Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaan · Pustaka
← Kembali ke Pustaka
Sejarah Kelas XPelajaran 18 / 30
BAB 6 · Kelas X · semester 2

Nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaan

SEJ-X-18

Tujuan belajar

Menganalisis nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaan dengan membedakan informasi, penjelasan, dan batas bukti.

Bekal awal: Majapahit: pusat, jaringan, dan masyarakat.

Konteks bab

Masalah bab: daftar tempat dalam puisi istana. Telusuri konteks sebelum menarik kesimpulan. Dossier berisi ringkasan serta tautan, bukan arsip asli.

Bacaan dan kasus

6 · Berkas 6 · Menguji peta Majapahit

Dossier penelusuran sumber

Ringkasan dan skenario pembelajaran disusun untuk buku ini; bukan transkripsi atau foto arsip asli. Sumber faktual ditautkan, sedangkan tugas pameran adalah rekaan.

Berkas ini menghubungkan tiga pelajaran melalui persoalan daftar tempat dalam puisi istana. Pertanyaan penyelidikan: Bagaimana menjelaskan hubungan pusat dan daerah tanpa membuat batas palsu?

Keterangan sumber, bukan kutipan arsip: UNESCO · Nāgarakrĕtāgama. Karya sastra istana bertarikh 1365; hubungan antartempat tidak otomatis sama dengan batas negara modern. Library of Congress · cara menganalisis sumber primer. Kerangka mengamati, bertanya, dan menafsirkan sumber. Latihan dalam buku disusun tersendiri. Mariana · perkembangan kerajaan Hindu-Buddha. Bacaan pembanding kronologi kerajaan, prasasti, dan masyarakat. Naskah serta latihan seri ini disusun tersendiri; sumber dibaca bersama koleksi dan kajian lain.

Tugas kuratorial rekaan: sebuah panel pameran menyederhanakan persoalan tersebut. Gunakan materi bab dan sumber yang ditautkan untuk memeriksa panelnya. Bedakan apa yang dinyatakan sumber, apa yang merupakan penafsiran penyusun, dan apa yang belum dapat dipastikan. Jangan mengisi kekosongan dengan tanggal, tokoh, atau kutipan buatan.

Fokus pemeriksaan. Bagaimana menjelaskan hubungan pusat dan daerah tanpa membuat batas palsu?

Memahami konteks

Nāgarakṛtāgama, juga dikenal sebagai Deśawarṇana, disusun Mpu Prapanca pada 1365. Karya ini merupakan puisi istana yang berkaitan dengan dunia Majapahit. Bentuk sastra, kedudukan penulis, dan tujuan memuji lingkungan kerajaan memengaruhi informasi yang ditonjolkan. Tahun penyusunan teks harus dibedakan dari usia salinan manuskrip yang masih tersimpan.

Menjelaskan hubungan

Penyebutan banyak tempat membuka pertanyaan tentang pengetahuan geografis dan hubungan politik. Namun, sebuah daftar tempat tidak langsung memberikan luas wilayah, batas pasti, atau kekuatan kendali. Bandingkan dengan prasasti lokal, temuan perdagangan, serta sumber dari tempat yang disebut. Kesamaan nama juga perlu diperiksa karena nama berubah atau digunakan di lebih dari satu lokasi.

Membaca bukti dan batasnya

Membaca secara kritis tidak berarti menganggap karya itu bohong seluruhnya. Pujian dapat mengandung informasi nyata sekaligus pembesaran prestise. Tugas peneliti adalah menentukan klaim mana yang didukung, mana yang merupakan bahasa legitimasi, dan mana yang belum dapat dipastikan. Inilah perbedaan antara menghargai warisan sastra dan menggunakannya tanpa pemeriksaan.

Teks, salinan, dan edisi

Bayangkan karya disusun pada tahun A, disalin pada tahun B, lalu diterbitkan sebagai edisi ilmiah pada tahun C. Ketiganya harus dicatat sesuai fungsinya. Edisi ilmiah dapat membandingkan beberapa salinan dan menjelaskan bacaan yang berbeda. Bila mengutip terjemahan, sebutkan edisi serta penerjemah; jangan mengaku membaca bahasa asli jika yang digunakan adalah ringkasan modern.

Telusuri contoh

Contoh analisis · Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?

  1. Tentukan klaim yang diuji; jangan langsung menyamakan istilah atau kejadian berbeda.
  2. Tidak. Daftar itu perlu ditafsirkan menurut genre serta hubungan tiap tempat. Pengukuran luas memerlukan batas dan bentuk kendali yang tidak otomatis diberikan oleh penyebutan nama.
  3. Batasi simpulan pada bukti yang benar-benar diperiksa; beri alasan jika memerlukan sumber tambahan.

