Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Koordinasi gerak dengan hitungan · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
PJOK Kelas IXPelajaran 19 / 32
BAB 5 · Kelas IX · semester 2

Koordinasi gerak dengan hitungan

PJOK9-19

Tujuan belajar

Menghubungkan urutan gerak, hitungan, dan komunikasi tanpa mengorbankan kendali.

Bekal awal: Mampu melakukan rangkaian rendah sederhana.

Konteks bab

Latihan memakai hitungan atau isyarat visual tanpa keharusan musik. Pilihan posisi serta rentang disesuaikan pendamping, dengan privasi peserta dijaga.

Bacaan dan kasus

5 · Peralihan pada hitungan kesembilan

Bacaan pendalaman

Kasus dan angka yang dibuat untuk latihan adalah simulasi/rekaan; fakta konsep dan sumber dibedakan dalam uraian.

Rangkaian model dimulai dengan langkah samping, dilanjutkan jangkauan lengan, perubahan arah, dan kembali stabil. Bagian pertama terlihat lancar, tetapi pada hitungan kesembilan beberapa peserta belum siap memindahkan tumpuan. Kelompok semula ingin mempercepat agar keraguan tidak terlihat.

Pendamping memisahkan dua gerak yang bertemu di peralihan itu. Tempo diperlambat, rentang diperkecil, dan isyarat awal diperjelas. Peserta dengan posisi duduk memakai gerak yang disesuaikan untuk tujuan koordinasi. Bentuk tubuh serta luas gerak tidak dijadikan peringkat.

Pengamat mencatat perubahan pada tiga ulangan, dengan satu fokus setiap kali. Rekaman tidak diperlukan karena catatan langsung cukup untuk tujuan latihan. Kelompok kemudian menjelaskan mengapa rangkaian lebih padu. Mereka tetap menyebut bagian yang belum mendapat kesempatan, bukan menganggap seluruh keterampilan selesai karena urutan dihafal.

Fokus pemeriksaan. Mengapa memperlambat dapat membantu rangkaian menjadi lebih padu?

Hitungan menjadi acuan bersama

Gerak berirama dapat memakai hitungan lisan atau kartu visual; musik tidak diperlukan. Model empat kelompok delapan hitungan mempunyai total32 hitungan. Kelompok pertama langkah/gerak kecil, kedua jangkauan nyaman, ketiga perubahan arah bertahap, keempat kembali stabil. Pilihan gerak dan tempo disesuaikan pendamping.

Keserempakan bukan keseragaman tubuh

Peserta dapat memakai rentang atau posisi berbeda sambil mengikuti struktur waktu yang sama. Tujuannya memahami urutan dan saling memberi ruang, bukan menyeragamkan bentuk tubuh. Hitungan tidak perlu cepat. Bila seorang peserta tertinggal, gunakan isyarat awal yang lebih jelas atau pecah rangkaian menjadi bagian kecil.

Jeda juga direncanakan

Tentukan awal, transisi, dan akhir, termasuk waktu istirahat sesuai kebutuhan. Delapan hitungan tidak selalu delapan detik karena tempo dapat berbeda. Jangan menahan napas untuk mengikuti hitungan. Catat keterbacaan isyarat, urutan, serta kendali; bila irama terlalu cepat, turunkan tempo sebelum mengulang.

Telusuri contoh

Empat kelompok masing-masing8 hitungan. Berapa total?

  1. 4×8=32 hitungan.
  2. Durasi detiknya belum diketahui tanpa tempo.
  3. Hitungan bukan satuan waktu yang otomatis sama dengan detik.

Peserta memakai posisi duduk dan berdiri. Dapatkah mengikuti pola sama?

  1. Dapat pada tujuan koordinasi tertentu.
  2. Sesuaikan jenis serta rentang gerak bersama pendamping.
  3. Nilai keterampilan yang benar-benar dipraktikkan.
Waspadai kekeliruan

Keserempakan tidak mengharuskan bentuk gerak seragam; kendali serta akses tetap diperhatikan.

Latihan mandiri

1 Apakah musik wajib?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak; hitungan atau isyarat visual cukup.

2 Apa yang disesuaikan selain tempo?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Rentang, posisi, jenis gerak, panjang rangkaian, dan dukungan.

3 Mengapa8 hitungan tidak pasti8 detik?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Laju hitungan dapat berbeda.

4 Apa langkah jika tempo mengganggu kendali?

Petunjuk awal

Pisahkan informasi yang diketahui, alasan yang diperlukan, dan batas kesimpulan. Periksa kembali contoh sebelum membuka pembahasan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Perlambat dan latih bagian kecil, dengan istirahat sesuai kebutuhan.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Bandingkan hitungan lisan dan kartu angka. Jelaskan kondisi ketika satu isyarat lebih mudah diikuti.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Empat kali delapan hitungan berarti…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. 32 hitungan, durasi bergantung tempo. Jumlah hitungan dan durasi merupakan ukuran berbeda.

Praktik dan refleksi

Susun pola4×8 di kertas, lalu pilih dua bagian untuk dicoba aman. Gunakan isyarat yang disepakati semua peserta.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 14 Oktober 2026

Catat bacaanmu

PJOK Kelas IX · Pelajaran 19 · Koordinasi gerak dengan hitungan

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk PJOK Kelas IX · Pelajaran 19 · Koordinasi gerak dengan hitunganVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan