik jatuh tidak terlihat berarti…
Petunjuk awal
Tentukan sumber, konsep, dan bukti. Jelaskan alasan serta batas simpulan; jangan menambahkan data yang belum tersedia.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. hasil belum pasti, bukan nol otomatis. Status data tidak boleh dikarang.
Coba di Ponpes Temas
Gunakan kartu data untuk menghitung, lalu praktik lempar ringan jika tersedia kondisi serta pendampingan. Tetapkan prosedur sebelum mengukur dan simpan semua hasil nyata secara terpisah.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.