Contoh revisi klaim · Mengkritik sumber berarti menolak seluruh nilai sumber itu.

  1. Tandai bagian yang terlalu mutlak atau menyamakan proses berbeda.
  2. Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya.
  3. Tulis ulang klaim dengan menyebut konteks, lalu cantumkan sumber yang mendukung bagian yang dipertahankan.
Waspadai kekeliruan

Mengkritik sumber berarti menolak seluruh nilai sumber itu. Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya.

Latihan mandiri

1 Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?

Petunjuk awal

Tentukan waktu, tempat, pembuat sumber, dan klaim yang sedang diuji. Pisahkan pengamatan dari tafsir; jelaskan batas jawaban.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Tidak. Daftar itu perlu ditafsirkan menurut genre serta hubungan tiap tempat. Pengukuran luas memerlukan batas dan bentuk kendali yang tidak otomatis diberikan oleh penyebutan nama.

2 Uji pernyataan berikut, lalu tulis perbaikannya: Mengkritik sumber berarti menolak seluruh nilai sumber itu.

Petunjuk awal

Tentukan waktu, tempat, pembuat sumber, dan klaim yang sedang diuji. Pisahkan pengamatan dari tafsir; jelaskan batas jawaban.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya.

3 Rancang pemeriksaan sumber untuk pertanyaan: Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?

Petunjuk awal

Tentukan waktu, tempat, pembuat sumber, dan klaim yang sedang diuji. Pisahkan pengamatan dari tafsir; jelaskan batas jawaban.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Mulai dari UNESCO · Nāgarakrĕtāgama. Tidak. Daftar itu perlu ditafsirkan menurut genre serta hubungan tiap tempat. Pengukuran luas memerlukan batas dan bentuk kendali yang tidak otomatis diberikan oleh penyebutan nama. Catat pembuat, tanggal, jenis sumber, serta bagian yang dipakai. Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya. Cari sumber berbeda asal untuk menguji kesimpulan; bila belum tersedia, nyatakan pemeriksaan belum selesai.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Kembangkan kegiatan berikut menjadi tulisan 150–200 kata: Tulis dua label untuk teks 1365: satu menjelaskan nilai informasinya, satu menjelaskan batas penggunaannya untuk peta politik. Hindari kutipan yang belum diperiksa pada edisi teks. Tambahkan dua sumber berbeda asal bila tersedia. Bedakan hasil yang telah diperiksa dari rencana pencarian; sertakan satu revisi klaim setelah membandingkan bukti.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Tentukan informasi, konsep dan bukti yang dibutuhkan.

Pembahasan · buka setelah mencoba

C. Tidak. Daftar itu perlu ditafsirkan menurut genre serta hubungan tiap tempat. Pengukuran luas memerlukan batas dan bentuk kendali yang tidak otomatis diberikan oleh penyebutan nama. Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya.

Praktik dan refleksi

Tulis dua label untuk teks 1365: satu menjelaskan nilai informasinya, satu menjelaskan batas penggunaannya untuk peta politik. Hindari kutipan yang belum diperiksa pada edisi teks.

Pendampingan pelajaran ini

Pembuka 5 menit: tampilkan pertanyaan “Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?” tanpa pembahasan. Baca konteks 10 menit, telaah sumber berpasangan 15 menit, dan bahas perbedaan alasan 10 menit. Tutup dengan revisi individual 5 menit; lanjutkan latihan pada pertemuan berikutnya.

Menganalisis nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaan dengan membedakan informasi, penjelasan, dan batas bukti.

Minta siswa menanggapi: Mengkritik sumber berarti menolak seluruh nilai sumber itu. Catat alasan awal untuk dibandingkan dengan revisi.

Gunakan kalimat: Kritik menentukan kegunaan dan batas sumber sehingga informasi dapat dipakai secara lebih tepat, bukan sekadar diterima atau dibuang seluruhnya. Minta siswa menunjuk istilah atau batas yang berubah, kemudian menuliskan kembali jawaban pertanyaan utama dengan satu bukti.

Tulis dua label untuk teks 1365: satu menjelaskan nilai informasinya, satu menjelaskan batas penggunaannya untuk peta politik. Hindari kutipan yang belum diperiksa pada edisi teks. Perluas dengan pembanding waktu atau tempat yang memiliki sumber jelas.

Bukti tujuan

Apakah daftar tempat dalam puisi istana cukup untuk menghitung luas negara?

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pustaka Ponpes TemasVersi 1 · 15 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Sejarah Kelas X · Pelajaran 18 · Nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaan

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Sejarah Kelas X · Pelajaran 18 · Nāgarakṛtāgama dan bahasa kekuasaanVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan