Pola Lipat dan Ukuran Wadah
PT-PK-VII-010
Membaca pola serta menghitung ukuran dasar setelah lipatan.
Bekal awal: Pengurangan ukuran dan membedakan garis potong dengan garis lipat.
Jejak Ponpes Temas
Penyiapan alat pada Hiwarut Thalabah halaman PDF 133 menjadi titik awal usulan. Model hanya untuk kartu/pita ringan pada latihan; tidak menyatakan inventaris atau pemakaian resmi pondok.
Kartu Sumber dan Kasus
3A · Pola Wadah Alat Ringan
Petunjuk prototipe
Rancangan latihan dari karton tipis bersih. Wadah hanya untuk kartu/pita kertas ringan; bukan penyangga buku berat, makanan, atau alat tajam.
Siapkan karton tipis 18 cm × 14 cm. Ukur garis lipat 3 cm dari masing-masing tepi sehingga alas di tengah berukuran 12 cm × 8 cm. Empat kotak sudut berukuran 3 cm × 3 cm akan menjadi lidah sambungan. Garis putus pada gambar adalah garis lipat; garis merah penuh adalah empat garis gunting, masing-masing panjang 3 cm.
Gunting hanya sepanjang dua garis mendatar bagian atas dari tepi kiri dan kanan, lalu dua garis mendatar bagian bawah dari tepi kiri dan kanan. Jangan memotong habis kotak sudut. Lipat empat dinding ke atas. Tekuk lidah pada ujung dinding panjang, letakkan menempel di sisi dalam dinding pendek, lalu sambungkan memakai sedikit lem kertas sesuai label atau pita perekat. Guru memeriksa lipatan dan sambungan.
Biarkan sambungan siap sesuai petunjuk perekat sebelum diuji. Periksa tepi, kekokohan bentuk, dan kestabilan pada meja rata. Isi hanya kartu kertas ringan yang ditentukan guru. Jika dinding lepas atau alas berubah bentuk, hentikan uji, kurangi beban, dan perbaiki rancangan. Ukuran jadi sekitar 12 cm × 8 cm × 3 cm karena ketebalan dan ketelitian lipatan dapat berpengaruh.
Fokus pemeriksaan. Temukan alas, dinding, lidah, garis lipat, serta empat garis gunting pada pola.
Dari bidang ke ruang
Kartu 3A menggunakan karton 18×14 cm. Garis lipat berjarak 3 cm dari setiap tepi. Setelah dinding dinaikkan, panjang dasar menjadi 18−3−3=12 cm dan lebarnya 14−3−3=8 cm. Tinggi dinding 3 cm. Model ini terbuka di atas. Gambar buku menunjukkan letak bagian, tetapi tidak dimaksudkan sebagai pola cetak ukuran sebenarnya.
Sudut menjadi lidah sambungan
Empat bidang sudut masing-masing 3×3 cm tetap dipertahankan. Buat empat potongan pendek sesuai garis merah kartu 3A: pada dua garis mendatar, dari tepi kiri atau kanan menuju garis lipat terdekat. Jangan memotong seluruh garis mendatar. Lidah sudut kemudian dapat ditekuk untuk menempel pada sisi dalam dinding pendek. Pendamping menyiapkan potongan bila bahan sulit digunting.
Periksa pola sebelum dirakit
Tulis ukuran dengan satuan, bedakan garis lipat putus-putus dan garis potong, lalu periksa dengan pasangan. Garis pensil tipis membantu tanpa membuat karton robek. Lipatan dapat dicoba memakai kertas latihan lebih dahulu. Jika ukuran berubah, hitung ulang dasar serta tinggi; jangan memaksa pola yang salah dengan banyak perekat. Simpan sketsa awal agar perubahan dapat dijelaskan.
Telusuri contoh
Berapa dasar pola 18×14 cm dengan tepi 3 cm?
- Kurangi dua tepi pada setiap arah.
- Panjang 18−6=12 cm; lebar 14−6=8 cm.
- Dasar 12×8 cm dan tinggi 3 cm.
Apa akibat empat bidang sudut dibuang seluruhnya?
- Lidah sambungan yang dirancang hilang.
- Dinding tidak dapat disambung dengan cara pola semula.
- Perlu rancangan sambungan baru, bukan menganggap hasil tetap identik.
Mengurangi ukuran tepi hanya sekali, atau memotong seluruh garis yang seharusnya menjadi lipatan.
Latihan mandiri
1 Hitung luas dasar model.
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
12×8=96 cm².
2 Berapa panjang tiap potongan pendek pada pola?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
3 cm, dari tepi ke garis lipat terdekat.
3 Mengapa gambar PDF tidak langsung digunting sebagai pola 1:1?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Ukuran cetak dapat berubah; pola harus diukur dari angka yang diberikan.
4 Jika tepi pola yang sama diubah menjadi 2 cm, berapa dasar dan tinggi?
Petunjuk awal
Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.
Pembahasan · buka setelah mencoba
Dasar 14×10 cm, tinggi 2 cm; rancangan dan uji perlu diperbarui.
Perluas pemahamanmu
Gambar pola alternatif pada kertas kotak. Jelaskan pertukaran antara dinding lebih tinggi dan dasar lebih kecil untuk lembar yang sama.
Coba dengan umpan balik
Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.
1 Panjang dasar adalah…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
C. 12 cm. Dua tepi masing-masing 3 cm dikurangi.
2 Garis putus-putus pada kartu menunjukkan…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
A. lipatan. Legenda pola membedakan jenis garis.
3 Bidang sudut diperlukan untuk…
Petunjuk awal
Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.
Pembahasan · buka setelah mencoba
B. lidah sambungan. Sudut dipertahankan sebagai bagian penyambung.
Coba di Ponpes Temas
Gunakan kertas latihan dan penggaris yang layak. Tandai empat potongan serta empat bidang sudut; minta pemeriksaan pendamping sebelum menggunting.
Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.